<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124</id><updated>2012-01-12T23:18:54.744+07:00</updated><category term='persaingan'/><category term='Puisi'/><category term='lirik sendiri'/><category term='pendidikan'/><category term='fotografi'/><category term='lingkungan hidup'/><category term='renungan'/><category term='persahabatan'/><category term='bahasa dan sastra'/><category term='monolog dua arah'/><category term='cerita orang'/><category term='kampus'/><category term='keluh kesah'/><category term='sosial'/><category term='jogjakarta'/><category term='politik'/><category term='pertanian'/><category term='senam jari'/><category term='wisata'/><category term='tips'/><category term='musik'/><category term='agama'/><category term='teknologi'/><category term='teladan'/><category term='tambang'/><category term='ulang tahun'/><category term='rae against the machine'/><category term='ilmu pengetahuan'/><category term='mimbar terbuka'/><category term='stress'/><category term='televisi'/><category term='transportasi'/><category term='kesehatan'/><category term='kehutanan'/><category term='cinta'/><category term='indie'/><category term='bogor'/><category term='kampanye'/><category term='welcome drink'/><category term='info gak guna'/><category term='blogosphere'/><category term='dunia maya'/><category term='ambisi'/><category term='gaya hidup'/><category term='tipu daya'/><category term='listrik'/><category term='luar negeri'/><category term='film'/><category term='komik'/><category term='hukum'/><category term='canda tawa'/><category term='catatan terbuka'/><category term='gempa bumi'/><title type='text'>http://rumputpagi.tk</title><subtitle type='html'>cium aroma rumput pagi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>222</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6367396462753366171</id><published>2011-12-31T23:42:00.002+07:00</published><updated>2011-12-31T23:53:22.679+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampanye'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><title type='text'>Menuntut Edukasi Pasar yang Benar Mengenai Air</title><content type='html'>&lt;b style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;Pernah dengar air minum dengan merkEvian? Merk ini berasal dari Perancis. Berasal dari mata air pegunungan di sanayang jernih dan bersih. Konon, Evian adalah salah satu air minum dengankualitas terbaik yang ada di dunia. Tentunya tidak ada yang salah dengan itu. Tidakada yang salah, sampai akhirnya Evian beredar di seantero penjuru dunia,termasuk di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;Mengapa Evian yang dibuat diPerancis harus beredar di Indonesia? Apakah Indonesia tidak mampu membuat airminum dengan kualitas baik? Tentu tidak. Banyak air minum merk lokal yangberkualitas baik. Lalu mengapa orang di Indonesia harus meminum air yangberasal dari Pegunungan Perancis? Bahkan dengan harga lebih dari dua kalilipat!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;Tipu daya orang-orang pemasaranlahyang menjadi biang keladinya. Dengan embel-embel gengsi, dari mata airpegunungan yang jernih, dan &lt;i&gt;gimmick-gimmick&lt;/i&gt;lainnya, air dari Perancis bisa mendapat pasar di negara yang bahkan jaraknyaterpisah puluhan ribu kilometer. Inilah dunia yang dibentuk oleh pasar global.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;Strategi orang-orang pemasarantelah mempermainkan nalar manusia. Celakanya, strategi ini ternyata dilakukanoleh hampir seluruh produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), termasuk di Indonesia. Konsumen diberikaninformasi yang keliru dengan mengatakan bahwa air yang baik adalah yang bersumberdari mata air dan berasal dari pegunungan. Strategi ini telah membuat orangmembeli apa yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;Idealnya AMDK memang tidakdiperuntukkan bagi konsumsi sehari-hari. Eksploitasi yang berlebihan pada mataair dapat mengancam keberlangsungan mata air itu sendiri. Sebagai ilustrasi,rasanya sulit membayangkan bahwa kebutuhan minum orang-orang se-Jabodetabek dipenuhihanya dengan mengandalkan mata air yang ada di Gunung Salak, Bogor. Semakinbanyak orang yang bergantung pada AMDK, maka semakin masif mata air-mata airini dieksploitasi. Semakin masif mata air ini dieksploitasi, maka akan semakin cepat mata air tersebut mengering dan rusak.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;b&gt;Upaya pelestarian kawasan mata air (&lt;i&gt;supply&lt;/i&gt;) yang terus diupayakan tidak akan maksimal tanpa adanya usaha untuk mengendalikan sisi permintaan (&lt;i&gt;demand&lt;/i&gt;). Laju permintaaan AMDK harus terus diupayakan untuk dikurangi, bukan justru ditambah.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;Di sinilah peran PDAM sebenarnyadibutuhkan. Sesuai dengan namanya, perusahaan-perusahaan ini diharapkan dapatmemenuhi kebutuhan air minum masyarakat dengan mengandalkan air baku dari sungai,bukan mata air. Terlepas dari segala kekurangannya, air PDAM-lah yangsebenarnya ideal untuk digunakan sebagai air minum.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;Jika kita merujuk pada &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/metrosanita/permenkes-492-tahun-2010-tentang-persyaratan-kualitas-air-minum"&gt;PerMenKes 492 Tahun 2010&lt;/a&gt;&lt;b&gt;, sebenarnya air yang layak minum itu tidak &lt;i&gt;ribet&lt;/i&gt;. Bahkan air PDAM yang mengalir di pipa-pipa rumah kita pun banyakyang sudah mendekati kualitas air layak minum. Saya sendiri tidak mengkonsumsiAMDK untuk kebutuhan sehari-hari. Dahaga saya lebih banyak dilegakan dengan airkran yang dimasak. Hal ini sudah berlangsung demikian lama dan saya tidakpernah mengalami keluhan karena hal ini.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;Jika AMDK dalam kemasan tabung19 Liter harganya bisa mencapai Rp 10.000,00 dan hanya cukup untuk konsumsi 3-5hari. Maka dengan harga yang sama, saya sudah bisa memenuhi kebutuhan minum untuksatu bulan hanya dengan sedikit biaya tambahan untuk merebus air. Lalu kenapasaya harus menggunakan AMDK untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;AMDK masih dibutuhkan sesuaidengan kapasitas masing-masing orang. Kepraktisan AMDK masih dibutuhkansebagian orang yang sedang dalam perjalanan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;AMDK juga masihdibutuhkan oleh mereka yang di daerahnya masih kesulitan air bersih. Merekayang tinggal di daerah dengan kualitas air PDAM tidak terlalu baik atau merekayang tinggal di daerah tanpa jaringan pipa PDAM dan kualitas air sumurnya tidakterlalu baik juga mungkin masih membutuhkan AMDK.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;Masyarakat perlu informasi yangtepat dan tidak menyesatkan. Sayangnya, promosi dari perusahaan-perusahaan AMDKselama ini tidak cukup memadai dan bahkan cenderung &lt;i&gt;missleading&lt;/i&gt;. Sebagai komoditas yang penggunaannya sebenarnya diaturoleh UUD, perdagangan air sudah sepatutnya hanya dikendalikan secara alami olehpermintaan, tanpa perlu menciptakan pasar-pasar baru. Hingga akhirnya masyarakattidak dipermainkan, tidak merasa khawatir dengan air yang ada di rumah mereka, dan tentunya tidak harus membeli apa yang sebenarnya tidak merekabutuhkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://lestariairku.dagdigdug.com/"&gt;&lt;img border="0" src="http://lestariairku.dagdigdug.com/files/2011/10/online-banner-new-rev.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6367396462753366171?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6367396462753366171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6367396462753366171&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6367396462753366171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6367396462753366171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/12/menuntut-edukasi-pasar-yang-adil-atas.html' title='Menuntut Edukasi Pasar yang Benar Mengenai Air'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-677029592281416686</id><published>2011-11-20T18:17:00.001+07:00</published><updated>2011-11-23T12:51:58.568+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blogosphere'/><title type='text'>Wisata Kota Temuan Warga: Di Balik Layar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wisata Kota Temuan Warga&lt;/b&gt;, tulisan yang dibuat oleh saya dan beberapa teman yang lain dalam rangka mengikuti lomba &lt;i&gt;3on3 writing competition&lt;/i&gt;, salah satu sub acara pada acara ONOFFID 2011, baju barunya Pesta Blogger.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara garis besar, tulisan ini adalah reportase yang mengadopsi gaya&lt;i&gt; feature&lt;/i&gt; mengenai kegiatan memberi makan rusa di Istana Bogor.&amp;nbsp;Sebenarnya cerita mengenai memberi makan rusa sudah pernah saya tulis di &lt;a href="http://bogorwatch.wordpress.com/2011/09/05/agenda-eksternal-istana-bogor-memberi-makan-rusa/"&gt;Bogorwatch&lt;/a&gt;. Kemudian Temon (&lt;i&gt;one of my partner in crime beside Anggi&lt;/i&gt;) memberi beberapa masukan untuk melengkapi data yang bisa memperkaya tulisan. Jadilah kemudian sebuah tulisan baru mengenai kegiatan memberi makan rusa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gak cuma &lt;i&gt;plain text &lt;/i&gt;yang menjemukan. Beberapa foto juga mendampingi tulisan. Bukan sembarang gambar yang ditampilkan. Dengan memposisikan sebagai foto yang &lt;i&gt;nyeni&lt;/i&gt; (non-berita), diharapkan masing-masing foto ini &lt;i&gt;beneran &lt;/i&gt;bisa berbicara lebih dari ribuan kata. &lt;i&gt;Once more again, credit goes to Temon for his skill in photo editing&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada juga video yang merangkum tulisan tersebut dalam 5 menit 51 detik. Setelah proses &lt;i&gt;trial and error&lt;/i&gt; selama beberapa waktu, akhirnya bisa juga dapet&lt;i&gt; style&lt;/i&gt; yang asyik di aplikasi &lt;i&gt;ulead videomaker&lt;/i&gt;. Coba deh diliat videonya. &lt;i&gt;Oh, please don't be disturbed by Temon's voice during the show&lt;/i&gt;. =P&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/VpiCS9RDxPg" width="420"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Wisata Kota Temuan Warga&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;(Sindikat Kapak &lt;span class="Apple-style-span" style="color: #ea9999;"&gt;Merah Jambu&lt;/span&gt;)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;i&gt;“Makannya baca bismillah dulu, ya!” ucap seorang anak berumur sekitar tiga tahun kepada seekor rusa.. Anak ini hanya satu dari sekian banyak pengunjung yang antusias memberi makan rusa-rusa dari sebelah luar pagar Istana Bogor. Berkerumun di sepanjang pagar Istana Bogor, ratusan pengunjung berebut memberi makan rusa-rusa yang berani mendekat ke bibir pagar. &lt;/i&gt;(&lt;i&gt;&lt;a href="http://temonsblog.blogspot.com/2011/11/wisata-kota-temuan-warga.html"&gt;Selengkapnya baca di sini&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;)&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-677029592281416686?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/677029592281416686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=677029592281416686&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/677029592281416686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/677029592281416686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/11/wisata-kota-temuan-warga-di-balik-layar.html' title='Wisata Kota Temuan Warga: Di Balik Layar'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/VpiCS9RDxPg/default.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-8210242654568571795</id><published>2011-11-09T12:42:00.000+07:00</published><updated>2011-11-09T18:31:15.969+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='transportasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bogor'/><title type='text'>Bogor-Serang via Jasinga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak banyak informasi tersedia di internet mengenai jalur yang bisa dilalui sepeda motor antara Bogor-Merak. Kalau lewat jalan tol sih gampang. Maka dari itu, rasanya tidak ada salahnya juga jika pengalaman minggu lalu yang saya lakukan dari Bogor ke Bandar Lampung saya rangkumkan ke dalam tulisan. Siapa tahu bermanfaat jika ada yang ingin iseng-iseng bersepeda motor ke Merak, Anyer, atau menyeberang ke Sumatera dari Bogor.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum memulai perjalanan ini, satu-satunya jalan yang saya tahu adalah melintasi jalan raya Bogor sampai Cililitan, kemudian membelah Jakarta melalui Jl. MH Thamrin dan Gatot Subroto, lalu berbelok ke Jl. Daan Mogot. Dari Jl. Daan Mogot sudah tidak terlalu sulit menemukan petunjuk jalan menuju Serang dan Merak. Namun rute ini terlalu memutar. Padahal Bogor sendiri sudah agak lebih barat daripada Cililitan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka dari itu saya nekad mengandalkan fitur Google Map untuk mencari rute terpendek (&lt;i&gt;lihat keterangan a pada gambar di bawah&lt;/i&gt;). Setelah men-set &lt;i&gt;direction &lt;/i&gt;(&lt;i&gt;keterangan b&lt;/i&gt;)&lt;i&gt; &lt;/i&gt;antara Komplek IPB, Dramaga dan Serang. Jangan&amp;nbsp; lupa memberi tanda centang pada pilihan "&lt;i&gt;avoid toll&lt;/i&gt;" argar Google Map tidak memberi petunjuk jalan yang melewati jalan tol. Google Map memberi 3 alternatif jalan (keterangan c) lengkap dengan jarak dan perkiraan waktu tempuh. Saya memilih jalan alternatif pertama. Rute yang ditempuh adalah IPB Dramaga - Leuwiliang - Jasinga - Tenjo - Serang. Dari Serang, perjalanan sudah lebih mudah karena banyak marka jalan&amp;nbsp; dan orang untuk ditanyai yang bisa dijadikan sebagai pedoman.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ZY-kpc7RRWA/Trn1EjaZq5I/AAAAAAAAARc/VaWFDJnijEU/s1600/rute.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="241" src="http://1.bp.blogspot.com/-ZY-kpc7RRWA/Trn1EjaZq5I/AAAAAAAAARc/VaWFDJnijEU/s400/rute.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum memulai perjalanan, &lt;b&gt;pastikan kendaraan dalam keadaan baik&lt;/b&gt;. Lebih baik jika sebelumnya diservis terlebih dahulu. &lt;b&gt;Manfaatkan odometer &lt;/b&gt;(penghitung jarak) yang ada di panel &lt;i&gt;speedometer&lt;/i&gt; untuk memverifikasi jarak yang sudah kita lalui dengan jarak yang ditunjukkan oleh Google Map. Keterangan d pada gambar di atas menunjukkan arahan detil yang harus kita tempuh termasuk nama jalan dan jarak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-S7YJWXOZXyI/Trn28qxZfpI/AAAAAAAAARk/Ai5u7aPC4go/s1600/step.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-S7YJWXOZXyI/Trn28qxZfpI/AAAAAAAAARk/Ai5u7aPC4go/s400/step.JPG" width="238" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Keterangan d. Detil Rute Perjalanan&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan adanya odometer, kita dapat memverifikasi apakah jalan yang kita tempuh sudah benar (ditunjukkan dengan jarak tempuh yang tepat). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjalanan saya mulai sekitar pukul 05.15 pagi dari Taman Pagelaran. Sesampai di depan Kampus IPB Darmaga, saya me-reset odometer menjadi 0. Perjalanan dimulai dengan menyusuri jalan raya Dramaga. Tidak terlalu sulit menempuh perjalanan dari Dramaga menuju Leuwiliang dengan mengikuti petunjuk jalan dari Google Map di sebelah kiri ini. Satu-satunya percabangan jalan yang ada adalah antara arah Leuwiliang dan Ciampea. Ambil arah kiri untuk tetap berada di jalan Cibadak Raya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lepas dari pasar Leuwiliang, perlahan-lahan jalanan mulai terasa sepi. Jika bahan bakar kendaraan sedikit, disarankan untuk membeli bahan bakar di SPBU terlebih dahulu setelah pasar Leuwiliang. Perjalanan ke Ciampea cukup jauh. Jalanan yang dilewati tidak terlalu baik, walaupun untuk kendaraan roda dua masih bisa memilih-milih jalan yang tidak berlubang. Di sini juga ada pertigaan jalan dengan tugu kecil di tengah-tengah yang agak membingungkan. Tidak ada marka jalan yang bisa memandu. Satu-satunya cara adalah bertanya. Ternyata jalan ke kanan adalah ke Jasinga sementara jalan ke kiri menuju Pongkor, salah satu tambang emas milik PT Aneka Tambang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk sampai di Ciampea, ternyata kita harus melewati gunung. Pemandangan di sini cukup indah, tetapi saya memilih untuk tidak berhenti karena saya menargetkan harus sudah masuk kapal Ferry sebelum pukul 11.00. Ternyata ada areal kelapa sawit PTPN juga yang dilewati. Di areal ini, saya juga sempat melihat tentara yang sedang berlatih perang lengkap dengan meriam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lepas dari perkebunan sawit, jalanan berbalik menjadi turun. Ada masa sekitar satu menit ketika saya bisa menetralkan transmisi dan berjalan dengan hanya dilayani gravitasi dan rem saja. Suasana mulai kembali menjadi ramai. rumah-rumah penduduk bisa ditemui di kiri dan kanan jalan, akhirnya sampai juga di Jasinga. Namun perjalanan masih jauh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mengikuti jalan utama, selepas pasar Jasinga, ada pertigaan ke kanan menuju Tenjo. Ada sebuah marka jalan tua yang hurufnya sudah tidak terlalu jelas sebelum pertigaan ini. Perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kanan, masuk ke jalan Letnan Sayuti. Ciri-ciri pangkal jalan ini ada sebuah tugu kecil dan pangkalan angkutan mobil suzuki carry plat hitam semacam angkot.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jalan Letnan Sayuti sepi. Kanan kiri jalan kebanyakan adalah kebun milik warga. Sesekali pemukiman penduduk tampak, kemudian berganti kembali dengan kebun. Kondisi jalan menuju Tenjo agak membuat kesal. Sebenarnya jalanan cukup bagus, namun seringkali setelah sekitar 50 meter menjadi jelek tanpa bisa memilih-milih.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus saja lalui jalan utama ini. Setelah beberapa saat, jalan akan melintasi perlintasan kereta api. Ketika saya melalui jalan ini minggu lalu, ada satu ruas jalan yang tidak bisa dilewati sehingga kendaraan roda dua terpaksa dibuang ke jalan tanah melintasi petak kebun milik orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-KurutFBVz68/TrpjrBdLlAI/AAAAAAAAARs/-n2TypAjBJw/s1600/1320451555626.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-KurutFBVz68/TrpjrBdLlAI/AAAAAAAAARs/-n2TypAjBJw/s320/1320451555626.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Melintasi kebun warga. Untung gak becek.&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Sekitar pukul 07.20, akhirnya kondisi jalan membaik dan melebar. Sampai satu persimpangan besar, terlihat papan marka jalan, yang menunjukkan arah kiri ke Serang dan kanan ke Serpong. Belok kiri, jalanan semakin nyaman. Nampaknya jalan ini baru diperbaiki. Jalanan mulus, membawa saya pada semacam bunderan. Saya tidak ingat persis keterangan marka jalan yang ada, tapi saya ambil ke arah kanan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus terang, sebenarnya saya merasa agak tersesat di jalanan ini. Saya merasa jalan ini tidak lagi sesuai dengan petunjuk yang ada di Google Map. data odometer saya tidak lagi bisa memberi verifikasi apakah rute saya masih sesuai petunjuk Google Map atau tidak. praktis, kertas hasil print Google Map sudah tidak saya jadikan patokan lagi. Sempat terpikir untuk menggunakan panduan GPS yang tertanam di ponsel saya saja untuk melanjutkan perjalanan. Untungnya, suasana jalan sudah ramai. Ternyata saya berada di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan saya dengan terus menyusuri jalan yang bagus tersebut, akhirnya sekali lagi saya dihadapkan pada sebuah bunderan. Firasat saya mengatakan bahwa saya harusnya belok kiri ke arah Cikande, tapi saya tidak yakin. Akhirnya saya bertanya pada seorang tukang ojek yang sedang &lt;i&gt;mangkal &lt;/i&gt;di situ. Dari keterangan beliau, saya disarankan ambil jalan ke kanan sampai sekitar 5 km. Di ujung jalan itu ada lampu lalu lintas. Sesuai dengan instruksi si abang ojek, saya ambil jalan ke kiri. Ternyata, jalan itu adalah jalan raya Serang. Tak lama dari lampu lintas tadi, ada marka jalan yang menunjukkan bahwa Serang masih berjarak 40 lagi dan Merak masih 75 km.&amp;nbsp;Dari sini perjalanan sudah mudah menuju Serang. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesampai di tujuan, saya kembali mengecek odometer saya. Ternyata berdasarkan perhitungan odometer saya, ada selisih 8 km lebih jauh daripada yang tercantum di Google Map. Tidak terlalu meleset jauh untuk jarak yang demikian jauh. &lt;i&gt;Margin error&lt;/i&gt; tidak sampai 10%. Dari yang tertera di odometer 121 km, sedangkan menurut perhitungan Google Map hanya 113 km. Namun untuk waktu tempuh, perkiraan Google Map ternyata meleset jauh sampai 2x. Menurut Google Map, waktu tempuh hanya 2 jam lebih sedikit, namun kenyataannya saya menghabiskan waktu sampai 4 jam (dengan sekali istirahat sekitar 15 menit). Bisa dimaklumi karena waktu tempuh memang sangat bergantung pada kecepatan masing-masing kendaraan. Sedangkan kecepatan masing-masing kendaraan sangat dipengaruhi berbagai hal mulai dari kondisi jalan, kepadatan jalan, dan konsentrasi pengemudi. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-8210242654568571795?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/8210242654568571795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=8210242654568571795&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8210242654568571795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8210242654568571795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/11/bogor-serang-via-jasinga.html' title='Bogor-Serang via Jasinga'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ZY-kpc7RRWA/Trn1EjaZq5I/AAAAAAAAARc/VaWFDJnijEU/s72-c/rute.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-8013661340520655999</id><published>2011-11-08T11:00:00.001+07:00</published><updated>2011-11-08T11:00:27.020+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><title type='text'>Jarak Antara Syariat Islam dan Islami</title><content type='html'>&lt;br /&gt;Prof. Komarudin Hidayat sabtu lalu (5 Nov 2011) bikin tulisan di kompas dengan judul "Keislaman Indonesia". Beliau banyak &lt;i&gt;ngutip &lt;/i&gt;tulisan "&lt;i&gt;&lt;a href="http://images.agamfat.multiply.multiplycontent.com/attachment/0/Tj9IagooCGMAAG4Idno1/How%20Islamic%20are%20Islamic%20Countries.pdf?key=agamfat:journal:239&amp;amp;nmid=477643540"&gt;How Islamic are Islamic Countries&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;", tulisan Rehman dan Askari yang dimuat di &lt;i&gt;Global Economy Journal&lt;/i&gt; 2010 lalu. Intinya, ternyata Indonesia dan negara-negara OKI umumnya gak lebih Islami daripada negara-negara sekuler yang ada di eropa atau bahkan New Zealand sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara gerakan keislaman di Indonesia masih banyak menghabiskan tenaganya untuk melabeli hukum dengan nama "syariat islam", di luar sana, negara yang sekuler justru lebih bisa mengedepankan apa-apa yang disyariatkan oleh Islam tanpa ada label syariat atau bahkan mungkin tanpa pernah mendapatkan referensi mengenai syariat Islam tersebut. Ternyata masih ada jarak antara label syariat dan kehidupan Islami itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tentunya tetap menarik untuk menyimak kelanjutan&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2011/11/01/010003/1756911/727/dpr-setujui-ruu-zakat-infaq-dan-shodaqoh--zis--menjadi-undang-undang"&gt; Undang-Undang Zakat, Infaq, dan Shodaqoh&lt;/a&gt; yang baru saja disahkan DPR. Apakah infiltrasi syariat Islam ke dalam hukum positif Indonesia bisa berhasil atau tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Iseng-iseng, nemu &lt;i&gt;spin off&lt;/i&gt; dari &lt;i&gt;How Islamic are Islamic Countries &lt;/i&gt;yang lebih menitikberatkan pembahasan ke soal ekonomi, &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.relooney.info/SI_Expeditionary/0-Important_87.pdf"&gt;An Economic Islamicity Index&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. Tentunya sektor ekonomi yang dibahas di sini tidak terbatas hanya soal finansial yang sering menggempur konsep bunga (riba). Ada 12 area yang dijadikan parameter, mulai dari sistem finansial sampai ke pengembangan kemakmuran dan struktur sosial dalam upaya menjamin persamaan hak dalam mendapatkan kemakmuran, kesehatan, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-8013661340520655999?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/8013661340520655999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=8013661340520655999&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8013661340520655999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8013661340520655999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/11/jarak-antara-syariat-islam-dan-islami_08.html' title='Jarak Antara Syariat Islam dan Islami'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5752400653768368844</id><published>2011-10-19T07:18:00.000+07:00</published><updated>2011-10-21T07:40:16.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita orang'/><title type='text'>Strategi untuk Fadel</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sosok Fadel Muhammad sebenarnyamenyisakan kontroversi. Sebagian besar orang mengagumi prestasi beliau baikketika sebagai Gubernur Gorontalo, tapi tidak sedikit juga yang menuding beliaumasih terjangkit penyakit lama Orde Baru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Keputusan Presiden memberhentikanFadel secara misterius sebenarnya bisa dimanfaatkan pihak Fadel. Sebagaimenteri yang memiliki catatan cukup baik sekaligus pro rakyat, momen ini bisadijadikan sarana promosi untuk jabatan yang lebih tinggi, presiden.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Langkah politik SBY mendepakFadel bisa menjadi bumerang. Sebelumnya, SBY pun keluar dari kabinet Megawatiuntuk menyiapkan diri menjadi presiden. Dengan mencitrakan dirinya sebagai sosokyang di-“dzalimi”, SBY pun sukses mendulang suara untuk memenangkan kursipresiden medio 2004 yang lalu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Adapun perbedaannya, jika duluSBY mengundurkan diri, kini Fadel justru didepak. Dengan menggunakan strategiyang sama digunakan SBY dulu, Fadel harusnya bisa mendulang simpati lebihbanyak lagi, karena dia lebih ter-“dzolimi” (dan lebih ganteng =P). Langkahpolitik SBY ini dapat berubah menjadi bumerang. Adalah sebuah tamparan telak bagikubu SBY apabila hal ini terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pertanyaan utamanya kemudianadalah, relakah Golkar, terutama sang ketua umum, mencalonkan Fadel Muhammadsebagai presiden pada pemilu 2014 mendatang? Mengingat ambisi Aburizal Bakriepun cukup tinggi untuk menjadi RI-1.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;*Jarang-jarang nih tema current affair masuk ke blog ini. Hehehe.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5752400653768368844?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5752400653768368844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5752400653768368844&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5752400653768368844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5752400653768368844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/10/strategi-untuk-fadel.html' title='Strategi untuk Fadel'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-3280551522320180759</id><published>2011-10-04T11:06:00.000+07:00</published><updated>2011-10-04T11:06:39.427+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='canda tawa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>Cukup Satu Kali Mandi Dalam Sehari</title><content type='html'>&lt;br /&gt;Seperti lazimnya anak-anak Indonesia lainnya, saya mandi dua kali sehari. Namun kebiasaan itu berubah ketika kuliah. Aktifitas yang tak tentu membuat jadwal mandi turut menjadi tak tentu. Akhirnya jatah mandi terpangkas menjadi hanya sekali dalam sehari. Ini adalah kondisi umum, namun ada juga saat-saat di mana saya mandi tetap dua kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak itu, saya biasanya mandi sebelum memulai aktifitas. Mandi di pagi hari atau agak siangan. Mandi sore menjadi jarang dilakukan. Biasanya karena sudah kecapekan dan sudah terlalu larut ketika sampai di kamar kosan. Alasan konservasi air dan penghematan tentunya juga menjadi pertimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak itu mandi sore menjadi tidak penting. Mandi pagi sudah cukup mewakili 24 jam yang ada. Namun semua berubah ketika &lt;strike&gt;negara api menyerang&lt;/strike&gt; bekerja di perkebunan tebu. Bergumul dengan tanah dan debu yang beterbangan dari pukul 07.00 sampai (minimal) 16.00 membuat mandi sore menjadi hal yang tak terhindarkan. Mandi sore menjadi penting dan semacam keharusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di titik inilah, kebiasaan saya kembali berubah. Semenjak itu saya menjadi rajin mandi sore (untuk menggantikan mandi pagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-3280551522320180759?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/3280551522320180759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=3280551522320180759&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3280551522320180759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3280551522320180759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/10/cukup-satu-kali-mandi-dalam-sehari.html' title='Cukup Satu Kali Mandi Dalam Sehari'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5676888143944676528</id><published>2011-09-23T20:39:00.003+07:00</published><updated>2011-09-23T20:43:19.199+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='transportasi'/><title type='text'>Supeltas: Bentuk Komodifikasi dari Kepolisian?</title><content type='html'>&lt;br /&gt;Pernah dengar istilah &lt;a href="http://gayahidup.timlo.net/baca/4172/perjalanan-hidup-supeltas-haryanto"&gt;Supeltas&lt;/a&gt;? Kepanjangannya adalah "Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas". Dulu biasa dikenal dengan istilah Pak Ogah atau Polisi Cepek. Kegiatannya mengatur lalu lintas di persimpangan sibuk dengan mengharapkan imbalan sukarela dari pengguna jalan.&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-I9385SrqAiI/TnyLmQZhvyI/AAAAAAAAAPw/9v9cmhpJkQE/s1600/DSC00081.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-I9385SrqAiI/TnyLmQZhvyI/AAAAAAAAAPw/9v9cmhpJkQE/s320/DSC00081.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Seorang Supeltas lengkap dengan atribut rompi hijau khasnya.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Meski dari kegiatan terlihat sama saja, ada perbedaan mendasar antara Supeltas dengan Pak Ogah. Supeltas diakui keberadaannya oleh pihak Kepolisian, sedangkan Pak Ogah tidak. Sebegitu tidak berdayakah polisi kita mengatur lalu lintas sampai-sampai harus mencari "tenaga &lt;i&gt;outsource&lt;/i&gt;"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah di beberapa kota, air bersih mengalami komodifikasi, sekarang giliran pelayanan dari polisi yang juga mengalami komodifikasi. Air dan pelayanan lalu lintas yang harusnya menjadi hak setiap orang kini tidak lagi bisa dinikmati secara percuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa geliat bisnis "tenaga &lt;i&gt;outsource&lt;/i&gt;" di Indonesia. Bahkan sampai-sampai Polri pun menggunakannya. Satu lagi tenaga outsource Polri mungkin adalah apa yang telah disuarakan Wikileaks, &lt;a href="http://www.tribunnews.com/2011/09/03/bocoran-wikileaks-fpi-itu-attack-dog-polri"&gt;FPI&lt;/a&gt;. Meskipun berita ini masih terlampau sumir, namun ormas ini disinyalir telah digunakan untuk melakukan "&lt;i&gt;dirty job&lt;/i&gt;"-nya Polri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5676888143944676528?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5676888143944676528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5676888143944676528&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5676888143944676528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5676888143944676528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/09/pernah-dengar-istilah-supeltas.html' title='Supeltas: Bentuk Komodifikasi dari Kepolisian?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-I9385SrqAiI/TnyLmQZhvyI/AAAAAAAAAPw/9v9cmhpJkQE/s72-c/DSC00081.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5558692812419898222</id><published>2011-09-15T12:52:00.000+07:00</published><updated>2011-09-15T13:04:18.947+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senam jari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rae against the machine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><title type='text'>Fotokopi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-oQinOQ6ELnM/TnGRulbXlgI/AAAAAAAAAPs/UNC7NeuCLFU/s1600/DSC00078.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-oQinOQ6ELnM/TnGRulbXlgI/AAAAAAAAAPs/UNC7NeuCLFU/s320/DSC00078.jpg" width="247" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenapa Indonesia gak maju-maju padahal banyak orang pinternya? Udah gitu, kenapa orang pinternya justru banyak yang kerja di luar negeri?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin gak, karena waktu kuliah banyak yang motokopi buku? Buku kan dilindungi hak cipta, gak boleh difotokopi tanpa ijin pemegang hak ciptanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi aja ilmunya gak berkah. Gak memberi manfaat. Ilmunya dapet tapi gak bisa dipraktekin.&amp;nbsp;Udah gitu, kena karma juga. Banyak orang pinter Indonesia yang malah kerja di luar negeri. Negaranya si pengarang-pengarang buku yang difotokopi itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;"Pohon kebaikan berbuah baik, begitu pun bibit kejahatan yang kau bawa"&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Sabda Alam // Cupumanik&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Moral :&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;beli buku yang asli, jangan bajakan apalagi fotokopian.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;rajin nyatet waktu di kelas atau perpustakaan.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;motokopi slide dari dosen saja, jangan buku yang difotokopi. jangan lupa minta ijin ke dosennya dulu untuk digandakan slide-nya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5558692812419898222?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5558692812419898222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5558692812419898222&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5558692812419898222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5558692812419898222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/09/fotokopi.html' title='Fotokopi'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-oQinOQ6ELnM/TnGRulbXlgI/AAAAAAAAAPs/UNC7NeuCLFU/s72-c/DSC00078.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5205660081830565805</id><published>2011-08-12T23:49:00.003+07:00</published><updated>2011-09-15T13:05:16.716+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senam jari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>Pancoran oh Pancoran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak seperti biasanya, sore tadi Saya memilih TransJakarta ketimbang Kereta Listrik sebagai moda transportasi untuk pulang kerja. Ketika transit di halte Kuningan Barat, Saya mulai berfikir bahwa sepertinya saya salah strategi. Bagaimana tidak, paling tidak 20 menit Saya berdiri di halte Kuningan Barat sampai akhirnya bus yang ditunggu nongol.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu lintas Jakarta sore hari pastinya macet, jadi tidak bisa dijadikan alasan untuk merasa bete, tapi petaka justru datang ketika bus mulai menanjak di &lt;i&gt;fly over&lt;/i&gt; pancoran. Mesin mendadak mati total. Bus pun berhenti menahan laju kerumunan kendaraan lain di belakang. Setelah beberapa menit, akhirnya mesin kembali nyala, namun AC tidak bisa dihidupkan. Ketika akhirnya bus sampai di halte Pancoran Tugu, sopir dan &lt;i&gt;ground staff&lt;/i&gt; (apa sih istilah pasnya? kalo di &lt;i&gt;airways &lt;/i&gt;biasanya disebut &lt;i&gt;ground staff&lt;/i&gt;. :-P) sempat berdiskusi apakah perjalanan dapat dilanjutkan dengan penumpang atau penumpang dievakuasi saja di halte tersebut. Lama juga diskusinya. Bikin makin bete. Sementara satu kaki saya di bus, sedangkan kaki lainnya di halte.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Naek-enggak-naek-enggak. Di tengah situasi yang penuh dengan ketidakpastian itu ternyata pemandangan di belakang lumayan bagus. Matahari mulai tenggelam menyisakan mega di langit barat sebagai latar. Sementara lakon yang pentas di ruang lihat adalah Patung Dirgantara atau yang lebih dikenal dengan nama Patung Pancoran.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-DDmpSkQ8vFw/TkVaTePKDFI/AAAAAAAAAOg/KI-HwE1BGNM/s1600/DSC00025.jpg"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-text-decorations-in-effect: none; color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-pLdU9yw4S_A/TkVfFNhWL7I/AAAAAAAAAOo/maw9MQ0-mCU/s1600/DSC00025.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5640018651484925874" src="http://2.bp.blogspot.com/-pLdU9yw4S_A/TkVfFNhWL7I/AAAAAAAAAOo/maw9MQ0-mCU/s320/DSC00025.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 320px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; text-align: center; width: 240px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-DDmpSkQ8vFw/TkVaTePKDFI/AAAAAAAAAOg/KI-HwE1BGNM/s1600/DSC00025.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Lumayanlah, kompensasi bete dapet gambar bagus.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;PS1: Halte Kuningan Barat sebenernya lokasinya lebih timur daripada Halte Kuningan Timur. Dan anehnya lagi, Halte Kuningan Timur ternyata posisinya lebih barat daripada Halte Kuningan Barat. Ini yang ngasih nama halte gimana sih? Gak sesuai dengan standar nomenklatur halte yang berlaku secara umum di industri bus kota.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;PS2: Setelah dilihat-lihat, ternyata gambarnya gak bagus-bagus amat. *mendadak bete lagi*&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5205660081830565805?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5205660081830565805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5205660081830565805&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5205660081830565805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5205660081830565805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/08/pancoran-oh-pancoran.html' title='Pancoran oh Pancoran'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-pLdU9yw4S_A/TkVfFNhWL7I/AAAAAAAAAOo/maw9MQ0-mCU/s72-c/DSC00025.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-7728289187230374740</id><published>2011-08-12T22:51:00.006+07:00</published><updated>2011-09-15T13:06:19.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indie'/><title type='text'>(A)Politik dalam Lagu</title><content type='html'>&lt;div&gt;Sebenarnya iklim kebebasan berpendapat di Bandung sangat baik. Banyak muncul diskursus yang menelurkan dan mengembangkan berbagai jenis pemikiran. Mulai dari yang paling idealis sampai yang paling oportunis. Mulai dari kanan habis sampai kiri mentok.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Manifestonya dalam budaya musik mereka bisa dengan terang kita lihat. Mulai dari musik bling-bling urban sampai sampai shoegaze yang muram. Mulai dari pop yang terkena gejala ADHD sampai metal yang mencekam.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dari sekian banyak lirik yang mengalir, ada satu catatan mengenai sikap politik yang dipilih oleh sebagian musisi kota Ini. Dari sekian banyak lirik politik yang ada, ternyata pilihan untuk menjadi apolitis adalah tema yang paling jamak diramu dalam nomor-nomor yang dihadirkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya mencatat pertama kali sikap apolitis tersirat dalam lagu "impresi" yang dibawakan Pas Band. Secara gamblang mereka tidak pernah menyatakan sebagai pribadi yan apolitis, tetapi dari liriknya jelas tersirat hal tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Aku sudah bosan dengarkan kata-kata, Aku sudah muak dengarkan ceritamu. Dan aku sudah lelah dengar harapan." (Impresi - Pas Band)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lagu yang video klipnya dilarang untuk diputar di seluruh stasiun TV nasional ini adalah sebuah pernyataan yang lugas bahwa mereka apolitis tanpa harus menyebut bahwa mereka adalah apolitis.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sikap ini kemudian dipertebal beberapa belas tahun kemudian ketika kemudian Pas Band mengeluarkan lagu "Jengah". "Jengah" adalah sebuah "Impresi 2.0". Jengah adalah Impresi yang di-&lt;i&gt;remake&lt;/i&gt;. Untungnya, remake ini adalah remake yang sukses.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Kita bosan dengarkan banyak alasan. Kita bosan dengarkan cerita." &lt;/i&gt;&lt;i&gt;(Jengah - Pas Band)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lepas dari Pas Band, sikap apolitis juga dihadirkan oleh Homicide. Grup yang dalam salah satu pertunjukannya menyebut bahwa pilihan ideologi mereka adalah ideologi pertemanan. Entah ideologi macam apa itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Homicide adalah sebuah grup hip-hop yang berotakkan budayawan kontemporer bernama Ucok. Entah sudah berapa ratus judul literatur yang dilahap sampai Ia mampu merapalkan sikap apolitisnya dalam ide orang berdasi namun dengan "dialek" preman pasar.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di banyak lagu, Ia menyatakan berbagai hal, namun muaranya sama, apolitis. Mulai dari ketidakpercayaannya pada demokrasi kotak suara sampai pada ajakannya untuk melawan dengan "botol kecap", sebuah pilihan majas yang unik untuk merujuk pada bom molotov.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Salah satu lirik yang patut menjadi sorotan adalah "Barisan Nisan". Sebuah sajak yang dibalut dengan nada monoton yang membangun suasana mencekam. Sebuah sajak yang bercerita mengenai kegundahan dalam menghadapi hidup. Sebuah perenungan mengenai apa perlunya untuk menjadi pribadi yang peduli terhadap politik versus apolitis.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Jangan ijinkan aku mendisiplinkan diri ke dalam barisan." (Barisan Nisan - Homicide)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Terakhir adalah Cupumanik. Band grunge ini menjadi pelengkap gerbong musisi apolitis. Dalam lagu "Luka Bernegara", Cupumanik menyatakan sikapnya. Dengan lirik yang naratif namun tetap tak kehilangan keindahan yang puitis, Cupumanik mencoba bercerita mengenai keheranan mereka atas keadaan politik negara mereka. Lirik lagu ini adalah sebuah esai kausalitas mengenai pilihan hidup mereka. Sebuah runutan kejadian dan pembenaran atas sikap mereka.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Tinggal di negara yang sakit, kami harus menjaga diri kami tetap waras." (Luka Bernegara - Cupumanik)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menjadi apolitis adalah pilihan. Sebuah pilihan yang biasanya diambil setelah dikecewakan oleh sebuah sistem. Inilah dasar dari seorang anarcho (saya menghindari pemakaian kata anarkis, karena biasanya diasosiasikan dengan keadaan yang kacau-balau). Mengutip perkataan orang lain, "Karena sebaik apapun, sebuah sistem tetap beresiko mati oleh potensi mereka sendiri."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-7728289187230374740?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/7728289187230374740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=7728289187230374740&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7728289187230374740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7728289187230374740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/08/apolitik-dalam-lagu.html' title='(A)Politik dalam Lagu'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-3044389690755006727</id><published>2011-05-17T07:23:00.002+07:00</published><updated>2011-05-17T07:28:10.168+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rae against the machine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita orang'/><title type='text'>Rumahnya di mana, Pak?</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;Mahasiswa : &lt;i&gt;Pak, minta alamat bapak dong. Kali-kali pengen maen.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wakil Rakyat : &lt;i&gt;Oh.. boleh-boleh.. Jalan kesatuan nomor 8.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mahasiswa : &lt;i&gt;Yah.. jangan alamat rumah pribadi dong. Alamat rumah dinasnya di mana?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wakil Rakyat : &lt;i&gt;(eeee buset.. emang gue dapet rumah dinas ya?) emh.. mm.. alamat rumah dinas ya? Mmm.. di mana ya? (manggil staff ahli) Coba kamu kasih tau adek mahasiswa ini rumah dinas saya di mana.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mahasiswa : &lt;i&gt;Pak, jangan bercanda dong, pak. Rumah dinas bapak di mana?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wakil Rakyat : &lt;i&gt;Iya.. iya.. Nanti biar dikoordinasikan dengan staff ahli saya saja ya..&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Rakyat : Pak rumah dinas bapak di mana jadi sebenernya?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wakil Rakyat (2) : &lt;i&gt;Rumah dinas kami di Gedung DPR/MPR Senanyan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rakyat : &lt;i&gt;*gedubrak*&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*   *    *&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mau rumah pribadi kek, rumah dinas kek, email pribadi kek, email resmi kek. Esensinya kan untuk menjalin komunikasi? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Buat apa ngirim aduan ke alamat email resmi anggota DPR, kalau inboxnya sendiri gak pernah dibuka? Mendingan ngirim ke email pribadinya yang jelas-jelas rutin dibuka sama dia.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Buat apa ngotot minta alamat email resmi anggota DPR itu? Cuma buat nge-bully/ ngeledek/ mlonco mereka? Mungkin ini ya mental hasil didikan ospek?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-3044389690755006727?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/3044389690755006727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=3044389690755006727&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3044389690755006727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3044389690755006727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/05/rumahnya-di-mana-pak.html' title='Rumahnya di mana, Pak?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-8055963423363765458</id><published>2011-01-07T10:39:00.002+07:00</published><updated>2011-01-07T10:42:59.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>Lubang Hitam itu Bernama Jakarta</title><content type='html'>Digdayanya Amerika Serikat sampai-sampai ribuan bahkan jutaan orang di dunia berusaha datang ke sana untuk mengadu nasib. Itulah benang merah dari flm Crossing Over. Diceritakan dalam beberapa fragmen, nasib para imigran dari berbagai latar budaya yang datang bukan hanya untuk uang, tapi juga demi mendapatkan kewarganegaraan. Bagaimana haru-biru perjuangan imigran ini sampai dapat mengucapkan sumpah untuk menjadi warga negara Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama mungkin yang mendasari Warga Yahudi "pulang kampung" ke Tanah yang Dijanjikan, &lt;i&gt;The promised land&lt;/i&gt;. Merasa Tuhan telah menjanjikan cukilan tanah di perbatasan tiga benua tersebut sebagai haknya, maka apapun akan mereka lakukan. Meraka tidak merasa sedang mengokupasi siapapun. Mereka hanya merasa sedang memperjuangkan haknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan hidup yang lebih baik, manusia akan mengusahakan banyak hal, termasuk berpindah. Rasulullah pun mengajarkan hijrah. Lalu bagaimana dengan Jakarta? Dengan segala baik dan buruknya, Jakarta masih mampu menarik banyak orang untuk mengadu peruntungannya di metropolis ini. Sebagian berhasil, sebagian gagal. Di manapun rasanya ceritanya akan sama. Tapi untuk saya, Jakarta punya rasa yang sedikit berbeda dibandingkan dengan Amerika Serkat atau tanah yang dijanjikan. Buat saya, Jakarta lebih mirip lubang hitam. Sesuatu yang tidak hanya menarik, tapi juga menelan apapun yang masuk ke dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun itu, sebagai penutup, mari kita nikmati lagu dari Bangkutaman. Sebuah persembahan untuk Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="640" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/36SBgm8-6vg?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/36SBgm8-6vg?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="640" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-8055963423363765458?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/8055963423363765458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=8055963423363765458&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8055963423363765458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8055963423363765458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2011/01/lubang-hitam-itu-bernama-jakarta.html' title='Lubang Hitam itu Bernama Jakarta'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2659782912087011865</id><published>2010-12-11T04:17:00.002+07:00</published><updated>2010-12-11T04:24:55.600+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jogjakarta'/><title type='text'>Kedinastian Indonesia</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk orang yang tinggal di luar Yogyakarta, mungkin aneh melihat keinginan sebagian masyarakat di sana yang ngotot menjadikan Sri Sultannya sebagai Gubernur langsung tanpa proses pemilihan. Lama tinggal di alam demokrasi membuat saya tidak habis pikir,"Kok masih ada orang yang pikirannya seperti mereka?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rasa gasal itu kemudian terkikis ketika saya mengenal lebih baik Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sebagai seorang pemimpin, beliau amat perhatian pada rakyat. Besarnya rasa cinta beliau pada rakyatlah yang membuat Ia pun begitu dicintai. Andaikan Sri Sultan bukan orang yang bijak, rasanya rakyat Yogya tidak akan sengotot itu untuk mempertahankannya sebagai Gubernur.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sikap pemerintah pusat yang "memaksakan" demokrasi berlaku secara merata di Indonesia bukan hal yang salah. Wajar-wajar saja, karena Indonesia memang negara demokrasi. Bahkan konon kabarnya, Indonesia adalah salah satu negara demokrasi terbesar di dunia.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun demikian, mungkin rakyat negara ini belum terlalu siap untuk berdemokrasi. Akar sejarah kita yang terdiri dari ratusan kerajaan agaknya masih terlalu kuat menempel pada cara pikir bangsa ini. Tidak sedikit dari bangsa kita yang masih menyimpan romantisme indahnya sebuah kedinastian. Kejadian di Yogya tadi hanya satu contoh.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin kita masih ingat bagaimana Soeharto di ujung kekuasaannya pun sebenarnya sudah mulai mempersiapkan suksesor. Di periode terakhir masa pemerintahannya kita melihat nama Siti Hardiyanti Rukmana, yang merupakan anak kandung Soeharto, sebagai menteri sosial. &lt;i&gt;Capable&lt;/i&gt;-kah beliau? Yang jelas, program kupon makan gratis, salah satu program andalan Departemen Sosial ketika itu, gagal.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apakah hanya itu contoh kedinastian di pemerintahan Indonesia? Tentu tidak. Dinasti Soekarno lebih dahsyat lagi. Megawati Soekarnoputri berhasil menjadi presiden perempuan pertama Indonesia sedikit banyak &lt;strike&gt;karena mendompleng&lt;/strike&gt; terbantu oleh kharisma bapaknya. Tidak sedikit pendukung Megawati yang sebenarnya hanya orang yang merindukan kepemimpinan Soekarno. Ketika mereka mengharapkan sosok Soekarno dapat sekali lagi muncul melalui anaknya, ternyata harapan mereka hanya pepesan kosong belaka.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak berhenti sampai di situ. Masih dari Dinasti Soekarno, Megawati agaknya juga mulai mempersiapkan suksesor. Masih ingat menjelang Pemilihan Umum 2009 yang lalu? Ketika calon-calon presiden mulai mempersiapkan calon-calon wakil presidennya, tiba-tiba entah terbawa angin apa, muncul nama Puan Maharani, anak Megawati, di bursa calon wakil presiden. Padahal kalau dipikir-pikir, andil Puan dalam perpolitikan Indonesia ketika itu masih amat minim. Sekarang pun kontribusinya belum bisa dibilang banyak. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Inilah wajah politik Indonesia. Hasil dari dipaksakannya sistem demokrasi ke dalam sebuah bangsa yang sejatinya masih enggan menggunakannya. Tentunya Pemilu 2014 nanti menarik untuk kita tunggu. Apakah dinasti SBY masih akan berlanjut? Entah itu melalui anaknya atau seperti wacana yang dilontarkan Hayono Isman, yaitu melalui &lt;a href="http://politik.vivanews.com/news/read/144284-hayono__ani_yudhoyono_itu_calon_presiden"&gt;Ani Yudhoyono, istri Pak SBY&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2659782912087011865?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2659782912087011865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2659782912087011865&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2659782912087011865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2659782912087011865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/12/kedinastian-indonesia.html' title='Kedinastian Indonesia'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4522795559246348318</id><published>2010-11-08T21:05:00.005+07:00</published><updated>2010-11-08T21:16:03.871+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rae against the machine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blogosphere'/><title type='text'>What makes blogger, blogger?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terafiliasi dalam sebuah komunitas blogger tentu amat menyenangkan. Setidaknya untuk sebagian orang yang menganggapnya demikian. Asyiknya bercengkrama melalui konferensi-konferensi di ruang virtual atau bahkan lewat ajang kopi darat saat ini seakan menjadi kewajiban bagi blogger untuk dianggap eksis (eksis: ada, bermakna). Tapi kemudian muncul sebuah pertanyaan: apa yang menjadi esensi dari seorang blogger. Apakah dengan kopi darat dan tergabung dalam komunitas?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;What makes blogger, blogger?&lt;/i&gt; Jika pertanyaan ini diajukan ke Saya, tentu Saya akan menjawab, &lt;i&gt;posting&lt;/i&gt;. Ya, postingan atau tulisanlah yang membuat seorang blogger menjadi blogger secara &lt;i&gt;kaffah&lt;/i&gt;. Blogger yang baik tentunya adalah yang rajin membuat tulisan-tulisan menarik di blog.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak adil jika kemudian kita menilai kualitas blog dari keaktifan sang blogger di dunia nyata. Sama saja kita tidak bisa mengatakan bahwa kualitas suara Stevie Wonder adalah biasa-biasa saja hanya karena dia tidak bisa berkoreografi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentu sebagai seorang manusia, blogger akan lebih baik jika tidak hanya jago berpropaganda di blog, tetapi juga aktif di kehidupan nyata. Namun menilai kualitas blog berbeda dengan menilai kualitas manusia. Ada hal yang tidak boleh dilupakan yaitu kenyataan yang "mengurung" blogger di ranah maya, bukan nyata. Lalu apakah bijak jika kemudiah keaktifan di dunia nyata dijadikan sebagai pertimbangan dalam menentukan kualitas blog seperti yang terjadi pada &lt;i&gt;&lt;a href="http://pestablogger.com/?p=2073"&gt;Blog Award&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; Pesta Blogger+ 2010 yang lalu?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TNgFiRPz4fI/AAAAAAAAALM/d5PuaPVyQm8/s1600/blog.JPG"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TNgFiRPz4fI/AAAAAAAAALM/d5PuaPVyQm8/s400/blog.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5537181828155433458" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 361px; height: 400px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4522795559246348318?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4522795559246348318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4522795559246348318&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4522795559246348318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4522795559246348318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/11/what-makes-blogger-blogger.html' title='What makes blogger, blogger?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TNgFiRPz4fI/AAAAAAAAALM/d5PuaPVyQm8/s72-c/blog.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2533185003337963126</id><published>2010-10-25T16:09:00.006+07:00</published><updated>2010-10-25T16:32:17.520+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu pengetahuan'/><title type='text'>Tes Tertulis (haaaah....)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pengalaman cukup lama menjadi &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;jobseeker&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; (bahasa halus dari &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;unemployee&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;) memberi saya pengalaman yang cukup dalam menghadapi tes-tes ujian masuk ke dalam sebuah perusahaan. Masing-masing perusahaan pastinya punya kekhasan dalam memilih calon pekerjanya, tapi secara umum proses ini bisa dibagi menjadi tiga: seleksi &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;curriculum vitae&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;, tes tertulis dan wawancara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Khusus untuk tes tertulis, Saya ingin memberi beberapa pengalaman saya. Tes biasanya dimulai dengan tes bakat skolastik, pengetahuan umum, dan tes kompetensi. Tes pengetahuan umum dan kompetensi tentunya sudah amat jelas. Yaitu untuk menilai wawasan seseorang dan mengetahui kompetensi orang tersebut dalam suatu bidang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tes bakat skolastik biasanya terdiri dari empat bagian yang terdiri dari tes verbal, tes numerik, tes logika, dan tes spasial (gambar). Tes ini biasanya menggunakan format pilihan ganda. Penilaian dilakukan terhadap kemampuan nalar (IQ) peserta. Contoh soal dari tes ini antara lain adalah meneruskan sebuah deret angka, mengurutkan gambar dari yang kecil ke yang besar, dan sebagainya (sumber: &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.tesbakatskolastik.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;http://www.tesbakatskolastik.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lepas dari tes bakat skolastik, biasanya kita dihadapkan &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;pada &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;tes kepribadian. Pada tes ini, kita biasanya dihadapkan pada dua pilihan yang berupa contoh keadaan dalam hidup. Pilihan-pilihan tersebut akan mencerminkan kepribadian diri kita. Tes ini dilakukan untuk mengetahui kesesuaian pribadi kita dengan pekerjaan yang kita lamar. Misalnya untuk posisi pekerjaan sebagai seorang analis, maka kepribadian yang dicari adalah orang-orang yang teliti, tekun, sistematis dalam berpikir, kritis, rapih, dan konsisten.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jangan terjebak dengan tidak memilih pilihan yang dirasa kurang sesuai dengan norma yang ada di masyarakat seperti “Saya terkadang merasa bosan dengan pasangan saya”. Untuk posisi-posisi yang membutuhkan jiwa dinamis seperti wartawan, tentunya yang dicari adalah orang-orang yang memilih pernyataan tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Selanjutnya adalah &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;dua jenis tes menggambar. Yang pertama disebut dengan wartegg. Peserta dihadapkan pada delapan gambar yang belum selesai. Tugas peserta adalah melanjutkan gambar tersebut menjadi gambar yang lengkap. Beberapa gambar yang belum selesai itu terdiri dari garis lengkung (empat gambar), sedangkan sisanya berupa garis lurus. Seseorang yang memiliki kejiwaan normal, biasanya akan membuat gambar benda hidup untuk melanjutkan garis-garis lengkung dan akan menggambar benda-benda mati untuk melanjutkan garis-garis lurus. Jika yang tergambar adalah sebaliknya, maka ada kemungkinan cukup besar bahwa orang tersebut memiliki masalah dengan kejiwaannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TMVKXBG4o5I/AAAAAAAAALE/uBBahBb4aE4/s1600/bisot_831200654028PM_wartegg_test.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TMVKXBG4o5I/AAAAAAAAALE/uBBahBb4aE4/s400/bisot_831200654028PM_wartegg_test.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5531909476589282194" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Masing-masing gambar pun dapat menggambarkan kepribadian dari peserta tes itu sendiri:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ambar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; 1. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;itik di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;tengah kotak : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;mengukur cara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;menempatkan diri d&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;l&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;m lingkungan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;r 2. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bentuk melengkung (menyerupai: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;~&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;di bagian &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;kiri &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;kotak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;: menunjukkan fleksibilitas perasaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ar 3. Garis-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;garis horisontal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;dengan panjang yang berbeda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;: mengukur hasrat untuk maju&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ambisi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;r 4. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;otak kecil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; penuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;bagian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; kanan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;atas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;: mengukur &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;cara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;mengatasi kesulitan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;r 5. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dua garis yang saling tegak lurus di sisi kiri bawah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;: mengukur cara bertindak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;r 6. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;G&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;aris horisontal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ve&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;rtikal : mengukur cara berpikir, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;analis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;is,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; sintes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;is.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;r 7. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;itik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;-titik melengkung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;mengukur kematangan mental.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;r 8. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setengah lingkaran &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;mengukur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; kehidupan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; hubungan so&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ial&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;                &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;        (sumber: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://bagaimanatuh.blogspot.com/2008/09/tips-trik-menggambar-wartegg.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;http://bagaimanatuh.blogspot.com/2008/09/tips-trik-menggambar-wartegg.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tes gambar yang kedua adalah menggambar orang dan pohon. Sebenarnya objek gambar bisa apa saja, namun yang paling sering dipakai adalah dua gambar ini. Berbeda dengan tes-tes sebelumnya, tes ini amat sulit untuk dimanipulasi. Gambar yang detail dan lengkap menunjukkan bahwa orang tersebut teliti. Setiap gambar akan amat merepresentasikan diri kita. Gambar yang dibuat dengan garis-garis tegas dan mantap menyiratkan bahwa orang tersebut memiliki kepercayaan diri tinggi, tegas, bahkan egois. Garis yang terdiri dari beberapa tarikan garis menunjukkan bahwa orang tersebut berhati-hati dalam bertindak. Jika dalam mengarsir garis yang dibuat terlalu ditekan atau ada garis yang tiba-tiba berlawanan dengan arah garis lainnya, maka hal tersebut menunjukkan bahwa orang tersebut kemungkinan besar memiliki trauma di masa lalunya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saran saya, jangan mencoba-coba untuk merekayasa kepribadian melalui tes gambar ini karena rasanya tidak ada orang yang bisa merekayasa sebuah gambar seratus persen. Bila rekayasa tersebut dilakukan setengah-setengah, maka akan terlihat kontradiksi antara garis yang satu dengan yang lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tes Kraepelin Pauli biasanya diletakkan sebagai tes paling akhir. Tes ini amat menguras konsentrasi dan umumnya menyebabkan kelelahan di akhir waktu. Tes ini menggunakan sebuah kertas besar dengan angka-angka berserakan di dalamnya. Tugas kita adalah menjumlahkan angka yang berdekatan secara vertikal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Contoh:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;9     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;0&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;0     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;2     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;8     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;5     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;5     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;7     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;8     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;6     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;6     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;7     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;5     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;3     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;3     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;8     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Untuk baris pertama, maka yang harus kita kerjakan adalah menjumlahkan angka 1 dan 4, lalu hasil penjumlahan tersebut kita letakkan di antara kedua angka tersebut. Untuk penjumlahan dengan hasil yang bukan satuan, maka yang perlu kita tuliskan hanyalah satuannya saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Contoh:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;11 (cukup ditulis 1)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;13 (cukup ditulis 3)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;0&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tes ini dilakukan untuk mengetahui daya tahan dan kemampuan seseorang dalam menghadapi tekanan. Dalam pengerjaannya, tes ini dibagi menjadi beberapa interval. Jumlah yang berhasil diselesaikan dalam tiap interval kemudian akan dibandingkan dalam bentuk grafik untuk kemudian dinilai. Seseorang yang memiliki daya tahan baik akan menghasilkan grafik pengerjaan yang stabil, sementara orang yang tidak memiliki daya tahan yang baik akan menghasilkan grafik yang menurun atau naik turun. Saran saya untuk menghadapi tes ini adalah kerjakan tes dengan santai dan jangan memforsir konsentrasi di awal tes sehingga grafik yang dihasilkan dapat stabil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Selain tes-tes tersebut masih ada tes-tes tertulis lain yang terkadang diujikan. Salah satu contoh tes tersebut adalah tes pragmatisme. Soal yang diujikan biasanya amat sederhana dan bahkan terkadang tidak masuk akal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Contoh:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:14.2pt;text-indent:-14.2pt;mso-list: l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1 + 3 =&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:14.2pt;text-indent:-14.2pt;mso-list: l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;½ + ¾ =&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:14.2pt;text-indent:-14.2pt;mso-list: l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;0,8763 + ¾ =&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="margin-left:14.2pt;text-indent:-14.2pt;mso-list: l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mengapa ketika membidik, seorang penembak selalu menutup salah satu matanya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Peserta dibebaskan dalam memberikan jawaban. Jawaban bisa berupa sebuah proses, namun juga bisa berupa hasil akhirnya saja. Sama seperti tes kepribadian, tes ini juga ditujukan untuk mengetahui kepribadian seseorang. Tes ini berkaitan dengan cara pandang seseorang terhadap suatu masalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Misal, untuk mengerjakan soal nomer 2, seseorang bisa saja langsung menuliskan hasil penjumlahan tersebut, 5/4, atau bisa juga menjabarkan proses didapatnya angka 5/4 tersebut. Hal ini juga berlaku untuk nomer 2 dan 3. Soal nomer 4 pun demikian. Seseorang yang mementingkan proses tentu akan memberi penjelasan seperti, ”agar bayangan objek yang akan ditembak menjadi jelas karena hanya dilihat oleh satu mata.” Namun orang yang pragmatis (praktis) mungkin akan menjawab, ”agar tembakannya jitu.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Demikianlah yang bisa saya sampaikan. Semoga sukses dalam tes-tes anda. =D&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2533185003337963126?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2533185003337963126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2533185003337963126&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2533185003337963126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2533185003337963126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/10/tes-tertulis-haaaah.html' title='Tes Tertulis (haaaah....)'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TMVKXBG4o5I/AAAAAAAAALE/uBBahBb4aE4/s72-c/bisot_831200654028PM_wartegg_test.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6392642069569013019</id><published>2010-10-22T22:47:00.001+07:00</published><updated>2010-10-22T22:48:55.055+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita orang'/><title type='text'>Bangsa ini butuh waktu untuk memaafkan</title><content type='html'>&lt;div&gt;Bukan kemurahan maaf dari kita, orang Indonesia kebanyakan, yang menjadi penting. Kemurahan maaf dari mereka yang menjadi korban langsungnyalah yang harusnya menjadi pertimbangan utama. Sesuatu yang mungkin, maaf-maaf saja, tidak akan pernah ditemukan harga jadinya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maaf dari mereka yang pernah terkencing-kencing ketika orang tuanya ditarik paksa karena cap komunis. Maaf dari istri orang-orang seperti Wiji Tukul. Juga maaf dari orang tua seperti Herman Hendrawan yang hilang tak tentu rimba hingga saat ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Empati kita, yang orang Indonesia kebanyakan, rasanya tidak akan pernah bisa memahami kepiluan yang mereka rasakan. Ini bukan konsensus di mana suara terbanyak yang akan menentukan arah. Tidak adil jika suara kita, yang hanya menikmati swasembada pangan dan kesiapan menuju era tinggal landas, harus diberi harga yang sama dengan suara mereka yang telah didesain dalam keadaan rugi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin sulit untuk meminta keikhlasan mereka di generasi ini. Maka hanya waktu yang bisa menyembuhkan. Hanya waktu yang bisa mereduksi kemarahan di tiap kelanjutan generasi kita. Sesuatu yang mungkin tidak akan tercapai dalam dekade ini. Sebuah proses panjang yang sadar tidak sadar telah kita mulai. Sampai waktunya nanti kita bisa dengan ikhlas mengatakan,"Terima kasih, pahlawan."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6392642069569013019?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6392642069569013019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6392642069569013019&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6392642069569013019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6392642069569013019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/10/bangsa-ini-butuh-waktu-untuk-memaafkan.html' title='Bangsa ini butuh waktu untuk memaafkan'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-946116769644592362</id><published>2010-09-11T23:28:00.005+07:00</published><updated>2010-09-12T13:49:16.234+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampanye'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><title type='text'>Sst.. Environmentalist Tidak Ada yang Berjuang Untuk Alam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IIy_QgHi8vE/S8LGRWKoKBI/AAAAAAAAAOY/E0gMSNBq8AM/s1600/901379_61707064.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IIy_QgHi8vE/S8LGRWKoKBI/AAAAAAAAAOY/E0gMSNBq8AM/s1600/901379_61707064.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengapa mereka disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;environmentalist&lt;/span&gt;? Padahal, dasar dari segala dasar atas apa yang mereka lakukan bukan untuk menyelamatkan lingkungan kok. Apa yang mereka berjuangkan kan sebenarnya untuk menjamin eksistensi manusia di bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terkesan sebagai penyelamat lingkungan karena mereka berusaha mempertahankan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;status quo&lt;/span&gt; bumi ini. Mempertahankan jumlah flora dan fauna pada tingkat yang aman. Mempertahankan keragaman spesies yang ada. Mempertahankan suhu bumi. Mempertahankan ketinggian air laut. Mempertahankan jumlah es di kutub utara. Ya, intinya mereka mempertahankan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;status quo &lt;/span&gt;di bumi ini yang kondisinya sudah sesuai dengan kebutuhan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin istilah yang tepat buat mereka memang bukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;environmentalist&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;human-beingist &lt;/span&gt;mungkin lebih tepat). Mereka peduli ketika paus-paus dibantai, tapi tenang-tenang saja ketika sekerumunan nyamuk disemprot racun anti serangga. Ketika paus-paus, yang memang jumlahnya tinggal sedikit itu dibantai, maka keseimbangan alam akan terganggu dan cepat atau lambat akan mempengaruhi keberadaan manusia di muka bumi. Berbeda ketika nyamuk yang sudah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;over-populated&lt;/span&gt; itu dibantai, tidak ada keseimbangan yang terganggu. Kalaupun ada, setidaknya tidak akan mempengaruhi kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah environmentalist itu adalah sekumpulan hipokrit? Ya bukan itu konklusinya. Tidak ada yang salah ketika manusia ingin menyelamatkan hidupnya. Sama sekali tidak salah ketika manusia ingin mewariskan dunia yang indah ini kepada anak cucunya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita besarnya adalah bahwa bumi sebenarnya tidak perlu diselamatkan. Dia akan tetap ada meskipun oksigen tak lagi ada. Dia akan tetap ada meskipun semua fauna pun flora yang ada saat ini punah. Sialnya untuk kita, manusia, dunia akan tetap ada meskipun spesies kita tak lagi ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusialah yang perlu diselamatkan. Ketika setiap entitas manusia begitu sangat tergantung terhadap segala sesuatu yang terserak di seluruh penjuru dunia, maka manusialah yang paling terancam oleh perubahan sekecil apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber Gambar: http://2.bp.blogspot.com/_IIy_QgHi8vE/S8LGRWKoKBI/AAAAAAAAAOY/E0gMSNBq8AM/s1600/901379_61707064.jpg&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-946116769644592362?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/946116769644592362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=946116769644592362&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/946116769644592362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/946116769644592362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/09/sst-environmentalist-tidak-ada-yang.html' title='Sst.. Environmentalist Tidak Ada yang Berjuang Untuk Alam'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IIy_QgHi8vE/S8LGRWKoKBI/AAAAAAAAAOY/E0gMSNBq8AM/s72-c/901379_61707064.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5072350532086354263</id><published>2010-07-04T06:11:00.007+07:00</published><updated>2010-07-04T07:01:20.994+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertanian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>Ada Tiwul Goreng di Obrok-Obrok</title><content type='html'>Nama lokalnya obrok-obrok. Disebut demikian karena ketika sepeda motornya berjalan di areal perkebunan yang jalannya bergelombang, isi rak jualannya terbanting-banting sehingga menimbulkan suara "obrok-obrok-obrok-obrok".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TC_JpZOHCQI/AAAAAAAAAKQ/RaKI1UwFr2E/s1600/P02-07-10_09-28.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5489828183769811202" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TC_JpZOHCQI/AAAAAAAAAKQ/RaKI1UwFr2E/s400/P02-07-10_09-28.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Obrok-obrok&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Obrok-obrok adalah istilah untuk pedagang makanan yang biasa berkeliaran di areal perkebunan tebu di Lampung. Mereka berkeliling dengan menggunakan sepeda motor. Sementara barang dagangannya disusun di dalam rak yang ada di bagian belakang sepeda motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dagangannya cukup variatif. Mulai dari gorengan sampai nasi uduk. Minuman es pun tersedia, yang paling populer adalah es marijan. Sebenarnya es marijan ini adalah air es dengan campuran minuman energi kuku bima &lt;italic&gt;sachet&lt;/italic&gt;-an. Disebut es marijan karena bintang iklan produk tersebut adalah Mbah Marijan, sang juru kunci Gunung Merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu menu unik yang biasa ada di obrok-obrok adalah tiwul goreng. Saya agak sangsi untuk memakannya ketika pertama kali tahu makanan ini. Maklum, tiwul identik dengan makanan &lt;italic&gt;low-end&lt;/italic&gt;. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5489832628372877890" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TC_NsGqDskI/AAAAAAAAAKY/8QEfwZlIR4c/s400/P23-06-10_10-55.jpg" border="0" /&gt;&lt;em&gt;Tiwul Goreng&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tiwul sendiri sederhananya adalah tumbukan singkong yang sudah dikeringkan. Untuk membuat tiwul goreng, tiwul dicampur dengan beras kemudian dimasak menjadi nasi tiwul. Hasilnya kurang lebih seperti campuran nasi dan jagung pada nasi jagung. Selanjutnya nasi tiwul itu dimasak seperti membuat nasi goreng. Inilah yang disebut dengan tiwul goreng. Berbeda dengan ekspektasi awal saya, ternyata tiwul goreng enak juga lho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiwul yang selama ini identik dengan makanan kelas bawah, ternyata jika ditilik dari harganya kini sudah layak untuk "naik kasta". Di daerah Lampung Tengah dan Lampung Timur, harga tiwul mencapai Rp 7000,00 per kilogramnya. bandingkan dengan harga beras kualitas sedang di sini yang hanya Rp 5500,00 - 6000,00 per kilogramnya. Berdirinya beberapa pabrik bioetanol berbasis singkong di Lampung agaknya turut punya andil dalam melambungkan harga tiwul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, meskipun harganya kian hari makin meroket, rasanya tiwul tidak akan pernah lepas dari asalnya. Ia akan setia bersama penggemarnya semenjak dulu, mereka dari kelas pekerja bawah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5072350532086354263?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5072350532086354263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5072350532086354263&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5072350532086354263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5072350532086354263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/07/ada-tiwul-goreng-di-obrok-obrok.html' title='Ada Tiwul Goreng di Obrok-Obrok'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TC_JpZOHCQI/AAAAAAAAAKQ/RaKI1UwFr2E/s72-c/P02-07-10_09-28.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5718195814676262400</id><published>2010-07-04T05:58:00.005+07:00</published><updated>2010-07-04T06:11:30.233+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita orang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='monolog dua arah'/><title type='text'>Semangkuk Mie Ayam</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TC_C9SORgQI/AAAAAAAAAJw/XtdK5M8KXH4/s1600/P26-06-10_12-34.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5489820828907438338" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 287px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TC_C9SORgQI/AAAAAAAAAJw/XtdK5M8KXH4/s400/P26-06-10_12-34.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Semangkuk Mie Ayam Polos&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa meter setelah gerbang Sekolah Dasar di mana saya menimba ilmu dulu, tepat di pojokan depan Gedung Cabang Muhammadiyah, ada tenda mie ayam yang benar-benar laris. Pelanggannya beragam. Mulai dari sopir antar jemput sampai orang tua murid. Dari pedagang mainan yang berjejer di sekitarnya sampai guru-guru. Setiap hari dagangannya hampir pasti habis. Lepas jam satu siang, sang pedagang biasanya sudah berkemas-kemas untuk pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih ingat harganya. Satu porsi Rp 700,00 dan setengah porsi Rp 500,00. Untuk saya yang ketika itu uang jajannya hanya dijatah Rp 6.000,00 per bulan, tentu saja mie ayam saya kategorikan ke dalam barang mewah. Barang tersier. Bukan hanya untuk saya, teman-teman yang lain pun menganggapnya demikian. Mie ayam adalah sebuah kasta dengan prestise selanjutnya setelah somay dan es serut berbentuk payung kuncup. Makanan para priyayi. Makanan anak orang kaya. Makanan yang oleh sebagian anak lain hanya bisa dinikmati setelah merengek setengah mati ke orang tuanya yang kebetulan sedang menjemput. Makanan yang biasa dihadiahkan orang tua kepada anaknya setelah pembagian raport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali teman-teman saya patungan untuk membeli mie ayam. seratus rupiah per anak. Jadilah setengah porsi mie ayam dikeroyok lima anak. Saya sendiri lebih memilih untuk menahan-nahan untuk hemat jajan di awal bulan, agar ketika akhir bulan bisa mendapatkan sisa uang untuk membeli mie ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya suka sekali menambahkan banyak-banyak saus murahan khas yang biasa ada di tukang mie ayam ke dalam mangkuk. Entah kenapa. Padahal sekarang saya tidak pernah menambahkan saus pun kecap ke dalam mie ayam. Mungkin warna kuning genteng menyalanya yang membuat saya tertarik ketika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring perjalanan waktu, saya menemukan bahwa mie ayam tidak lagi menjadi makanan yang wah. Apalagi setelah berkali-kali menemukan mie ayam dengan rasa gak karuan. Sekarang, tiga belas tahun lebih setelah pengalaman saya ketika sekolah dasar, saya menemukan sekelompok masyarakat yang menganggap mie ayam sebagai lambang kemewahan. Makanan khusus yang dimakan pada waktu khusus pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebutlah pasar &lt;em&gt;payroll&lt;/em&gt;. Pasar yang hanya hadir di hari sabtu dari siang sampai sore. Disebut pasar &lt;em&gt;payroll &lt;/em&gt;karena hadir di dekat loket &lt;em&gt;payroll&lt;/em&gt;. Loket pembagian gaji untuk buruh tani di sebuah perusahaan perkebunan tebu di pangkal Sumatera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedagang yang berjualan di sana tidak sampai tiga puluh. Sebagian menjual kaos murah meriah dan kemeja bekas. Sebagian yang lain menjual peralatan rumah tangga. Namun dari sekian banyak pedagang tersebut, yang paling banyak adalah pedagang mie ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan mie ayam menjadi semacam lambang penghargaan atas jerih payah buruh tani yang telah seminggu penuh membanting tulang untuk dua sampai tiga ratusan ribu rupiah. Terkadang kurang. Enam sampai delapan jam sehari. Enam hari seminggu, bahkan tujuh. Itulah waktu yang harus mereka setor demi menyambung hidup keluarganya. Untuk semua kerja keras itu, semangkuk mie ayam di akhir pekan adalah cara mereka untuk merayakannya. Sebuah cara yang meriah untuk mereka, tapi mungkin biasa-biasa saja untuk orang-orang kebanyakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5718195814676262400?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5718195814676262400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5718195814676262400&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5718195814676262400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5718195814676262400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/07/semangkuk-mie-ayam.html' title='Semangkuk Mie Ayam'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TC_C9SORgQI/AAAAAAAAAJw/XtdK5M8KXH4/s72-c/P26-06-10_12-34.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2394551517768672683</id><published>2010-04-19T22:18:00.002+07:00</published><updated>2010-04-19T22:25:19.266+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><title type='text'>Remeh, tapi...</title><content type='html'>Pasca rentetan pengeboman di berbagai wilayah di Indonesia, hampir semua gedung perkantoran dan pusat bisnis di Jakarta memperketat pengamanannya. Satpam lengkap dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;metal detector &lt;/span&gt;siap menyambut setiap pengunjung yang hendak memasuki areal gedung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucunya di sebagian gedung yang menerapkan pengamanan model tersebut, apapun hasil analisis &lt;span style="font-style: italic;"&gt;metal detector&lt;/span&gt;, berbunyi atau tidak berbunyi, tidak berpengaruh terhadap keputusan satpam yang akan selalu mempersilahkan pengunjung untuk masuk ke dalam gedung. Kegiatan pemeriksaan dengan menggunakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;metal detector&lt;/span&gt; ini seakan menjadi sia-sia. Toh, pada akhirnya semua orang diperbolehkan untuk masuk ke dalam gedung, hanya prosesnya saja yang dipersulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang mungkin akan berpikir bahwa lebih baik jika pintu masuk gedung-gedung tersebut tidak perlu memberlakukan proses pemindaian oleh satpam dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;metal detector&lt;/span&gt;. Hanya memperbesar biaya operasional saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu pendapat tersebut amat tepat jika dilihat dari kacamata seorang pebisnis. Namun dibalik kemubadziran pada pekerjaan remeh tersebut, terselip sebuah manfaat yang tidak terlihat secara kasat mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Angka kemiskinan yang tinggi di Indonesia menjadi masalah tersendiri yang sulit ditangani. Sebagian dari mereka yang yang kurang beruntung karena miskin kemudian seolah mendapatkan penyelesaian jitu dengan jalan pintas, mengemis. Bayangkan saja, tanpa perlu bersusah payah, baik secara fisik maupun pikiran, mereka bisa mengumpulkan puluhan bahkan ratusan ribu rupiah per hari. Bebas potongan pajak pula! Akibatnya, terbentuklah mental-mental pengemis. Parahnya lagi adalah ketika mental-mental seperti itu tertanam pada mereka yang masih berusia belia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mental mengemis sudah tertanam, maka mereka akan lupa bahwa sesungguhnya cara terbaik untuk mendapatkan uang adalah dengan berusaha, bukan dengan meminta-minta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;India pernah mengalami masalah yang kurang lebih sama dengan Indonesia, mental mengemis yang tinggi di kalangan masyarakat bawah. Untuk mengatasinya, mereka membuat sebuah program padat karya. Orang-orang usia kerja di sana direkrut untuk bekerja dengan gaji sedikit di bawah upah minimum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolok ukur keberhasilan program ini bukanlah kualitas dari luaran proyek tersebut - setidaknya itu bukan yang paling utama. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menumbuhkan semangat kerja di masyarakat mereka. Dengan memudahkan tersedianya pekerjaan, tentu angka pengangguran akan menurun terlebih dahulu. Kemudian selanjutnya, dengan diberikannya upah yang minim, pemerintah mendorong masyarakatnya untuk lebih giat mencari pekerjaan di tempat lain dengan modal pengalaman yang sudah mereka miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah program di India tersebut memiliki tujuan yang sama atau tidak dengan pekerjaan-pekerjaan sepele seperti satpam dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;metal detector &lt;/span&gt;di Indonesia. Yang pasti, dengan membuat orang merasa sedang bekerja, maka ia telah terhindar dari terbentuknya mental pengemis di dalam dirinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2394551517768672683?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2394551517768672683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2394551517768672683&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2394551517768672683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2394551517768672683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/04/remeh-tapi.html' title='Remeh, tapi...'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4908896026804287598</id><published>2010-04-06T22:48:00.005+07:00</published><updated>2010-04-15T20:38:51.681+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>Langit Masih Terlalu Luas</title><content type='html'>Siapa yang terlanjur kenal dengan uang namun tidak tergoda sedikitpun dengannya? Hampir pasti tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang memang tidak bisa membeli segalanya, tapi dengan uang, hampir segalanya bisa dibeli. Sebagai sebuah besaran, uang memiliki fleksibilitas yang tinggi hingga hampir semua barang pun jasa bisa dinilai dalam satuan-satuan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanapun, uang akan selalu memiliki dua sisi. Meskipun kedua sisi tersebut selalu berbeda, sifatnya akan selalu sama: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;seduktif&lt;/span&gt;. Sedikit banyak, hal itu juga yang mendorong saya saya untuk pindah dari kenyamanan ala kota Bogor ke tengah perkebunan di Lampung Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya agak kaget juga karena ternyata saya harus beradaptasi dengan wilayah yang masih kesulitan untuk mengakses informasi. Sinyal ponsel kelap-kelip, tidak ada jalur telepon kabel, dan warnet terdekat berjarak hampir 11 km (itupun per jamnya Rp 8000,00) membuat aktivitas saya di dunia maya semakin terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hah, nikmati saja dulu. Toh pada akhirnya nanti akan ada waktu untuk meredefinisi mimpi. Luasnya langit masih menggoda untuk mengajak kembali berkelana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S7tZRTWHvsI/AAAAAAAAAJo/NHj3lLZPGGk/s1600/kebun+tebu.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S7tZRTWHvsI/AAAAAAAAAJo/NHj3lLZPGGk/s400/kebun+tebu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457053527275192002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4908896026804287598?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4908896026804287598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4908896026804287598&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4908896026804287598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4908896026804287598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/04/langit-masih-terlalu-luas.html' title='Langit Masih Terlalu Luas'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S7tZRTWHvsI/AAAAAAAAAJo/NHj3lLZPGGk/s72-c/kebun+tebu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-7689339416204919564</id><published>2010-03-08T21:11:00.005+07:00</published><updated>2010-03-08T22:50:21.385+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu pengetahuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rae against the machine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luar negeri'/><title type='text'>Bisakah Sholat Jumat di hari Sabtu?</title><content type='html'>Terkadang, suatu bahasan bisa menjadi tidak jelas dan bias jika dipaparkan melalui sekedar tulisan dan gambar. Beberapa orang menganggap karena kapasitas media tulisan dan gambar tidak cukup untuk menanggung beban bahasan tersebut - padahal ada ungkapan satu gambar dapat menjelaskan seribu kata. Untuk lebih memperjelas sebuah bahasan, maka terkadang dibutuhkan diskusi sehingga terjadi dialog dua arah dari pendonor ke orang yang hendak diberi penjelasan olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan saya kali ini pun mungkin akan bernasib demikian, tidak jelas dan bias. Akan tetapi, saya ingin menantang diri saya sendiri untuk bisa menjelaskan sebuah ide yang tidak umum dipahami manusia kebanyakan melalui media yang cenderung satu arah, blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Substansi dari tulisan ini sendiri bisa jadi dinilai penting, jika penyampaian saya tepat. Tetapi bisa juga hal ini hanya terlihat sebagai ide konyol yang sebaiknya diacuhkan saja. Mari kita mulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui, penanggalan yang umum digunakan di dunia adalah penanggalan Gregorian yang mendasarkan perhitungannya pada pergerakan matahari. Dalam perkembangannya, sistem penanggalan ini telah beberapa kali mengalami revisi. Salah satu revisi yang terkenal adalah penambahan satu hari dalam salah satu tahun pada siklus empat tahun. Tahun yang kebagian jatah hari lebih banyak ini kemudian lebih dikenal dengan nama tahun kabisat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam, sebagai agama langitan, tidak menggunakan penanggalan Gregorian, yang penuh revisi dan intervensi manusia, dalam menetapkan hari-hari rayanya. Penanggalan yang digunakan adalah penanggalan Hijriah yang mendasarkan perhitungannya pada pergerakan bulan. Berbeda dengan penanggalan Gregorian, penanggalan Hijriah sampai saat ini masih steril dari intervensi manusia. Salah satu konsekuensinya adalah kesulitan dalam membuat kalender satu tahun penuh di awal tahun. Maka tidak heran jika kemudian banyak umat Islam yang berselisih dalam menentukan hari raya Idul Fitri karena perbedaan hasil metode Hisab dan Ruqyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tertarik untuk membahas perselisihan tersebut karena sudah banyak yang memberikan pendapatnya. Namun jika anda tertarik, saya merekomendasikan satu artikel menarik mengenai penentuan hari Idul Fitri yang bisa dilihat di &lt;a href="http://rosyidi.com/solusi-mudah-menentukan-hari-raya-idul-fitri/"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan perbedaan waktu di dalam menentukan waktu-waktu ibadah di dalam Islam sebenarnya bisa menjadi kajian yang menarik. Kebetulan beberapa tahun yang lalu saya tiba-tiba memikirkan,"Daerah pertama di dunia yang memulai hari itu sebenarnya di mana sih?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut. Batas penanggalan dunia ada di garis bujur 180°. Garis batas ini adalah garis maya yang di beberapa bagian meliuk-liuk untuk disesuaikan dengan garis batas negara yang bersangkutan. Beberapa revisi untuk garis ini terjadi pada perbatasan Rusia - Amerika Serikat di Selat Bering dan di perbatasan Kiribati - Amerika Serikat. Garis batas penanggalan yang jelas dapat anda lihat dengan mengklik gambar di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S5UTe5YEFsI/AAAAAAAAAJg/ofJyBZq0ySo/s1600-h/International_Date_Line.png"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 147px; height: 430px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S5UTe5YEFsI/AAAAAAAAAJg/ofJyBZq0ySo/s400/International_Date_Line.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446280745893238466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Garis Batas Penanggalan Hari. Klik untuk memperbesar Gambar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Sumber: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/61/International_Date_Line.png)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Garis maya hasil kesepakatan orang-orang inilah yang kemudian menjadi batas hari. Seberapa signifikan garis tersebut? Ferdinand Magellan pernah dibuat bingung ketika mengelilingi bumi ke arah barat karena ketika dia sampai di titik awal keberangkatannya, ternyata dia telat satu hari dibandingkan jurnal pelayaran yang dia buat. Fenomena unik ini juga diracik secara menarik oleh Jules Verne melalui novel cerdasnya, Around The World in 80 Days.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda masih bingung dengan fenomena apa yang saya maksud, maka ijinkanlah saya untuk memberi contoh yang saya ambil dari artikel Wikipedia Indonesia berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Tonga dan Samoa adalah dua negara yang berdekatan. Jarak tempuh dua negara ini dengan menggunakan pesawat hanyalah dua jam. Akan tetapi Tonga berada di sebelah barat garis batas penanggalan sedangkan Samoa berada di sebelah timurnya. Artinya, ketika di Tonga adalah hari Selasa, maka di Samoa adalah hari Senin. Jika seseorang naik penerbangan dari Tonga pada hari selasa pukul 12.00 siang hari, maka ia akan sampai di Samoa pada pukul 14.00. Tetapi ia tiba di Samoa bukan pada hari Selasa, melainkan hari Senin, atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ia berjalan mundur satu hari&lt;/span&gt;.&lt;/blockquote&gt;Bayangkan apa yang terjadi bila saya, yang seorang muslim, berangkat dari Tonga selepas mengerjakan sholat Jumat menuju Samoa. Maka saya akan tiba di Samoa pada hari Kamis dan artinya dalam waktu kurang dari 24 jam berikutnya, saya memiliki kewajiban untuk menunaikan Sholat Jumat kembali. Saya mengerjakan sholat Jumat di saat, beberapa mil di sebelah barat saya sudah bukan hari Jumat lagi, melainkan Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian yang mengusik pertanyaan saya adalah, apakah boleh umat Islam menggunakan batas penanggalan yang sama dengan kebanyakan orang di muka bumi ini, yaitu mendasarkan penggantian hari pada sebuah garis maya yang ditetapkan melalui konvensi? Jika tidak, lantas di manakah garis batas penanggalan menurut versi Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu'alam bish-showab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-7689339416204919564?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/7689339416204919564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=7689339416204919564&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7689339416204919564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7689339416204919564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/03/bisakah-sholat-jumat-di-hari-sabtu.html' title='Bisakah Sholat Jumat di hari Sabtu?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S5UTe5YEFsI/AAAAAAAAAJg/ofJyBZq0ySo/s72-c/International_Date_Line.png' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-9099378424226512371</id><published>2010-03-05T21:11:00.006+07:00</published><updated>2010-03-05T21:11:00.468+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blogosphere'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='monolog dua arah'/><title type='text'>rumputpagi: sebuah penjelasan</title><content type='html'>Tidak seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;blogger&lt;/span&gt; lain yang sangat antusias untuk membangun komunitas, saya lebih menikmati kesolitarian saya di dalam teduhnya rumputpagi.tk. Sebenarnya sempat juga menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banci traffic&lt;/span&gt; dengan koar-koar di blog-blog tetangga untuk mampir ke blog ini, tapi ternyata itu bukan gaya saya. Apalagi sampai bercita-cita untuk menjadi sosialita blog. Ah, tidak-tidak, terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menapak tilas perjalanan blog ini, akan terlihat adanya perubahan gaya maupun tema tulisan. Proses ini berjalan secara siklistik. Kadang santai kadang serius. Kadang tema yang diangkat sangat berat tapi di lain waktu bisa jadi sangat remeh. Mengapa demikian? Sebenarnya tidak ada jawaban khusus, hanya menyesuaikan dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mood &lt;/span&gt;saja. Yang pasti, blog ini saya posisikan sebagai sebuah jendela untuk memetakan pikiran-pikiran saya. Sebagai sebuah simpulan atas pertempuran yang terjadi di otak saya sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;playground&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, blog ini dibangun dengan pendekatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;inside-out&lt;/span&gt;. Saya termasuk orang yang percaya bahwa apapun yang dikerjakan dengan hati akan menghasilkan produk yang disukai. Tanpa perlu merasa terbebani dengan kualitas ataupun keharusan untuk terikat pada satu bidang tertentu, akhirnya blog ini berkembang sampai hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama rumputpagi sendiri dipilih karena beberapa alasan. Meski demikian, tidak ada arti khusus dari rumputpagi, hanya saja saya merasa nama ini memberi nuansa damai sekaligus semangat di saat yang sama ketika membacanya. Jelas ini pendapat pribadi saya saja, orang lain boleh tidak setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Header &lt;/span&gt;blog ini adalah salah satu bagian favorit saya. Sangat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;catchy&lt;/span&gt;. Sekali lagi, ini hanya selera pribadi saya. Sebenarnya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;header &lt;/span&gt;ini adalah salah satu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;personal joke &lt;/span&gt;dari saya untuk pengunjung blog ini. Banyak orang yang tertipu dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;header &lt;/span&gt;ini dengan menyangka bahwa gambar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;header &lt;/span&gt;ini adalah gambar rumput, mengingat nama blog ini adalah rumputpagi. Padahal pada kenyataannya, tanaman yang ada di gambar ini adalah tanaman padi. Jika anda jeli, di sisi kiri gambar terlihat sedikit tangkai yang berisi bulir-bulir padi. Gambar ini diambil di salah satu areal persawahan di Rancaekek, Kabupaten Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur enam tahun untuk manusia biasanya ditandai dengan mulainya proses pendidikan formal, ditandai dengan mulai masuk sekolah dasar. Umur enam tahun untuk kucing rasanya sudah cukup tua. Lalu bagaimana untuk blog? Untuk blog, umur hanyalah sebuah angka yang signifikansiny amat relatif. Namun bagaimana pun juga, enam tahun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nge-blog &lt;/span&gt;di rumputpagi.tk adalah pengalaman tersendiri untuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat ulang tahun rumputpagi dan selamat untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;postingan&lt;/span&gt; ke 200.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-9099378424226512371?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/9099378424226512371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=9099378424226512371&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/9099378424226512371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/9099378424226512371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/03/rumputpagi-sebuah-penjelasan.html' title='rumputpagi: sebuah penjelasan'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6120729304258088788</id><published>2010-03-04T09:06:00.003+07:00</published><updated>2010-03-04T09:18:54.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senam jari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><title type='text'>Bersalah dan Berdosa</title><content type='html'>Orang yang tidak membayar pajak bisa dikenai kurungan penjara karena perbuatannya melanggar hukum. Orang yang tidak memiliki SIM bisa ditilang polisi lalu lintas di jalan.  Alasannya pun sama, melanggar hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun bersalah di mata hukum, bukan berarti orang-orang tersebut berdosa. Berdosa dan bersalah adalah dua hal yang berbeda, meskipun seringkali terjadi irisan dari dua himpunan tersebut, bersalah sekaligus berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata "bersalah" akan merujuk pada hukum yang dipakai sebagai kesepakatan bersama.  Sedangkan "berdosa" merujuk pada aturan agama. Rasanya tidak ada satupun agama yang menyebutkan kewajiban untuk membayar pajak dan keharusan memiliki SIM untuk orang yang membawa kendaraan. Maka ada perbedaan sumber aturan yang dipakai untuk memutuskan status bersalah dan berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini terjadi sebagai konsekuensi atas penerapan hukum yang dibuat dengan konsensus. Suka tidak suka, ini yang harus diterima. Apabila pemerintah kemudian membuat peraturan yang menyatakan bahwa nikah siri dilarang, maka orang yang melakukan nikah siri tersebut akan memiliki status yang sama dengan pengemplang pajak dan pengemudi kendaraan yang tidak memiliki SIM, bersalah tapi tidak berdosa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6120729304258088788?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6120729304258088788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6120729304258088788&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6120729304258088788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6120729304258088788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/03/bersalah-dan-berdosa.html' title='Bersalah dan Berdosa'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4211669442086287303</id><published>2010-03-04T08:48:00.004+07:00</published><updated>2010-03-04T09:05:57.159+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senam jari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><title type='text'>Dasi dan Selendang</title><content type='html'>Memilih pakaian tentunya selalu memperhitungkan dua aspek, fungsi dan estetika. Pakaian yang dapat melindungi tubuh dan nyaman dikenakan harusnya menjadi pertimbangan pertama. Baru kemudian indah tidaknya pakaian tersebut dilihat yang menjadi perhitungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anomali terjadi pada dasi dan selendang. Pada hakikatnya, dasi dan selendang sama sekali tidak memiliki fungsi. Kedua jenis pakaian ini digunakan hanya untuk kepentingan estetika belaka. Mungkin beberapa orang ada yang memfungsikan ujung dasi atau selendang untuk mengelap mulut sehabis makan. Tapi tentu harusnya bukan itu fungsi kedua benda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dilihat dari sisi kepentingannya yang hanya untuk memenuhi syarat estetika, maka dasi dan selendang lebih tepat dikatakan sebagai aksesoris, bukan sebagai pakaian. Namun demikian, beberapa orang memposisikan benda ini, khususnya dasi, sebagai batas kepatutat pakaian untuk dikategorikan sebagai pakaian resmi. Beberapa kantor menghendaki karyawannya selalu berdasi.  Di pesta-pesta yang sifatnya resmi pun demikian, yang pria berdasi sementara yang perempuan berselendang melengkapi kebayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jadilah dasi dan selendang berada pada status abu-abu. Di antara pakaian dan aksesoris. Tidak bisa disebut pakaian karena tidak memiliki fungsi. Tidak pula bisa dikatakan sebagai sekedar aksesoris karena kehadirannya menjadi syarat formal tidaknya sebuah pakaian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4211669442086287303?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4211669442086287303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4211669442086287303&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4211669442086287303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4211669442086287303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/03/dasi-dan-selendang.html' title='Dasi dan Selendang'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-3446329189851033364</id><published>2010-03-01T21:49:00.007+07:00</published><updated>2010-03-04T09:03:45.263+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='listrik'/><title type='text'>Mall, Si Pelahap Energi</title><content type='html'>Ada sebuah laporan yang mengatakan bahwa konsumsi listrik satu mall yang berukuran sedang setara dengan konsumsi listrik Bandara Soekarno-Hatta. Maka bisa dibayangkan berapa banyaknya konsumsi listrik untuk mall-mall besar seperti Senayan City, Tunjungan Plaza, atau Paris van Java.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak aneh jika kemudian pemerintah merencanakan &lt;a href="http://www.beritakawanua.com/index2.php?option=com_content&amp;amp;do_pdf=1&amp;amp;id=138"&gt;pembatasan jam operasional mall&lt;/a&gt;. Namun menjadi aneh jika melihat kenyataan bahwa di lain pihak, ijin untuk membuat mall-mall baru tetap mudah dikeluarkan. Dalam waktu 2 tahun, semenjak 2008 sampai 2010, &lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/05/time/090120/idnews/933857/idkanal/10"&gt;jumlah mall yang bertambah di Indonesia sampai 25%&lt;/a&gt;. Sebuah angka yang tentunya amat fantastis untuk merangsang sifat konsumtif masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa inovasi memang sudah mulai dilakukan untuk menghemat energi. Di beberapa gedung, termasuk mall, eskalator yang biasa membawa pengunjung berganti tingkat pun telah direkayasa. Hal ini dilakukan dengan cara memasang &lt;a style="font-style: italic;" href="http://bayupancoro.wordpress.com/2008/07/02/variable-speed-drive-vsd-aka-inverter/"&gt;inverter&lt;/a&gt; atau &lt;a style="font-style: italic;" href="http://wanhart.wordpress.com/2008/07/21/pbi2/"&gt;intelligent motor controller&lt;/a&gt; sehingga listrik yang dikonsumsi dapat dikurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Food Court&lt;/span&gt; juga sering menjadi  sumber pemborosan listrik. Beberapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;food  court &lt;/span&gt;di mall menyediakan televisi yang sebenarnya mubazir.  Televisi menyala tanpa ada yang menonton. Sebagian besar pengunjung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;food  court &lt;/span&gt;pun lebih tertarik untuk berbincang-bincang ketimbang menonton  televisi. Mungkin lebih tepat jika yang disetel di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;food court &lt;/span&gt;adalah musik, bukan siaran  televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S4vnU9m-ueI/AAAAAAAAAJY/XXJM810Xh4w/s1600-h/DSC00723.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 105px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S4vnU9m-ueI/AAAAAAAAAJY/XXJM810Xh4w/s400/DSC00723.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443698921928833506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Televisi yang mubazir&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Membuat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;food court &lt;/span&gt;di bagian atap gedung seperti yang ada di Plaza Semanggi juga dapat menjadi opsi yang menarik. Selain untuk alasan estetika, tentunya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;food court&lt;/span&gt; di bagian atap gedung dapat mengurangi konsumsi listrik dari pencahayaan artifisial yang biasa digunakan di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;food court &lt;/span&gt;konvensional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Mytyi1KR-iE/Sz3dG5K7RdI/AAAAAAAACh0/USLnnQNbuMs/s400/sky+dining+plaza+semanggi+jakarta.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mytyi1KR-iE/Sz3dG5K7RdI/AAAAAAAACh0/USLnnQNbuMs/s400/sky+dining+plaza+semanggi+jakarta.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Suasana di Sky Dining Plaza Semanggi, Jakarta&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;&lt;br /&gt;(Sumber gambar: http://2.bp.blogspot.com/_Mytyi1KR-iE/Sz3dG5K7RdI/AAAAAAAACh0/USLnnQNbuMs/s400/sky+dining+plaza+semanggi+jakarta.jpg)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pencahayaan artifisial memang menjadi sumber konsumsi utama energi di mall selain pendingin udara. Memperbanyak jendela sehingga lebih banyak cahaya gratis pada siang hari dari matahari bisa menjadi opsi yang diperhitungkan. Mall yang biasa kita temui terkadang lebih mirip benteng beton karena sangat minim jendela. Konsekuensinya tentu cahaya matahari tidak dapat masuk ke dalam bangunan sehingga dibutuhkan pencahayaan tambahan sepanjang hari di dalam mall. Rekayasa arsitektur hari ini sudah dapat mengambil cahaya dan meninggalkan panas matahari di luar dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip &lt;a style="font-style: italic;" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Environmental_design"&gt;environmental design&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;pada desainnya hingga bangunan dapat lebih hemat energi dan lebih asri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.inhabitat.com/wp-content/uploads/fusionopolissingapuraih.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 361px; height: 261px;" src="http://www.inhabitat.com/wp-content/uploads/fusionopolissingapuraih.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fusionopolis karya &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ken_Yeang"&gt;Ken Yeang&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;(Sumber gambar: http://www.inhabitat.com/wp-content/uploads/fusionopolissingapuraih.jpg)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran mall, terutama di perkotaan, memang tidak terelakkan lagi. Selain sebagai sarana  belanja, mall juga dapat menjadi alternatif hiburan murah bahkan gratis. Ketimbang menghabiskan energi untuk menolak kehadirannya yang sudah terlanjur ada,  rasanya lebih baik untuk semakin membatasi jumlah mall yang akan dibangun dan berusaha membuat  mall yang sudah ada agar dapat berdiet dengan konsumsi energinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-3446329189851033364?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/3446329189851033364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=3446329189851033364&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3446329189851033364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3446329189851033364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/03/mall-si-pelahap-energi.html' title='Mall, Si Pelahap Energi'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S4vnU9m-ueI/AAAAAAAAAJY/XXJM810Xh4w/s72-c/DSC00723.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-1489070818709235865</id><published>2010-02-19T23:31:00.010+07:00</published><updated>2010-02-21T15:14:09.412+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indie'/><title type='text'>Negeri Maling VS Sueurs</title><content type='html'>Kalau di Januari lalu anda sempat hadir di Goethe Institut Jakarta, kemudian kebetulan ikut menyaksikan rangkaian film di hari terakhir &lt;a href="http://stosfestival.org/"&gt;South to South Film Festival 2010&lt;/a&gt;, maka mungkin  anda masih ingat dengan film yang berjudul "&lt;a href="http://www.mail-archive.com/sanggar-sastra-tasik@yahoogroups.com/msg01608.html"&gt;Negeri Maling&lt;/a&gt;". Film ini diputar di  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;rally &lt;/span&gt;film pendek yang juga memutar "Pemburu Minyak", "Purnama di Pesisir", "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ilha das Flores&lt;/span&gt;", dan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Heureux Qui Comme Edouard&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, "Negeri Maling" menceritakan perjalanan pengemudi truk  yang menemukan banyak sekali ketidakjujuran di sepanjang perjalanan  dia dan truk yang dibawanya. Sepertinya cukup banyak orang yang mengapresiasi film ini. Salah satu  buktinya adalah film ini didaulat sebagai film pembuka di ajang Festival  Film Mahasiswa Indonesia tahun 2009 yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, ternyata  ide film ini sama sekali tidak orisinal. Ketika menonton, saya langsung sadar  kalau ceritanya terlalu mirip dengan salah satu film Perancis, Sueurs (di internasional lebih dikenal dengan judul &lt;a href="http://www.plume-noire.com/movies/reviews/sweat.html"&gt;SWEAT&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S36_iK6_enI/AAAAAAAAAJI/-xNkzLDsVfw/s1600-h/sueurs.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 268px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S36_iK6_enI/AAAAAAAAAJI/-xNkzLDsVfw/s400/sueurs.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439995993678379634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sebenarnya sah-sah saja jika ada dua film yang ceritanya sama saja, bahkan sampai sama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;plek&lt;/span&gt;. James Cameron pun jelas-jelas hanya menulis ulang cerita Pocahontas ke dalam Avatar. Tapi tentu jika ingin nekad mengikuti jejak Cameron, ada syarat yang mendampinginya: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;film tersebut harus memiliki nilai lebih&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S36_vXWIdtI/AAAAAAAAAJQ/r8Fl_z2oOVA/s1600-h/avatar+pocahontas.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 389px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S36_vXWIdtI/AAAAAAAAAJQ/r8Fl_z2oOVA/s400/avatar+pocahontas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439996220351739602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari segi cerita, Avatar memang mendompleng ramuan Pocahontas. Akan tetapi, Avatar jelas memiliki banyak nilai lebih. Kombinasi teknologi grafis CGI dan 3D yang dipakai jelas menjadi salah satu pionir di era baru perfilman dunia. Bahkan film ini mungkin bisa disejajarkan dengan "&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cupid_Angling"&gt;Cupid Angling&lt;/a&gt;" yang diklaim sebagai &lt;a href="http://www.moah.org/exhibits/archives/movies/technology_development.html"&gt;film berwarna pertama di dunia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana dengan "Negeri Maling"? Apa yang membuatnya lebih baik dibandingkan dengan Sueurs? Jawabannya adalah: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tidak ada&lt;/span&gt;. Sebagai film independen, "Negeri Maling" tetap tampil tipikal dengan gaya pas-pasan. Sayang sekali jika ternyata di tengah keterbatasan teknologi yang bisa diadopsi saat ini, sineas-sineas Indonesia tetap malas untuk menggali ide-ide cerita yang lebih orisinal. Pada akhirnya, judul film ini menjadi satire sendiri untuk keseluruhan film ini, "Negeri Maling".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-1489070818709235865?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/1489070818709235865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=1489070818709235865&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/1489070818709235865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/1489070818709235865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/02/negeri-maling-vs-suers.html' title='Negeri Maling VS Sueurs'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S36_iK6_enI/AAAAAAAAAJI/-xNkzLDsVfw/s72-c/sueurs.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-9047945396496139152</id><published>2010-01-30T00:40:00.009+07:00</published><updated>2010-01-30T02:03:14.171+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>Pintu Terlarang: sebuah kritik untuk televisi?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S2MspXe8DEI/AAAAAAAAAI4/wCF8jt7_cZo/s1600-h/poster-film-pintu-terlarang1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 280px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S2MspXe8DEI/AAAAAAAAAI4/wCF8jt7_cZo/s400/poster-film-pintu-terlarang1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432234664728988738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 204, 204);"&gt;awas bocoran!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 204);"&gt;tapi kalo mau tetep nekad baca ya saya mau bilang apa. untuk kenyamanan anda sendiri saya sudah berusaha sebisa mungkin untuk menyamarkan apa-apa yang menjadi bagian film. maka dari itu jika anda belum menonton film ini kemungkinan besar anda tidak akan menangkap maksud tulisan ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 204);"&gt;hehehe.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;setelah dua kali menonton film ini sekitar hampir satu tahun yang lalu, akhirnya saya tergelitik juga untuk beropini. dengan berbekal mesin pencari google, akhirnya saya berkesempatan membaca beberapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;review&lt;/span&gt; tentang pintu terlarang. langkah yang tidak bijak ternyata karena pada akhirnya saya jadi pusing sendiri di tengah malam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pusing karena setiap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;review &lt;/span&gt;mengembangkan imajinasinya masing-masing untuk menginterpretasi film ini. sementara semua orang tidak henti-hentinya memberi puja-puji untuk film ini, saya justru memilih sikap anti populis dan berusaha realistis. dengan berusaha untuk tidak terjebak pada bayang-bayang prestasi dan portofolio joko anwar, akhirnya saya memberanikan diri untuk mengambil konklusi bahwa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;film ini &lt;/span&gt;&lt;strike style="font-weight: bold;"&gt;sampah&lt;/strike&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; biasa-biasa saja&lt;/span&gt;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yah, mungkin memang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gak &lt;/span&gt;sampah sih. film ini hanya film yang beda dari pakem film-film arus utama. saya hanya orang awam yang buta soal film-film festival dan lebih memilih untuk dibodoh-bodohi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;holywood &lt;/span&gt;untuk membayar karya-karya tipikal mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi yang mengganjal adalah, dari sekian banyak review dan reka-reka &lt;strike&gt;sok pintar&lt;/strike&gt; yang berhamburan di dunia maya, tidak ada satupun yang bisa menjelaskan (apa yang seharusnya menjadi) inti film ini: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PINTU TERLARANG &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;itu apaan&lt;/span&gt;? maka dari itu, saya tergerak untuk &lt;strike&gt;ikut-ikutan sok pintar&lt;/strike&gt; menulis ide yang terbersit di kepala saya kali ini mengenai apa sesungguhnya pintu terlarang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya saya memasrahkan diri untuk ikut dalam permainan joko anwar dalam mereka-reka isi otaknya. oh, sungguh kejamnya joko anwar karena pasti dia sangat girang bukan kepalang melihat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;reviewer-reviewer&lt;/span&gt; yang mencoba memahami film ini. belum tentu benar namun tetap saja segala puja-puji untuk beliau mengucur deras. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;arggh&lt;/span&gt;, saya membayangkan wajah joko anwar tersenyum licik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;parahnya lagi adalah jika ternyata joko anwar pun sebenarnya hanya sedang mempermainkan penonton dengan membuat plot-plot yang seolah terkembang dalam banyak persimpangan dan memang membebaskan imajinasi setiap penontonnya menginterpretasi filmnya sementara ia sendiri tidak punya interpretasi sendiri untuk film ini. semoga saja tidak. amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya mendasarkan reka cerita ini pada dua resensi yang saya temukan &lt;a href="http://old.rumahfilm.org/resensi/resensi_pintuterlarang.htm"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://thetruthaboutjakarta.multiply.com/reviews/item/31"&gt;di sana&lt;/a&gt;. untuk lebih memudahkan anda membaca tulisan ini, saya persilahkan anda untuk membaca terlebih dahulu dua tulisan tersebut (dan menonton filmnya terlebih dahulu tentu saja). tapi kalau tidak mau ya tidak apa-apa. silahkan saja melanjutkan perhatian anda pada paragraf di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya sepakat dengan pernyataan bahwa joko anwar memang sedang bercerita tentang sebuah jarak. bagaimana kamera dan monitor memberikan sebuah jarak yang aman bagi penonton untuk menikmati apa-apa yang seharusnya tabu dalam kehidupan nyata. sebuah jarak yang memberi kesempatan bagi penonton untuk menikmati "dosa" tanpa harus menjadi berdosa. kenikmatan itulah yang ditawarkan sebuah klub &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gak jelas &lt;/span&gt;bernama herosase. memberikan sajian fragmen-fragmen kehidupan beberapa orang yang diambil melalui kamera pengintai yang tersaji dalam beberapa kanal televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;film ini jelas penuh dengan metafora dan metafora yang (dengan sesuka hati) saya tangkap adalah kebudayaan pop televisi. bagaimana kita didoktrin bahwa televisi memuat berjuta informasi yang amat berguna bagi kita namun pada saat yang sama juga memuat paradoks berupa proses yang bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dehumanisasi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tayangan sadis, tidak realistis, dan imajinatif seolah mendapatkan pemakluman ketika ditonton melalui sekat berupa lembaran gelas pada tabung televisi (maafkan saya untuk mengabaikan teknologi layar yang sudah tidak menggunakan tabung). sebuah pemakluman yang kemudian sering mewujud dalam kalimat,"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yaelaaah... namanya juga pelem&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun sang tokoh utama dalam film ini, Gambir, merasakan keresahan karena menangkap realitas yang berlebihan pada televisi yang ia tonton. jika kita mendekatkan cerita ini ke kehidupan nyata pun kita akan mendapati tayangan-tayangan televisi seperti ini (yang sok realistis) semacam termehek-mehek dan realigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keresahan Gambir berbuntut pada kehidupan nyatanya. Ia merasa bahwa ada yang tidak benar dalam dunianya. tidak benar karena, entah di mana, ada seorang anak yang menjadi obyek kekerasan orang tuanya. sebuah realitas dalam wujud seorang anak yang ia lihat melalui layar televisi. Ia pun berhalusinasi bahwa ia memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan sang anak. ia merasa ada dialog yang mampu menembus sekat tabung televisi. sebuah dialog antara dia dan sang anak. akhirnya Gambir justru "terpaksa" untuk selalu melihat penyiksaan anak tersebut demi mendapatkan petunjuk di mana anak itu berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti yang sudah saya bilang tadi, bahwa layar televisi memberi jaminan batas aman bagi penonton untuk memahami mana yang nyata dan mana yang tidak. televisi menjadi saluran imajinasi yang tidak dimungkinkan untuk terjadi di alam nyata bahkan untuk menjadi saluran bagi apa-apa yang tabu. namun ketika kita sudah terpapar dengan sedemikian massifnya dengan pendaran cahaya dari televisi, maka bukan tidak mungkin semua yang ada di televisi tersebut mampu melangkah melalui sebuah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PINTU TERLARANG&lt;/span&gt; tepat menuju otak kita melalui mata. inilah pintu terlarang yang dimaksud. tanpa disadari, tayangan televisi telah &lt;a href="http://sumpahpramuka.wordpress.com/2008/11/14/horor-itu-bernama-televisi/"&gt;mencengkram kehidupan kita&lt;/a&gt; dengan begitu erat. hal ini pun telah diangkat oleh Neil Postman melalui bukunya, &lt;a href="http://www.rogerwaters.org/nowthis.html"&gt;Amusing Ourselves to Death&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah pintu yang membuat mereka mampu menjadi kewajaran di alam nyata. ya wajar-wajar saja, jika kita telah terpapar televisi dalam intensitas yang sedemikian tinggi, maka kehidupan kita pun adalah seputar yang ditayangkan televisi itu juga toh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;paparan-paparan ini kemudian secara tidak sadar membuat Gambir merasa sah-sah saja untuk mempraktekkan apa yang dia tonton di kehidupan nyata. maka ia pun menyelesaikan masalah di rumahnya dengan cara yang sudah dia pahami benar melalui televisi yang selalu ia lihat, yaitu kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;potongan metafora lain yang ada di film ini menurut saya adalah bahwa Gambir bukanlah satu orang. Gambir mewakili semua penonton yang menjadi korban adiksi televisi. Gambir dapat berupa orang biasa-biasa saja, bisa jadi seorang pematung, bisa jadi seorang suami, seorang anak, seseorang yang akhirnya menjadi gila, atau bahkan seorang pastor sekalipun (dua contoh terakhir tertuang dalam fragmen akhir film ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S2Ms6hyzY_I/AAAAAAAAAJA/aODh8H-8ELI/s1600-h/DSC00026.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S2Ms6hyzY_I/AAAAAAAAAJA/aODh8H-8ELI/s400/DSC00026.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432234959554438130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bukti kalo udah nonton dua kali!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-9047945396496139152?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/9047945396496139152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=9047945396496139152&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/9047945396496139152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/9047945396496139152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/01/pintu-terlarang-sebuah-kritik-untuk.html' title='Pintu Terlarang: sebuah kritik untuk televisi?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/S2MspXe8DEI/AAAAAAAAAI4/wCF8jt7_cZo/s72-c/poster-film-pintu-terlarang1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-8341502557639376203</id><published>2010-01-28T00:29:00.005+07:00</published><updated>2010-01-28T00:56:17.531+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bahasa dan sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>Sajak Suara</title><content type='html'>salah satu acara pembuka &lt;a href="http://stosfestival.org/"&gt;South to South Film Festival&lt;/a&gt; 2010 yang lalu  adalah pembacaan puisi oleh dua orang anak korban lumpur Lapindo. dalam  acara gladi resik, saya sempat menemani kedua anak itu mencoba sistem  suara yang ada di panggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan lantang salah satu anak itu membacakan beberapa deret kalimat  yang tercetak di selembar kertas yang sudah kumal. sementara rekannya memainkan nada-nada diatonik melalui piano mainan sebagai musik  latarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebelumnya saya sempat berpikir bahwa mereka akan memainkan puisi karya  mereka sendiri. ternyata yang mereka bawakan adalah milik orang lain.  kaget juga mendengar permainan diksi dari puisi yang dibawakan anak itu.  bait-baitnya keras menghentak meski tidak kasar. tidak mungkin ini  adalah gubahan anak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah dua bait, saya mulai merasakan aroma-aroma &lt;a href="http://www.myspace.com/homicidebdg"&gt;HOMICIDE&lt;/a&gt;. sambil  mengingat-ingat lagu &lt;a href="http://www.myspace.com/homicidebdg"&gt;HOMICIDE&lt;/a&gt; mana yang mirip dengan puisi tersebut.  terus terang saya tidak pernah benar-benar mencoba menghafalkan lirik  lagu-lagu &lt;a href="http://www.myspace.com/homicidebdg"&gt;HOMICIDE&lt;/a&gt;, kecuali barisan nisan. itupun lebih dikarenakan  barisan nisan adalah satu-satunya lagu (atau sajak?) yang dilafazkan  mereka dengan suara terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya waktunya pentas. sepanjang pembacaan puisi saya bersiap di sisi  panggung. maklum, kebagian tugas menyiapkan panggung. lepas pembacaan  puisi, kawan di sebelah saya bertanya,"tau gak tadi itu puisi siapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"gak tau.. emang siapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Widji_Thukul"&gt;widji tukul&lt;/a&gt;," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namanya memang tidak asing di telinga saya. sebagai salah satu korban keganasan praktik penghilangan orang, nama Widji Tukul telah melegenda jauh sebelum Munir wafat. namun demikian, saya baru satu kali mendengar puisinya. ah, miskin sekali wawasan sastra saya ini. setelah ditelisik lebih jauh, ternyata  puisi yang dibawakan malam itu memang begitu melegenda di kalangan &lt;strike&gt;ekstrimis&lt;/strike&gt;  aktivis kemanusiaan, sampai-sampai &lt;a href="http://www.myspace.com/homicidebdg"&gt;HOMICIDE &lt;/a&gt;menginterpretasikan puisi  ini ke dalam sebuah lagu dengan judul yang sama. inilah puisi yang dibawakan malam hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sajak Suara&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sesungguhnya suara itu tak bisa diredam&lt;br /&gt;mulut bisa dibungkam&lt;br /&gt;namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang&lt;br /&gt;dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara-suara itu tak bisa dipenjarakan&lt;br /&gt;di sana bersemayam kemerdekaan&lt;br /&gt;apabila engkau memaksa diam&lt;br /&gt;aku siapkan untukmu : pemberontakkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesungguhnya suara itu bukan perampok&lt;br /&gt;yang merayakan hartamu&lt;br /&gt;ia ingin bicara&lt;br /&gt;mengapa kaukokang senjata&lt;br /&gt;dan gemetar ketika suara-suara itu&lt;br /&gt;menuntut keadilan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesungguhnya suara itu akan menjadi kata&lt;br /&gt;ia yang mengajari aku untuk bertanya&lt;br /&gt;dan pada akhirnya tidak bisa tidak&lt;br /&gt;engkau harus menjawabnya&lt;br /&gt;apabila engkau tetap bertahan&lt;br /&gt;aku akan memburumu seperti kutukan&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-8341502557639376203?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/8341502557639376203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=8341502557639376203&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8341502557639376203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8341502557639376203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/01/sajak-suara.html' title='Sajak Suara'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6609205320348933967</id><published>2010-01-27T00:36:00.000+07:00</published><updated>2010-01-28T00:41:17.098+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='canda tawa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>Sidang</title><content type='html'>salah satu acara rutin yang menyebalkan di masa-masa aktif berorganisasi  di kampus adalah ketika harus melakukan kongres. kongres, sidang umum,  rapat akbar, suksesi, atau apalah namanya bisa menjadi pengalaman  mengerikan karena sering membahas hal-hal yang tidak substansif sampai  berjam-jam. misalnya, dalam penetapan tata tertib kongres dibahas apakah  peserta kongres harus menggunakan sepatu di dalam kongres atau tidak.  untuk kasus yang seperti ini, saya punya pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya yang ketika itu kebetulan sedang menjabat sebagai orang yang paling  bertanggung jawab atas pelaksanaan kongres tersebut (ketua pelaksana  sidang) dipaksa menjadi pimpinan presidium sementara. tugasnya sih  sepele, hanya menentukan presidium tetap untuk kongres. singkat kata,  berkat ketegasan dan manuver saya (dengan mengatasnamakan efisiensi waktu)  akhirnya saya bisa men-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;drive&lt;/span&gt; keputusan hingga tidak bertele-tele. tidak  sampai 5 menit semenjak sidang dimulai pada pukul 9.00, forum sudah  mendapatkan presidiumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;agenda pertama yang dibahas oleh presidium terpilih tentu saja adalah tata tertib sidang. sekali  lagi, sebagai orang yang bertanggung jawab atas terlaksananya kongres  ini, saya kembali bermanuver. dengan sigap saya mengusulkan untuk  mempertimbangkan tata tertib yang sudah saya buat draftnya. akhirnya  draft saya pun dibahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senyum optimis sempat mengembang. optimis sidang kali ini tidak akan  bertele-tele dan dapat selesai secepat mungkin. namun ternyata dugaan  saya meleset. adu argumen akhirnya meletus ketika membahas poin-poin  tata tertib. kebanyakan yang dipermasalahkan pun tidak substantif.  masalah pakaian yang harus dikenakan lah, masalah parameter kesopanan  lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai satu poin, akhirnya posisi saya justru tersudutkan. salah satu  poin yang sedang digodok adalah penggunaan jas almamater sebagai pakaian  yang harus digunakan. sementara saya, tidak membawa jas almamater.  setelah lobi-lobi dan adu argumentasi akhirnya disahkanlah tata tertib  sidang di mana salah satu poinnya adalah: peserta sidang diharuskan  mengenakan jas almamater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka dengan sangat ironis, orang yang sempat menjadi pimpinan presidium  sementara, orang yang paling bertanggung jawab atas pelaksanaan sidang  tersebut, harus keluar dari ruang sidang untuk mencari jas almamater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menyesalkah? oh tidak. justru saya melihat ini sebagai keberuntungan.  beruntung karena terbebas dari sidang yang rasanya akan banyak diwarnai  dengan perdebatan non-substantif. akhirnya dengan langkah kaki ringan  saya pulang ke rumah, makan siang, sholat, lalu bobok siang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6609205320348933967?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6609205320348933967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6609205320348933967&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6609205320348933967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6609205320348933967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/01/sidang.html' title='Sidang'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-7853339080615220003</id><published>2010-01-26T15:23:00.003+07:00</published><updated>2010-01-26T15:34:04.603+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><title type='text'>selamat datang supremasi hukum di Indonesia</title><content type='html'>akhir-akhir ini banyak kasus yang sebenarnya tidak terlalu penting, dilaporkan ke polisi. dulu, yang biasa menggunakan modus operandi seperti ini hanya artis-artis yang sedang mencari sensasi. tapi sekarang, tiba-tiba fenomena ini menjadi milik semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika saya tidak salah ingat, salah satu kasus awal yang cukup menyita perhatian adalah ketika seorang nenek dilaporkan ke polisi, sampai akhirnya diputuskan bersalah, karena mencuri tiga buah kakao. pasca &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booming &lt;/span&gt;kasus tersebut, mulai bertebaran aduan-aduan ke polisi yang sebenarnya hanya persoalan remeh. karena anaknya disengat oleh teman bermain anaknya, seorang bapak melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. hanya karena dihina melalui &lt;span style="font-style: italic;"&gt;facebook&lt;/span&gt;, lantas mengadu ke polisi. kasus-kasus tersebut, yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan jalan kekeluargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenarnya tidak ada yang salah jika seorang korban kemudian memilih jalur hukum untuk menyelesaikan masalahnya ketimbang menggunakan jalan kekeluargaan, apalagi melalui jalur main hakim sendiri. toh, hukum dibuat memang untuk melindungi warga yang bernaung di wilayah yuridiksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terlepas dari bijak atau tidaknya sang pelapor, justru ada sebuah kabar baik, karena ternyata sekarang rakyat mulai semakin percaya bahwa hukum bisa ditegakkan. disadari atau tidak, saat ini kita sedang berada di sebuah titik balik yang semoga saja bisa benar-benar membawa kebaikan bagi kita semua. setelah bertahun-tahun rakyat antipati terhadap hukum, ternyata sekarang keadaan mulai berbalik. selamat datang supremasi hukum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-7853339080615220003?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/7853339080615220003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=7853339080615220003&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7853339080615220003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7853339080615220003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/01/selamat-datang-supremasi-hukum-di.html' title='selamat datang supremasi hukum di Indonesia'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6580182273376149517</id><published>2010-01-18T19:57:00.004+07:00</published><updated>2010-01-19T00:21:15.083+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><title type='text'>politik statistik</title><content type='html'>politik bukan hanya sekedar angka-angka, karena yang seperti itu namanya statistik. tapi apa boleh buat, partai politik sekarang hanya peduli dengan angka, sudah enggan menyentuh akar rumput. bilapun iya, maka setiap belaian yang mereka usap ke akar rumput harus terkonversi menjadi sederet angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akar rumput lebih dipandang sebagai komoditas, bukan sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;playground &lt;/span&gt;di mana mereka bisa saling membenturkan ideologi dan konsep. padahal program-program berkelanjutan di akar rumput bisa menjadi media promosi kesuksesan suatu ideologi. hanya cuap-cuap dengan saos kecap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;filantrofi bukan sebagai tanggung jawab moral, boro-boro menambah amal. hanya menjadi penting jika bisa menjadi kemenangan di pemilu dan pilkada. tatkala pemilihan usai,  bendera warna-warni tersimpan rapat di lemari partai. tidak ada lagi yang berkibar di lokasi korban bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kacamata kuda partai politik, mereka yang dididik dengan demokrasi statistik. di mana pemenang ditentukan dengan jumlah dan rakyat tak pernah mendapat kesempatan untuk menelaah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6580182273376149517?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6580182273376149517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6580182273376149517&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6580182273376149517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6580182273376149517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/01/politik-statistik.html' title='politik statistik'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6450011065652402245</id><published>2010-01-13T09:11:00.006+07:00</published><updated>2010-01-28T00:46:34.337+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rae against the machine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><title type='text'>ideologi</title><content type='html'>dengan alasan menutupi defisit anggaran, pemerintah kota pekanbaru akhirnya memberlakukan &lt;a href="http://regional.kompas.com/read/2010/01/11/13471767/Luar.Biasa..Nasi.Bungkus.Kena.Pajak"&gt;pajak daerah sebesar sepuluh persen untuk nasi bungkus&lt;/a&gt;. ironis, ketika salah satu propinsi terkaya di indonesia justru lebih memilih untuk meminta kepada rakyat kecilnya, bukan dari mereka yang mapan yang bekerja di perusahaan-perusahaan multinasional di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin keadaan seperti ini juga yang kemudian membulatkan tekad &lt;a href="http://indomarxist.tripod.com/hmisbach.htm"&gt;H. Misbach&lt;/a&gt; untuk kemudian bergabung dalam gerakan awal PKI. marah dengan kraton yang tidak henti-hentinya menghisap darah rakyat dan kecewa dengan melempemnya perjuangan HOS Cokroaminoto dengan Muhammadiyahnya serta Serikat Islam yang justru sibuk memperkaya diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak banyak yang mengenal siapa H. Misbach saat ini. wajar saja, "fatwa haram" komunis oleh pemerintah orde baru memang membuat tenggelam banyak nama pejuang komunis di Indonesia. padahal kalau mau kita gali, kontribusi orang-orang komunis terhadap kemerdekaan Indonesia tidak bisa dibilang kecil. mulai dari aktivis-aktivis yang "menculik" Soekarno ke Rengasdengklok untuk memaksanya menyatakan kemerdekaan Indonesia sampai Ki Hajar Dewantara adalah orang-orang komunis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tulisan ini tidak ditujukan untuk membela atau memutihkan nama PKI. mungkin memang CIA memainkan peran belakang panggung yang luar biasa hebatnya pada medio 1965 yang lalu. tidak bisa disangkal bahwa memang ada keterlibatan beberapa petinggi PKI dalam gerakan tersebut seperti yang dipaparkan oleh John Roosa. namun apa tujuan semua itu? semua masih kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ide yang ditawarkan pada tulisan ini lebih membahas mengenai komunisme sebagai sebuah ideologi. dilarangnya ideologi ini di Indonesia lebih disebabkan karena pemberontakan Madiun dan G30/S-PKI. sebenarnya tidak adil memutus haram suatu ideologi hanya karena satu dua tindakan. bayangkan saja bagaimana tidak logisnya apabila Islam dilarang hanya karena adanya gerakan NII-DI/TII yang ingin makar atau karena FPI main hakim sendiri mengacak-acak tempat yang mereka sebut maksiat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;dalam perkembangannya komunisme pun memiliki banyak mazhab, ada leninisme, maoisme, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;anarcho-communist&lt;/span&gt;, dan lain-lain. kalau memang ada hal-hal yang bertentangan dengan ideologi pancasila, bukan tidak mungkin mengadopsi komunisme dengan citarasa yang lebih Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebencian masyarakat terhadap komunis sebenarnya lebih disebabkan  sentimen tanpa alasan. alasan atheisme dengan mudah dapat dipatahkan. jika memang komunisme tidak mempercayai tuhan, lantas bagaimana mungkin komunis jutru masuk ke Indonesia pertama kali melalui organisasi Serikat Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai sebuah ideologi yang berlandaskan materialisme, komunisme memang  cenderung mengabaikan eksistensi tuhan. tapi hal ini tidak membuat  mereka bisa dicap sebagai atheis. lawan utama komunisme, kapitalisme, pun  melandaskan prinsip-prinsip materialisme dan cenderung mengabaikan  eksistensi tuhan. tapi mengapa ideologi ini dapat lebih diterima di Indonesia? kedua ideologi ini bukanlah sebuah paket dengan harga pas  yang tidak dapat ditawar. lihat saja bagaimana H. Misbach yang  berjuang bersama komunis dengan tetap meletakkan Al-Quran sebagai  landasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;obrolan ideologi memang bukan makanan ringan yang bisa disantap santai di warung-warung kopi. banyak orang yang mengaku pancasilais tetapi mengancam akan membunuh siapapun yang ingin membangkitkan kembali komunisme. di mana letak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kemanusiaan yang adil dan beradab&lt;/span&gt;-nya? maka mahfumlah apabila sedikit yang paham benar dengan apa itu komunisme. pancasila pun saat ini hanya sekedar lima sila tanpa makna yang menggema tanpa jiwa di upacara hari senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak banyak yang tahu bahwa tataran ideal komunis adalah sebuah &lt;a href="http://xmelawanarusx.blogspot.com/2008/08/alegori-masyarakat-komunis-dalam-komik_11.html"&gt;masyarakat yang adil, sejahtera, dan bahagia, pun menyenangkan&lt;/a&gt;. tidak banyak yang paham bahwa komunis yang menganut paham internasionalisme (lawan dari nasionalisme) adalah penentang keras setiap bentuk penjajahan di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya sendiri tidak dalam posisi mendukung berkembangnya komunisme di Indonesia. tapi saya juga tidak akan melarang-larang. kalau Islam pun bisa semoderat PKS, maka komunisme maupun ideologi-ideologi lainnya pun bisa menjadi moderat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat saya, semua ideologi adalah utopia, sesempurna apapun ideologi tersebut. karena dalam praktiknya, ideologi tersebut tetap harus dijalankan oleh manusia, yang memiliki berjuta kealpaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6450011065652402245?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6450011065652402245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6450011065652402245&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6450011065652402245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6450011065652402245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/01/ideologi.html' title='ideologi'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-9167887719579391603</id><published>2010-01-05T12:03:00.003+07:00</published><updated>2010-01-05T12:21:53.003+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampanye'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luar negeri'/><title type='text'>menitipkan asa bumi pada film kartun dan komik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.fanpop.com/images/image_uploads/Smurfs-wallpaper-the-smurfs-251131_1024_768.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 389px; height: 291px;" src="http://images.fanpop.com/images/image_uploads/Smurfs-wallpaper-the-smurfs-251131_1024_768.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;bagaimana sebuah tontonan yang ringan ternyata bisa memuat muatan politis yang amat besar tentu amat menarik. rasanya sedikit yang menyangka bahwa kehidupan Smurf yang imut-imut itu ternyata adalah sebuah &lt;a href="http://xmelawanarusx.blogspot.com/2008/08/alegori-masyarakat-komunis-dalam-komik_11.html"&gt;alegori kehidupan masyarakat komunis&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenarnya bukan hanya smurf, banyak cerita anak-anak lain yang memiliki "pembonceng". tentunya hal ini sah-sah saja. sebuah cerita yang baik tentunya adalah cerita yang menyisipkan pesan moral di dalamnya, baik yang sifatnya bisa diterima secara umum (seperti cerita Doraemon yang mengajarkan adab dalam berkawan), sampai yang ditujukan untuk pengembangan satu ideologi tertentu seperti smurf dan masyarakat komunisnya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.babble.com/CS/blogs/famecrawler/2009/03/616dora-the-explorer-posters.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.babble.com/CS/blogs/famecrawler/2009/03/616dora-the-explorer-posters.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 192px; height: 277px;" src="http://www.babble.com/CS/blogs/famecrawler/2009/03/616dora-the-explorer-posters.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;beberapa cerita anak lain yang sarat dengan propaganda antara lain adalah Dora yang mengajarkan anak-anak Amerika Serikat sedari dini untuk memiliki rasa tenggang rasa terhadap warga keturunan latin, Si Unyil yang tema tiap episodenya selalu disesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang sedang &lt;i&gt;in&lt;/i&gt; di waktu tersebut, sampai upin-ipin yang merupakan propaganda Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penanaman moral, paham, dan ideologi kepada anak sedari dini menjadi penting karena semua itu dapat terekam dalam area &lt;i&gt;sub-conscious&lt;/i&gt; sang anak. pertarungan ideologi di masa anak-anak merupakan investasi jangka panjang yang buahnya baru akan terlihat 15-20 tahun kemudian. ketimbang berkampanye kepada orang dewasa, tentunya berkampanye kepada anak kecil akan lebih mudah diterima. anak kecil, dengan keterbatasan pengalamannya, tentu tidak memiliki banyak pembanding (&lt;i&gt;benchmark&lt;/i&gt;) atas apa yang disodorkan kepada mereka hingga mereka menjadi tidak terlalu banyak membantah dan lebih mudah mengimani apa saja yang dikatakan padanya. tentunya semua itu hanya dapat berhasil apabila dilakukan dengan komunikasi yang tepat untuk anak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/b/bb/Unyil_1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 142px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/b/bb/Unyil_1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;di tengah kefrustasian warga negara-negara dunia ketiga atas arogansi gaya hidup warga Amerika Serikat, yang menghambur-hamburkan sumber daya alam, sedangkan pemerintahnya &lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/96963/Pertemuan_COP_15_Gagal"&gt;tidak memiliki komitmen&lt;/a&gt; untuk mendorong warganya agar lebih berhemat, tentunya kampanye terhadap anak usia dini menjadi pilihan yang semakin realistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasanya sulit sekali untuk mengajak Amerika Serikat berkomitmen untuk mengurangi emisi karbonnya. mereka menolak untuk meratifikasi Protokol Kyoto, dan di tiap pertemuan COP pun Amerika Serikat selalu menjadi peserta yang paling &lt;i&gt;ngeyel&lt;/i&gt;. entah apa yang salah dengan Amerika Serikat sehingga mereka enggan sekali berkomitmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin komitmen dari mereka tidak dapat kita capai sekarang, tapi komitmen itu masih bisa kita harapkan pada tahun-tahun mendatang. kembali ke cerita anak-anak, saya teringat dengan kartun &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Captain_Planet"&gt;Captain Planet&lt;/a&gt; yang pernah saya tonton di dekade 90-an. sebuah cerita superhero yang berusaha menyelamatkan bumi dari kerusakan alam seperli limbah cair, radioaktif, sampai pembalakan hutan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.bluecollaragents.com/wordpress/wp-content/uploads/2007/12/captain-planet.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 279px; height: 130px;" src="http://www.bluecollaragents.com/wordpress/wp-content/uploads/2007/12/captain-planet.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;rasanya Amerika Serikat butuh menayangkan kartun-kartun seperti ini kembali. sebuah kartun dengan misi khususnya yang mengajarkan anak untuk lebih menghargai bumi dan lebih bertanggung jawab atas segala perbuatannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-9167887719579391603?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/9167887719579391603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=9167887719579391603&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/9167887719579391603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/9167887719579391603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2010/01/menitipkan-asa-bumi-pada-film-kartun.html' title='menitipkan asa bumi pada film kartun dan komik'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-3924413366595384053</id><published>2009-12-25T14:35:00.012+07:00</published><updated>2009-12-25T20:50:19.999+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luar negeri'/><title type='text'>recount: menghitung ulang demokrasi kotak suara</title><content type='html'>beberapa hari yang lalu iseng-iseng beli film kerjasamanya HBO sama Warner Brothers, judulnya &lt;a href="http://www.msnbc.msn.com/id/24714177/"&gt;recount&lt;/a&gt;. ternyata filmnya bagus juga. gak semua orang bakal suka dengan film ini, tapi kalo yang suka dengan intrik-intrik politik sama lobi-lobi tingkat tinggi, rasanya film ini patut ditonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemain di film ini juga gak sembarangan, aktor utamanya aja Kevin Spacey. pemain-pemain lainnya antara lain adalah Laura Dern, Tom Wilkinson, dan Denis Leary. di film produksi 2008 ini, Jay Roach sebagai sutradara mencoba menuturkan apa yang terjadi pada pemilu amerika serikat di tahun 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yah, film ini tentang bagaimana persaingan George W. Bush dan Al Gore. konflik dimulai ketika Wakil Presiden Al Gore hendak berpidato untuk menyatakan kekalahannya terhadap George W. Bush. namun di detik-detik terakhir sebelum pidato, ternyata tim sukses Gore mengetahui bahwa ada kesalahan perhitungan di wilayah Florida yang menyebabkan hasil perhitungan bisa saja berubah arah. Ron Klain, salah seorang tim sukses Al Gore akhirnya berjuang mati-matian untuk mencari kebenaran mengenai siapa pemenang pemilu yang sebenarnya. Undang-Undang negara bagian yang sudah tidak layak digunakan, kesalahan mesin penghitung (ya, di USA, mereka menghitung suara dengan mesin, bukan secara manual seperti negara kita), perbedaan interpretasi mengenai pasal di dalam Undang-undang, semua itu digunakan oleh kedua pihak (Gore maupun Bush) untuk melancarkan jalannya menuju kursi presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, sejarah mencatat bahwa akhirnya Bush yang akhirnya terpilih menjadi presiden. akan tetapi seberapa konstitusionalkah kemenangan Bush? memang Bush selalu unggul dalam setiap perhitungan ulang, namun jalannya  perhitungan ulang tersebut tidak selalu didasarkan pada kesepakatan   bersama. itulah yang dipaparkan oleh film ini. kita memang sudah tahu seperti apa hasil akhirnya, tapi menonton film ini benar-benar bisa membuat kita lupa dengan kenyataan yang ada dan secara tidak sadar kita menjadi menaruh harapan akan terjadinya perubahan pada hasil akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;catatan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kalau di pemilu Indonesia 2009, saya dibuat kesal dengan KPU, maka setelah menonton film ini saya menjadi bisa agak lebih memaklumi. karena bahkan di Amerika Serikat pun, masalah yang timbul sama-sama saja. Amerika Serikat yang katanya adalah salah satu pionir dalam kehidupan berdemokrasi di dunia pun bisa kalang kabut, apalagi Indonesia yang masih harus banyak belajar. sebagai penutup, rasanya film ini mengajarkan bahwa, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Demokrasi kotak suara memang telah gagal&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai hiburan akhir, silahkan mendengarkan lagu satir yang dibuat oleh Armada Racun dengan judul Amerika.&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.gmodules.com/ig/ifr?url=http://mike.s.duffy.googlepages.com/mp3player.xml&amp;amp;up_songURL=http%3A%2F%2Fdeathrockstar.info%2Fmedia%2Fsampratot%2F2009_10_oct%2FAmerika.mp3&amp;amp;synd=open&amp;amp;w=320&amp;amp;h=50&amp;amp;title=&amp;amp;border=%23ffffff%7C3px%2C1px+solid+%23999999&amp;amp;output=js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;sumber audio: deathrockstar.info&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-3924413366595384053?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/3924413366595384053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=3924413366595384053&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3924413366595384053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3924413366595384053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/12/recount-menghitung-ulang-demokrasi.html' title='recount: menghitung ulang demokrasi kotak suara'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-9034696253975874506</id><published>2009-12-24T20:46:00.004+07:00</published><updated>2010-07-19T21:21:59.949+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='monolog dua arah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>wisuda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TERedqHFvaI/AAAAAAAAAKg/rfk3cYZQp2s/s1600/tes.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 114px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TERedqHFvaI/AAAAAAAAAKg/rfk3cYZQp2s/s400/tes.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5495621308912090530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;mereka yang mantap melangkahkan kakinya di acara wisuda adalah orang-orang hebat. bagaimana tidak, sebagian besar dari mereka tidak memiliki apa-apa untuk hari berikutnya kecuali semangat dan cita-cita. tanpa kejelasan atas sumber penghidupan di hari esok mereka tetap bisa tersenyum bangga, membusungkan dada, lalu melempar topi ke udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya? saya tidak sehebat itu. wisuda adalah sebuah seremoni yang terlalu mewah mengingat masa depan saya yang terlampau kabur. saya merasa lebih nyaman menikmati pikuk manusia dari luar gedung ketimbang menjadi bagian dari acara wisuda tersebut. terlalu beresiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah pilihan saya. sebuah pilihan yang saya syukuri dan sama sekali tidak saya sesali. &lt;span style="color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;"&gt;=)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-9034696253975874506?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/9034696253975874506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=9034696253975874506&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/9034696253975874506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/9034696253975874506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/12/wisuda.html' title='wisuda'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/TERedqHFvaI/AAAAAAAAAKg/rfk3cYZQp2s/s72-c/tes.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-8716199227452402758</id><published>2009-12-17T00:17:00.002+07:00</published><updated>2009-12-17T05:50:20.610+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='monolog dua arah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>sepenggal cerita dari danau LSI</title><content type='html'>di kampus saya dulu, ada sebuah danau buatan. kita biasa menyebutnya danau LSI, karena letaknya yang bersebelahan dengan Gedung LSI. danau itu menjadi satu ekosistem yang cukup kompleks karena terdiri dari air, rawa, dan daratan. banyak makhluk yang hidup di sana, mulai dari burung kowak malam kelabu, katak, ular, ilalang, sampai ikan. di siang hari, biasanya ada saja satu dua bapak yang mencoba memancing ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setiap hari mungkin ada ratusan lebih orang yang melintasi tepian danau itu. mulai dari mereka yang tergesa-gesa dengan urusannya di rektorat ataupun yang hanya sekedar ingin menumpang akses internet di perpustakaan. dari sekian banyak orang yang lewat itu, rasanya hanya sedikit yang sering memperhatikan keindahan danau ini. di tepi danau ini, dibangun sebuah kantin. tetapi anehnya si pengelola justru menyekat keindahan di luar sana dengan lembaran plastik tebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya sering menikmati indahnya danau ini, sekedar menikmati terpaan angin sejuk di pinggir danau ketika berjalan melintas. sesekali saya juga mengamati kawanan burung yang mengepakkan sayapnya terbang dan mendarat. jika sedang bosan tidak jarang saya berhenti sejenak hanya untuk menikmati lingkaran-lingkaran yang terbentuk dari tetesan pelimbahan di permukaan danau yang bergerak menjauh dari pusatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;banyak keindahan yang terlewat dari bidang lihat mereka yang melintas. bukan karena mereka tidak melihat, tapi karena mereka tidak mau melihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat saya, danau LSI adalah sebuah panggung kesenian megah. setiap saat selalu mempertontonkan kemegahan karya Sang Pencipta. sampai saat malam, ketika tirai panggung utama tersingkap dan orkestrasi jangkrik mengawal ratusan bahkan ribuan kunang-kunang memainkan simfoni cahaya. kerlap-kerlip pendaran hijau-kuning tak putus-putusnya mengalir, apalagi jika hujan baru saja singgah. sesekali jika sedang beruntung, satu kunang-kunang terbang mendekat seakan memberi ucapan terima kasih atas kehadiran saya pada malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang penonton lain yang pernah hadir bersama saya pernah memaksa saya untuk mengeluarkan kamera untuk mengabadikan keindahan tersebut. namun saya tak menggubris, hanya tersenyum dan berkata,"tidak semua keindahan harus diabadikan. yang seperti ini, harus dinikmati langsung tanpa perantara."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-8716199227452402758?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/8716199227452402758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=8716199227452402758&amp;isPopup=true' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8716199227452402758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8716199227452402758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/12/sepenggal-cerita-dari-danau-lsi.html' title='sepenggal cerita dari danau LSI'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6304327476929961910</id><published>2009-12-13T23:53:00.011+07:00</published><updated>2009-12-14T10:51:51.603+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indie'/><title type='text'>the same old richard is back!</title><content type='html'>it's been a while since my last attendance on their gig. it's more than five years ago at Pekan Raya Jakarta. I remember the night. the night, that made me poke someone there that I don't know and ask, "bang, boleh numpang tidur gak? saya dari bogor nih. udah kemaleman kalo mau balik sekarang." that was freak. yeah, that's one story when I was a young gun, not a rusty revolver like now.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so when i got the information that Pas will play at Taman Mini Indonesia Indah, I think this is something that I couldn't miss. well, not only because I haven't go to any gig in the last few years, but there is some several other reasons:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;it's free! free at all! I just bring my ass there, then enjoy the show. thank you so much for Vespa Antique Club that made this event.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Taman Mini Indonesia Indah is not too far away from my residence. it just like two and half hour trip by bus or train.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;this is the main reason why i must attending the gig. the drummer for this gig is not Sandy Andarusman, but Mr. Richard Mutter, the former drummer of Pas Band itself. i heard that sandy is on his honeymoon. is it true? ah, just focus to richard mutter.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;so this is a reunion concert. if I count it right, this is the third time in the last 2 years, richard sit behind his drum set, again, for Pas Band. He resigned from Pas Band after the Psycho I.D. album. the first reunion was held in Rolling Stone Indonesia Event and the second one was on Jakarta Rock Festival. from what I read on the paper, Richard was giving some influence in those Pas Performance. he's like trigging the bomb that made the gig become much more powerful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;in the first time, I think it just a subjective opinion from peoples that miss Richard so much to play for Pas Band. so I was there, in Taman Mini Indonesia Indah, to prove it by myself.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;they start the show at 4.15 PM. well, i'm not really sure about the time precisely. it was pretty crowded and I start bang my head. I lost the repertoir. I don't even remember what was their first song, maybe it was Kembali. I was too excited to release my emotion by sing along, song after song.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SyUcjOcEfLI/AAAAAAAAAHY/E6sEtvdxysU/s1600-h/DSC00655.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 384px; height: 230px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SyUcjOcEfLI/AAAAAAAAAHY/E6sEtvdxysU/s400/DSC00655.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414765518479719602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;trisnoize, richard, and beng-beng (just 2mega  pixel phonecamera)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SyUeXji0_0I/AAAAAAAAAHg/n2b_jFt2Uvg/s1600-h/DSC00656.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 146px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SyUeXji0_0I/AAAAAAAAAHg/n2b_jFt2Uvg/s400/DSC00656.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5414767517010034498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;off course my major focus was to the only man who almost always sit during the gig. the drummer, richard mutter. he was so awful. he do not lost the way how to blend his beat to lead every song that Pas played. i feel that i was listening to their record when richard still as the drummer. the beat, the power, the style, name it! it's totally perfect! he is one of the best hard rock drummer that indonesia ever had. even when Pas was playing their soft song, the beat is still powerful, but not excessive. Richard got his style.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;if i have to choose between richard and sandy, frankly i have to choose richard. well, sandy is okay, not bad. he is good enough, but the problem is Pas's songs need a powerful, a very very powerful drum beat. that is what Sandy doesn't has.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so the gig was closed by a powerful song, Jengah from their 2.0 album. overall, the show brings my memory back to my days when i was young. yeah, I'm not young anymore. i didn't put myself to the mosh-pit like what i always do when i was a high school boy. not only because i was bringing my lady, but i think i don't have any excess power to slam my body anymore. then the show is over. i ended the evening with a blasting memory from the past. hopely it will give me another stock of flush.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6304327476929961910?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6304327476929961910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6304327476929961910&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6304327476929961910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6304327476929961910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/12/same-old-richard-is-back.html' title='the same old richard is back!'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SyUcjOcEfLI/AAAAAAAAAHY/E6sEtvdxysU/s72-c/DSC00655.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2145620019625864770</id><published>2009-12-10T17:26:00.014+07:00</published><updated>2009-12-10T18:32:39.891+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>redefinisi masakan indonesia ala warteg</title><content type='html'>saya dulu pernah berpikir kalau warung tegal (warteg) mungkin sebenarnya  bisa kita harapkan untuk melestarikan pusaka kuliner nusantara.  bagaimana tidak, warung nasi dengan penjual dari tegal ini tersebar di  pelosok negeri. tetapi pikiran itu buru-buru saya tarik kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;warteg  punya kecenderungan untuk meredefinisikan masakan-masakan yang sudah  ada. pernah makan atau melihat rendang yang ada di warteg? rendangnya  sangat tidak rendang. beda sekali dengan rendang yang ada di rumah makan  padang. mungkin karena rendang asli padang sudah sangat kesohor, maka  muncul istilah "rendang jawa". ini adalah redefinisi masakan yang  pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekali waktu saya pernah makan di warteg yang ada di  bandung. ketika saya sedang makan, seorang pembeli lain meminta penjual  untuk membungkuskan pesanannya, "mas, tolong gudegnya tiga ribu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata  yang dimaksud gudeg di warteg ini bukanlah sayur khas jogja dengan rasa  legit, tapi sayur nangka dengan kuah santan dan bumbu cabai. pedas,  bukan manis. nangka dan hanya nangka, tanpa telur atau potongan ayam.  ini adalah redefinisi masakan yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;redefinisi masakan  ketiga akan saya buka dengan sebuah gambar berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SyDUcXPafrI/AAAAAAAAAHQ/WpzUMAlKNjI/s1600-h/DSC00440.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SyDUcXPafrI/AAAAAAAAAHQ/WpzUMAlKNjI/s320/DSC00440.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413560335839428274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ini adalah menu yang biasa saya makan waktu sahur pada bulan puasa yang lalu. ayo kita tebak isinya apa saja. yang utama adalah nasi, kemudian ada sambal goreng kentang yang dicitrakan melalui warna kuning genteng di sisi kanan gambar. selain itu kemudian juga ada orek tempe yang terlihat berwarna coklat panjang-panjang yang mendominasi bagian bawah gambar. lantas apa yang berwarna kuning di atas? potongan-potongan itu memang daging, tepat seperti yang anda pikirkan. jika anda kemudian menebak itu adalah gulai, maka tebakan anda sama seperti saya ketika pertama kali melihatnya. tapi ternyata itu bukan gulai. masakan daging dengan warna dominasi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;kuning &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;bukan hitam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;)&lt;/span&gt; itu ternyata adalah &lt;a style="font-weight: bold; font-style: italic;" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rawon"&gt;RAWON&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/02/Rawon_Setan_II.jpg/120px-Rawon_Setan_II.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 157px; height: 116px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/02/Rawon_Setan_II.jpg/120px-Rawon_Setan_II.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;gambar rawon &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;(gambar diambil dari http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Rawon_Setan_II.jpg)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2145620019625864770?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2145620019625864770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2145620019625864770&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2145620019625864770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2145620019625864770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/12/redefinisi-masakan-indonesia-ala-warteg.html' title='redefinisi masakan indonesia ala warteg'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SyDUcXPafrI/AAAAAAAAAHQ/WpzUMAlKNjI/s72-c/DSC00440.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-7027442033148806133</id><published>2009-12-09T23:26:00.008+07:00</published><updated>2009-12-10T00:31:23.908+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luar negeri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='monolog dua arah'/><title type='text'>lagu lama menyatukan dua dunia</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ruang besar atau kecil, bangunan angker atau berbunga-bunga, patung atau kaligrafi - semuanya kemeriahan panca indera untuk memuliakan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(Goenawan Muhammad)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;sebenarnya tidak ada masalah dengan dilarangnya menara masjid di Swiss. toh, tanpa menara, ummat Islam masih bisa melaksanakan ibadahnya tanpa mengurangi sedikitpun maknanya. Menara hanyalah perlambang yang tidak esensial - berbeda halnya jika yang dilarang adalah pembangunan masjid atau pemakaian jilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meskipun demikian, jangan salahkan juga jika ummat Islam bereaksi keras terhadap hal yang terlihat sepele ini. permasalahan yang ada bukan keberadaan materialistik dari menara masjid, akan tetapi lebih kepada apa yang mendasari pelarangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pelarangan menara masjid di swiss diputuskan melalui referendum rakyatnya dengan hasil lebih dari 57% warga swiss menolak pendirian masjid dengan kemenangan di 22 dari 26 propinsi yang ada di swiss. dari sini kita sudah bisa melihat bahwa ada ketakutan rakyat swiss terhadap islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika ditarik lebih lebar, ketakutan akan islam tidak hanya terjadi di swiss, akan tetapi sudah mulai menginfeksi keseluruhan eropa. demonstrasi anti islam garis keras yang berubah menjadi demonstrasi anti islam (saja) di inggris, pelarangan jilbab di sekolah-sekolah umum perancis, pembuatan kartun yang menghina nabi Muhammad SAW di Denmark, dan kontroversi pendirian masjid terbesar se-eropa di jerman telah menjadi pembuka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;islamophobia &lt;/span&gt;sebelum keputusan swiss melarang pembangunan menara masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketakutan ini sendiri memang bukan tanpa alasan. adanya kelompok islam garis keras yang kerap menebar teror dengan sasaran orang-orang barat (amerika serikat dan eropa) harus kita akui dengan sesadar-sadarnya. maka dari itu mengetahui akar permasalahan menjadi penting, karena dengan demikian kita bisa mendapatkan panduan tepat dalam menentukan solusi yang diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penolakan atas kebijakan yang sangat diskriminatif memang sangat diperlukan. dengan langkah apa hal itu dilakukan, inilah yang harus dipilih dengan cermat. melakukan demonstrasi dengan poster-poster yang provokatif rasanya bukanlah pilihan yang tepat. apalagi jika sampai melakukan perusakan yang ujung-ujungnya hanya menimbulkan rasa tidak nyaman. hal ini sama saja dengan menebalkan anggapan bahwa islam memang agama dengan ummat yang brutal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komunikasi dunia barat dengan islam yang damai harus lebih sering dijalin. sudah saatnya islam membuka dirinya kepada dunia. mengundang masuk - bukan hanya mempersilahkan, tapi mengundang - siapa saja dengan senyum terindah ke lingkungan kita. izinkanlah mereka satu kesempatan untuk memahami apa yang kita rasakan. memahami bahwa islam sebagai (mungkin) satu-satunya agama yang tidak hanya mengatur urusan akherat saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua pemaparan di atas sebenarnya hanyalah lagu lama yang kembali dimainkan dengan aransemen berbeda. sebuah lagu usang yang mulai membosankan mengenai bagaimana cara menyatukan dua dunia. akan tetapi lagu ini akan terus berkumandang selama paparan ini hanya berhenti sebagai sekadar pendaran layar monitor atau sapuan tinta di atas kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;how long must we sing this song? (Sunday, bloody sunday - U2)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-7027442033148806133?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/7027442033148806133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=7027442033148806133&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7027442033148806133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7027442033148806133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/12/lagu-lama-menyatukan-dua-dunia.html' title='lagu lama menyatukan dua dunia'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5393084391407128915</id><published>2009-11-23T23:33:00.005+07:00</published><updated>2009-11-23T23:41:20.052+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita orang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='monolog dua arah'/><title type='text'>karena hukum tidak melihat</title><content type='html'>jika anda termasuk korban film india di TPI pada dekade 90-an, maka  pasti anda jamak melihat gambar patung justitia, dewi keadilan  berdasarkan mitologi romawi. dalam pendeskripsiannya, digambarkan bahwa  justitia memegang pedang di tangan kanan, neraca di tangan kiri, serta  penutup mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/Swq6xet571I/AAAAAAAAAHA/04EW5FXKWZ0/s1600/justitia.gif"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 178px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/Swq6xet571I/AAAAAAAAAHA/04EW5FXKWZ0/s320/justitia.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407339661833662290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;penutup mata menggambarkan bahwa hukum harus (atau setidaknya diharapkan) berlaku imparsial atau tidak memihak. hukum akan berlaku adil tanpa memandang bulu, pangkat, strata, kasta, status ekonomi, derajat pendidikan, umur, gender, ataupun pendikotomian lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka tidak ada yang salah ketika seorang minah, nenek yang tertangkap tangan karena mencuri 3 buah kakao, &lt;a href="http://www.hariansumutpos.com/2009/11/nenek-miskin-bikin-hakim-menangis.html"&gt;kemudian dihukum 1 bulan 15 hari dengan masa percobaan 3 bulan&lt;/a&gt;. mencuri 3 buah kakao mungkin memang terdengar sepele, tapi itulah hukum. suka tidak suka, hukum telah disepakati dan sebagai konsekuensinya, hukum harus kita taati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;muncul suara-suara yang menyayangkan jaksa karena tidak memberikan kebijaksanaannya, misalnya mengeluarkan surat keputusan penghentian penuntutan (skp2). rasanya kebijaksanaan (atau lebih tepatnya pengecualian) adalah sebuah keistimewaan yang tidak dimiliki hukum. hanya presiden yang memiliki hak prerogatif seperti abolisi atau amnesti. badan yudikatif seperti kejaksaan tidak memiliki hak istimewa semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lantas bagaimana dengan koruptor-koruptor kakap yang terkesan sulit diusut padahal telah menimbulkan kerugian jauh lebih banyak ketimbang 3 buah kakao? situasi ini memang adalah sebuah ketidakadilan dan kita harus bergerak menuju keadilan tersebut. akan tetapi keadilan tersebut bukan didapat dengan cara menafikan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hukum harus ditegakkan, bukan justru dibaringkan. bagaimanapun juga, sang nenek bersalah karena telah mencuri. untuk itu beliau harus menerima konsekuensi hukumnya sesuai dengan keputusan majelis hakim. masih bebasnya koruptor di luar tidak dapat dijadikan alasan untuk membebaskan sang nenek dari tuntutan. keadilan hanya bisa didapat dengan memenjarakan koruptor-koruptor tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hukum memang buta, namun masyarakat tidak. masyarakat yang kemudian memiliki keistimewaan untuk membuat kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam menyikapi situasi. seandainya sang mandor, yang melaporkan nenek minah, memanfaatkan keistimewaannya untuk berlaku bijaksana dengan tidak melaporkan perbuatan nenek minah, maka sistem hukum tidak perlu bergerak. hukum hanyalah suatu sistem yang tidak memiliki hati. kitalah, manusia-manusia bebas, yang memiliki hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber gambar: http://www.kuemin-law.ch/Angebot/justitia.gif&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5393084391407128915?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5393084391407128915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5393084391407128915&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5393084391407128915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5393084391407128915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/11/karena-hukum-tidak-melihat.html' title='karena hukum tidak melihat'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/Swq6xet571I/AAAAAAAAAHA/04EW5FXKWZ0/s72-c/justitia.gif' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2353152631114830249</id><published>2009-11-16T01:37:00.007+07:00</published><updated>2009-11-16T03:15:38.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehutanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><title type='text'>kiamat sudah (seberapa) dekat?</title><content type='html'>ketika akan meratifikasi protokol kyoto mengenai perubahan iklim, terjadi sidang alot di parlemen negara kita. di satu sisi ada pihak yang merasa protokol ini adalah harga mati karena menyangkut kemaslahatan ummat manusia, namun di sisi lain, ada pihak yang mempertanyakan apa untungnya bagi indonesia meratifikasi potokol ini. pihak kedua merasa indonesia mestinya perlu memanfaatkan posisi tawarnya untuk mendapatkan keuntungan lebih ketimbang meratifikasinya secara cuma-cuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;singkat kata, sidang ini berjalan sengit hingga tiba waktu istirahat. entah atas ide siapa, sebagai hiburan di waktu istirahat tersebut, diputar film "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;the day after tomorrow&lt;/span&gt;" yang menceritakan petaka di berbagai penjuru dunia akibat perubahan iklim. selesai istirahat, sidang pun dilanjutkan. hiburan film tersebut ternyata mampu membuat pihak-pihak yang tadinya kontra menjadi lebih lunak hingga akhirnya parlemen indonesia meratifikasi protokol kyoto. penggambaran "kiamat" oleh rolland emmerich agaknya cukup membuat gentar anggota parlemen kita. mungkin bukan hanya anggota parlemen, banyak di antara kita mungkin juga mendapatkan sensasi yang serupa, gentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;with great power comes great reponsibility&lt;/span&gt;. hal ini mungkin yang dilupakan emmerich. sukses membangun kesadaran atas kehidupan di bumi (walaupun terkadang kesadaran itu hanya sebatas slogan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;go green &lt;/span&gt;atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;stop global warming&lt;/span&gt;),  emmerich akhirnya kembali membuat film dengan tema kiamat, 2012. dengan memanfaatkan dongeng kiamat pada tahun 2012 (yang katanya berdasarkan pada kalender kuno bangsa maya),  akhirnya film ini dicap sebagai salah satu film paling oportunis sepanjang masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketidaknyamanan masyarakat dunia mengenai isu kiamat 2012 sebenarnya sudah ada semenjak bertahun-tahun yang lalu, namun promosi viral dari film ini membuat orang semakin mencari informasi dasar prediksi kiamat tersebut. celakanya tidak semua informasi yang tersedia teruji secara ilmiah sehingga menyebabkan semakin banyak orang menjadi resah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbagai bantahan akhirnya keluar, mulai dari pimpinan komunitas suku maya aztec, sebagai pewaris kalender kuno suku maya, sampai dari &lt;a href="http://astrobiology.nasa.gov/ask-an-astrobiologist/intro/nibiru-and-doomsday-2012-questions-and-answers"&gt;david morrison&lt;/a&gt;, yang merupakan ilmuwan astronomi senior di NASA. salah satu kutipan morrison di artikel tersebut adalah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;As far as the safety of the Earth is concerned, the important threats  are from global warming and loss of biological diversity, and perhaps  someday from collision with an asteroid or comet, not the  pseudoscientific claims about 2012.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beruntung di indonesia tidak banyak orang yang peduli dengan isu kiamat ini. namun bagaimanapun juga, segala cerita 2012 ini akhirnya membuat kita sedikit lupa dengan ancaman kiamat yang benar-benar sedang mengintai, yaitu perubahan iklim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam konferensi UNFCC tahun 2007 yang lalu di Bali, presiden COP-13 menegaskan bahwa 2009 adalah tenggat waktu bagi negara-negara di dunia ini untuk menghasilkan kesepakatan baru untuk menggantikan protokol kyoto yang akan kadaluarsa pada 2012. besar harapan masyarakat pecinta lingkungan dunia akan lahirnya sebuah protokol baru yang memutakhirkan protokol kyoto. sebuah protokol yang disepakati negara-negara sedunia, yang bukan hanya akan menyepakati penurunan emisi, namun juga dapat mempertahankan kelestarian hutan yang ada dari &lt;a href="http://blog.greenpeace.or.id/?p=415"&gt;ancaman keserakahan segelintir manusia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;konferensi UNFCCC di Coppenhagen yang akan berlangsung kurang lebih 3 minggu lagi akan menjadi penentunya. pertemuan ini bisa jadi akan amat menentukan apakah kiamat bagi ummat manusia sudah benar-benar di pelupuk mata, atau masih bisa "ditangguhkan".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2353152631114830249?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2353152631114830249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2353152631114830249&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2353152631114830249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2353152631114830249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/11/kiamat-sudah-seberapa-dekat.html' title='kiamat sudah (seberapa) dekat?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6057264025998918840</id><published>2009-11-12T20:17:00.005+07:00</published><updated>2009-11-12T21:56:41.770+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='canda tawa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>Suara-suara di dalam toilet</title><content type='html'>akhirnya setelah sekian lama gak nonton ke bioskop, akhirnya tadi nonton lagi! bener-bener pengalaman yang gak nyenengin lho tadi... bukan, bukan karena filmnya yang serem! well, pelmnya emang sadis sih, tapi kejadian di toilet bioskop itu yang bener-bener bikin shock!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berhubung gue anti make urinoir, apalagi setelah diceritain &lt;a href="http://bogorwatch.wordpress.com/2008/04/14/gay-di-elos/"&gt;pengalaman buruk&lt;/a&gt; seorang temen di urinoir, maka untuk sekedar pipis pun gue milih untuk make kloset. nah.. pas di toilet ini pengalaman buruk itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi, toilet ketika itu lagi dalam keadaan sepi. pas lagi sibuk menghadapi kloset, tiba-tiba dari bilik toilet sebelah terdengar suara itu. suara yang berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;eee.... eeemph... hmmmppffft... *plung*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;AAAAARGH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Moral: musik di dalam toilet adalah inovasi mahsyur untuk mengkamuflasekan suara-suara seperti tadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6057264025998918840?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6057264025998918840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6057264025998918840&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6057264025998918840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6057264025998918840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/11/akhirnya-setelah-sekian-lama-gak-nonton.html' title='Suara-suara di dalam toilet'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2758262419564907254</id><published>2009-11-08T22:12:00.004+07:00</published><updated>2009-11-08T22:40:44.130+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='transportasi'/><title type='text'>mobil profit: sebuah angkutan alternatif?</title><content type='html'>pernahkan anda terpikir dari mana datangnya mobil-mobil yang biasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nangkring&lt;/span&gt; di etalase &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dealer &lt;/span&gt;mobil di berbagai kota? sebagian besar mobil-mobil tersebut dibuat di daerah jakarta utara, bekasi, tangerang, dan beberapa kota lain di jawa tengah seperti semarang dan magelang. dari tempat dibuat, mobil-mobil tersebut kemudian dibawa ke berbagai kota, dari jawa timur sampai jambi, dengan cara dikendarai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sopir-sopir yang mengemudikan mobil-mobil tersebut biasa disebut dengan istilah sopir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;profit &lt;/span&gt;atau sopir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;profit engine&lt;/span&gt;. entah apa artinya, tidak ada yang benar-benar tahu dari mana dan sejak kapan istilah ini dipakai. untuk perjalanan satu malam, biasanya sopir tersebut dapat mengantongi uang sebesar Rp 60.000,00, setelah dipotong ongkos kembali ke jakarta. bukan jumlah yang besar memang, bahkan amat kecil jika dibandingkan dengan usaha yang harus dilakukan. tidak heran jika kemudian banyak sopir profit yang "nakal".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;sesuai dengan peraturan perusahaan, sopir sebenarnya dilarang menaikkan penumpang selama perjalanan. sudah tentu tidak ada perusahaan yang mau mengambil resiko interior kendaraan baru yang siap jual itu menjadi rusak atau kotor akibat ulah penumpang gelap. akan tetapi, minimnya penghasilan dan banyaknya kesempatan yang terbuka membuat sopir-sopir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;profit &lt;/span&gt;banyak yang menjadi acuh dengan peraturan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contohnya di dalam kapal ferry merak-bakauheni. mobil-mobil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;profitan &lt;/span&gt;biasa menyeberang ke sumatera antara pukul 22.00 sampai 03.00 WIB.  tujuan akhir mobil-mobil ini beragam, mulai dari bandar lampung sampai  jambi. tidak sulit membedakan mobil ini dengan mobil pribadi lainnya. ciri-ciri mobil profitan antara lain adalah tidak berlapis film  pada kacanya, jok masih berlapis plastik, dan biasanya ada coret-coretan  spidol pada kaca depan. mobil-mobil ini sudah jamak mencari penumpang di atas kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;biasanya di atas kapal sudah ada calo yang siap mencarikan penumpang. calo-calo ini sudah menjadi penguasa di atas kapal. sopir tidak diperkenankan mencari penumpangnya sendiri.  untuk perjalanan dari kapal sampai bandar lampung, tarif yang dikenakan adalah Rp 30.000,00. penarikan uang pun biasanya dilakukan oleh calo. dari jumlah tersebut, calo biasanya mendapatkan Rp 10.000,00. tapi tidak jarang calo meminta lebih. jika dihitung-hitung, sopir biasanya hanya mendapatkan tambahan sekitar Rp 100.000,00 - 140.000,00 sampai di bandar lampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak sedikit penumpang tujuan bandar lampung yang tergiur untuk memakai jasa angkutan gelap ini. bagaimana tidak, jika mereka turun di bakauheni dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus, maka ongkos yang harus mereka keluarkan adalah sebesar Rp 17.000 untuk bus non AC dan Rp 25.000 untuk bus AC. selisih uang tersebut dinilai memadai karena bus-bus tersebut tentu berjalan lebih lambat dari mobil-mobil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;profitan&lt;/span&gt;. belum lagi bus-bus tersebut biasa mengetem terlebih dahulu sampai penumpang penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;opsi lain dengan menggunakan jasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;travel &lt;/span&gt;juga masih kalah pamor bagi mereka yang sudah merasakan menjadi penumpang gelap. banyak penumpang yang enggan berjalan kaki cukup jauh dari kapal ke terminal pelabuhan. belum lagi calo-calo yang setengah memaksa sehingga sering meresahkan. alasan lain untuk tidak naik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;travel&lt;/span&gt; adalah karena tarif yang dikenakan masih lebih mahal Rp 5.000,00 dibandingkan dengan tarif mobil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;profitan&lt;/span&gt;, belum lagi jika sopir dengan seenak jidatnya tiba-tiba meminta ongkos lebih karena menilai jarak tujuan sangat jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setiba di pelabuhan bakauheni, mobil-mobil dengan penumpang gelap tersebut langsung menempuh jalan  menuju bandar lampung. lepas dari genggaman calo, bukan berarti tantangan bagi sopir profit menjadi usai. "bahaya predator" masih mengintai. polisi adalah predator yang dimaksud. paham akan "dosa" yang dilakukan sopir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;profitan&lt;/span&gt;, polisi pun acap kali mengail di air keruh. jika sial dan diberhentikan polisi, sopir harus rela berbagi uang hasil menarik penumpangnya dengan polisi. jika beruntung, mereka cukup memberi Rp 10.000,00 saja. tapi kalau lagi apes, polisi bisa meminta Rp 10.000,00/penumpang yang ada. ini setara dengan setengah dari penghasilan tambahan sopir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;profit &lt;/span&gt;yang hanya Rp 20.000,00/penumpang! untuk mengelabui mata polisi, beberapa sopir memilih untuk mengosongkan kursi penumpang depan sehingga sekilas terlihat tidak ada penumpang di dalam mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika beruntung mendapatkan sopir yang baik hati, maka anda bisa diantarkan sampai dengan alamat tujuan. akan tetapi, mobil-mobil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;profit &lt;/span&gt;biasanya diisi dengan bahan bakar yang tepat dengan jarak yang ditempuh. maka untuk mengakali tambahan jarak ini, sopir biasanya tidak mengaktifkan pendingin ruangan selama perjalanan. dengan demikian maka bahan bakar yang ada dapat menempuh jarak yang lebih jauh dari seharusnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2758262419564907254?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2758262419564907254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2758262419564907254&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2758262419564907254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2758262419564907254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/11/mobil-profit-angkutan-alternatif-di.html' title='mobil profit: sebuah angkutan alternatif?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-3739786692558584071</id><published>2009-09-13T11:49:00.002+07:00</published><updated>2009-09-13T12:10:34.365+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luar negeri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='monolog dua arah'/><title type='text'>siapa punya kebudayaan?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kalau kita coba ingat-ingat kembali pelajaran PKn, PPKn, atau PMP di jaman SD dulu, mungkin ada beberapa dari kita yang masih ingat syarat berdirinya suatu negara. syarat berdirinya suatu negara ada tiga,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;memiliki wilayah, &lt;/li&gt;&lt;li&gt;memiliki penduduk, dan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;memiliki pemerintahan yang berdaulat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;dari ketiga syarat tersebut sama sekali tidak ada yang menyinggung soal kebudayaan sebagai syaratnya. sebagaimana yang dikemukakan oleh Mitchell, &lt;blockquote&gt;kebudayaan adalah suatu perulangan aktivitas manusia yang telah memasyarakat secara sosial dan bukan sekedar dialihkan secara genetikal.&lt;/blockquote&gt;dengan mengambil definisi dari Mitchell tersebut, maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa apapun kebudayaan yang berasal dari wilayah Indonesia yang dilakukan secara terus menerus oleh suatu kelompok manusia di wilayah non-Indonesia dapat dianggap sebagai kebudayaan kelompok manusia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menyebalkan yah? tapi masih ada yang lebih menyebalkan. sesuai dengan definisi Mitchell itu juga, apabila kita sebagai bangsa Indonesia tidak lagi melakukan aktivitas budaya kita, maka kita tidak berhak lagi mengakui kebudayaan itu sebagai kebudayaan kita karena kebudayaan tidak sekedar dialihkan secara genetikal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-3739786692558584071?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/3739786692558584071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=3739786692558584071&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3739786692558584071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3739786692558584071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/09/siapa-punya-kebudayaan.html' title='siapa punya kebudayaan?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6042428454102331806</id><published>2009-09-12T04:16:00.003+07:00</published><updated>2009-09-12T05:13:17.962+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><title type='text'>Ramadhan oh Ramadhan</title><content type='html'>rasanya bulan Ramadhan dari tahun ke tahun semakin kehilangan kesakralannya. banyak acara yang bertema Ramadhan tapi sedikit yang memasukkan esensi Ramadhan itu sendiri ke dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau dulu acara buka bersama selalu diisi dengan kajian keagamaan, maka saat ini buka bersama banyak yang hanya sekedar makan malam bersama. kalau dulu acara TV menyambut Ramadhan banyak yang bercerita tentang Ramadhan itu sendiri, sekarang acara TV hanya sekedar berganti baju menjadi baju Ramadhan. acara tanya jawab keagamaan di waktu sahur berganti wujud menjadi acara lawak-lawak dan kuis interaktif, yang tidak lebih baik daripada SDSB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tudinglah liberalisme dan semangat pluralisme kebablasan yang membebaskan ekspresi setiap insan manusia sehingga bau surga Ramadhan semakin pudar dari tahun ke tahun. salahkan kapitalis yang berusaha menggeser semua manfaat transterestrial menjadi apa saja yang sifatnya material.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akankah Ramadhan di negeri kita akan menjadi seperti natal di negeri menara kembar rubuh? menjadi sebuah budaya, bukan lagi ritual keagamaan. menjadi sebuah momen yang sah-sah saja untuk dirayakan dan dihayati oleh siapa saja? bahkan parahnya lagi, dengan cara bagaimana pun..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6042428454102331806?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6042428454102331806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6042428454102331806&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6042428454102331806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6042428454102331806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/09/ramadhan-oh-ramadhan.html' title='Ramadhan oh Ramadhan'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4206866086332389925</id><published>2009-09-01T22:51:00.006+07:00</published><updated>2009-09-01T23:07:36.136+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lirik sendiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persaingan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luar negeri'/><title type='text'>sekali ini, kita bicara soal orisinalitas</title><content type='html'>walau hanya sekejap, tapi saya berani bilang bahwa saya pernah berkecimpung di dunia kreatif. sebagaimana anak muda lain yang sedang meraba identitasnya, saya memilih untuk nge-band bersama teman-teman sekolah ketika itu. dengan modal suara pas-pasan dan pengetahuan struktur lagu yang jauh dari memadai, saya masih mampu membuat beberapa lagu. ya, beberapa lagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lagu-lagu yang selalu dengan bangga saya dendangkan sambil bersusah payah menarikan jemari mengganti kuncian pada frat-frat gitar. tidak peduli ada atau tidak ada yang mendengar, tidak peduli ada atau tidak ada yang mengapresiasi. untuk saya, dengan kemampuan minimal, mampu merangkai lagu sendiri adalah kebanggaan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/Sp1GJrQaLOI/AAAAAAAAAG4/PZgZVvwO49o/s1600-h/Campaign+Guitar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/Sp1GJrQaLOI/AAAAAAAAAG4/PZgZVvwO49o/s320/Campaign+Guitar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376530662194556130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;dengan gitar ini, lagu-lagu itu biasa saya mainkan.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;tak jarang teman berkomentar tentang lagu-lagu saya. tidak terlalu banyak yang mengapresiasi memang. tetapi sering kali komentar mereka seperti ini, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ini lagu siapa sih? kayaknya gue pernah denger.&lt;/span&gt;" mahfum mereka menanyakan lagu siapa, karena memang lagu-lagu tersebut baru saya perkenalkan ke telinga mereka. tetapi banyak dari mereka yang seperti sudah familiar dengan lagu-lagu saya. seperti berusaha mengingat, tapi kemudian ingatan tersebut tersangkut di salah satu lekukan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasanya tidak ada orang yang mau disebut plagiat. namun bagaimanapun juga, pengaruh luar akan selalu ada di dalam setiap karya, termasuk karya musik. dengan wawasan musik yang ada, tentunya saya pun secara tidak sadar menjadi "dituntun" ketika membuat lagu. dituntun oleh wawasan saya. saya dituntun intuisi saya untuk membuat progresi yang enak dilangkahkan, saya dituntun oleh intuisi saya untuk merangkai lirik yang megah, dan intuisi saya digerakkan oleh pengetahuan musik yang saya miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karya-karya saya tidak mungkin orisinil. sama seperti karya orang-orang lain juga. dari pee wee gaskins sampai Sebastian Bach, mereka semua pasti memiliki pengaruh dari luar. bisa dipastikan tidak ada yang orisinil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka ketika ribut-ribut lagu kebangsaan Malaysia dituduh menjiplak lagu Terang Bulan, saya memilih untuk tidak ambil pusing. ternyata pilihan sikap saya seperti mendapatkan pembenaran. selang beberapa hari kemudian Remy Silado pun memberi klarifikasi bahwa ternyata lagu &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2009/08/31/151958/1193245/10/terang-bulan-saduran-lagu-prancis-karya-pierre-jean-de-beranger?991101605"&gt;Terang Bulan pun menyadur lagu perancis&lt;/a&gt;. lucu sekaligus ironis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk apa capek-capek menuduh mereka penjiplak? toh sehebat apapun progresi not yang bisa dibuat tetap saja maksimal berpijak pada 7 not yang ada pada tangga nada diatonis. orisinalitas dalam musik sudah hilang sejak awal. orisinalitas di dalam musik sudah habis ketika bunyi pertama terdengar di dunia ini. orisinalitas itu hanya milik Ia, Yang Maha Mencipta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4206866086332389925?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4206866086332389925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4206866086332389925&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4206866086332389925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4206866086332389925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/09/sekali-ini-kita-bicara-soal.html' title='sekali ini, kita bicara soal orisinalitas'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/Sp1GJrQaLOI/AAAAAAAAAG4/PZgZVvwO49o/s72-c/Campaign+Guitar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4146318459249858037</id><published>2009-08-04T16:10:00.001+07:00</published><updated>2009-08-04T16:24:29.032+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita orang'/><title type='text'>Urip Ariyanto (1949-2009)</title><content type='html'>di saat anak-anak gamang mencari pegangan akan siapa yang dapat dijadikan sebagai role model, mbah surip hadir untuk manjadi tempat berpegangan sementara. krisis lagu anak-anak membuat lagu tak gendong menjadi sangat dekat dengan dunia anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yah, lagu ini sejatinya tidaklah dibuat untuk membidik pasar anak-anak. tetapi lirik dan musik yang sederhana justru membuat lagu ini amat kuat menggamit konstituen anak-anak. lebih dari itu, lagu ini tidak perlu membuat orang tua khawatir, karena temanya bukan sesuatu yang menyangkut selingkuh, putus cinta, dan "blablabla"-nya orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mbah surip bukan anak kemaren sore di dunia musik indonesia. kiprahnya sudah semenjak bertahun-tahun yang lalu. perjuangannya tidak mudah. kalau sekarang ia sesukses saat ini, nyata bahwa ia bukanlah buah karbitan ala acara talent show seperti aindoensian idol. ia adalah buah dari kerja keras dan konsistensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka dari itu, mari lupakan soal kualitas, lupakan keindahan vokal, lupakan kekuatan napas, vibra, falset, lirik puitis, atau apapun itu. karena itu semua bukanlah dagangan yang ada di tiap lapak lagu mbah surip. mbah surip adalah seorang penyanyi yang tidak hanya bernyanyi untuk mereka yang mendengarkan, tapi lebih dari itu, dia bernyanyi untuk dirinya sendiri dengan jujur. setiap nyanyian yang jujur akan selalu dapat diapresiasi dengan baik oleh orang lain, seaneh apapun lagu itu. mbah surip sudah membuktikannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4146318459249858037?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4146318459249858037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4146318459249858037&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4146318459249858037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4146318459249858037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/08/urip-ariyanto-1949-2009.html' title='Urip Ariyanto (1949-2009)'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-1829697405121206323</id><published>2009-07-16T07:34:00.003+07:00</published><updated>2009-07-16T07:49:43.812+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='monolog dua arah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>saya mulai berpikir untuk mundur</title><content type='html'>ketika anda membaca tulisan ini, bisa dipastikan bahwa saat ini saya sudah tidak lagi berstatus sebagai mahasiswa. bukan hal besar, tapi apakah saya masih sebagai orang yang sama? itu adalah pertanyaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tulisan ini saya buat di pinggiran kota bandung. di dalam sebuah kamar kecil, ketika mendung mulai mengarsir langit sore. saat tulisan ini dibuat, saya masih sedang berusaha menyelesaikan sisa tanggung jawab saya sebagai salah satu korban budaya feodal pendidikan yang bernama SEKOLAH dan KAMPUS. sebuah budaya yang sama sekali tidak saya suka. mungkin itu juga yang menjadi inhibitor kelulusan saya dari kampus. saya tidak akan memberikan argumen yang akan membenarkan kenapa masa pendidikan formal saya menjadi amat lama dengan hasil yang minim. terus terang saat ini saya sudah lelah jungkir balik untuk menuntut &lt;strike&gt;gelar&lt;/strike&gt; ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya hanya berandai-andai, apakah ketika tulisan ini anda baca, saya sudah bisa menikmati itu semua? apakah saya sudah bisa mencapai semua yang dulu pernah saya cita-citakan yang tergambar dalam sebuah plot besar idealisme saya. kalaupun memang belum, apakah saya masih bisa tetap bertapak di sisi yang semakin mengecil ini? apakah saya tetap bisa melangkah di sisi yang semakin sempit yang anginnya semakin kencang bertiup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di penghujung satu fase masa pendidikan formal saya ini, saya mulai memikirkan satu tahun ke depan. di manakah saya satu tahun lagi? apa yang sedang saya lakukan? apakah hati saya masih tetap teguh meyakini dan membela apa yang selama ini saya bela dan yakini? apakah saya masih tetap memandang konsep kapitalisme, neo-liberalisme, pasar global, dan segala macam derivatnya sebagai perpanjangan tangan dari orang-orang rakus egois yang menggunakan kacamata kuda dan tidak peduli dengan orang lain di sekitarnya? atau justru saya tidak ubahnya laik mereka yang mengemis-ngemis pada kasta tertinggi konsep ini. mengemis untuk sebuah jaminan hidup yang akan baik, hidup yang nyaman, namun dengan jalan menggilas orang-orang yang pinggir dan semakin terdesak ke pinggir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kapal saya sudah hampir berlabuh. semakin jelas daratan itu di hadapan saya. semakin gentar saya menatapnya. sungguh, hati kecil saya masih menolak untuk berdamai dan menyerah. saya ingin melawan semua yang saya anggap tidak benar, tapi saya juga merasa kecil. merasa tak berdaya. merasa lebih baik menyerah saja. merasa lebih baik menerima segala kemewahan yang bisa ditawarkan sebagai suatu anugerah. sebagai modal untuk membangun hidup yang baik, berkeluarga, membahagiakan orang tua, dan segala macam pembenaran dan pemaksaan yang dengan mudahnya bisa kita temukan. saya mulai berpikir untuk mundur, tidak lagi keras seperti karang yang menantang, tidak juga seperti bunglon yang membaur sembari menunggu mangsanya lengah. saya hanya ingin mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bandung, 15 desember 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-1829697405121206323?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/1829697405121206323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=1829697405121206323&amp;isPopup=true' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/1829697405121206323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/1829697405121206323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/07/saya-mulai-berpikir-untuk-mundur.html' title='saya mulai berpikir untuk mundur'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-7396716497297722956</id><published>2009-06-23T12:16:00.002+07:00</published><updated>2009-06-23T12:20:24.299+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>catatan pelajar alam</title><content type='html'>kita belajar untuk merasa.&lt;br /&gt;belajar untuk mencinta.&lt;br /&gt;maka adalah wajar jika terkadang terselip silap,&lt;br /&gt;tak sengaja menyakiti,&lt;br /&gt;dan sesekali kita menjejak salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kita tetap belajar.&lt;br /&gt;belajar untuk mengangkasa.&lt;br /&gt;menebar badai.&lt;br /&gt;menuai jaya.&lt;br /&gt;bersama...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-7396716497297722956?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/7396716497297722956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=7396716497297722956&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7396716497297722956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7396716497297722956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/06/catatan-pelajar-alam.html' title='catatan pelajar alam'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4958641338223828946</id><published>2009-06-12T10:27:00.003+07:00</published><updated>2009-06-12T15:01:33.792+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><title type='text'>Terima Kasih</title><content type='html'>setiap hari kita selalu mengucapkan terima kasih. namun dari sekian banyak terima kasih yang terucap, rasanya tidak semua benar-benar merupakan ungkapan terima kasih. banyak diantara terima kasih itu hanya sekedar kata-kata. kata-kata tanpa makna, karena terima kasih sudah mulai kehilangan maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya masih ingat ketika masih aktif sebagai salah satu anggota pecinta alam tempo hari. setiap selesai diberi hukuman push up beberapa seri, selalu ada rasa dongkol.  tapi setiap selesai diberi hukuman itu pula kami diwajibkan mengucapkan terima kasih kepada senior yang sudah memberikan hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih sudah tidak lagi diucapkan sebagai bentuk penghargaan atas bantuan yang telah diberikan. kita mengucapkan terima kasih tidak lagi dalam makna yang sebenarnya. kita mengucapkan terima kasih kepada petugas di kecamatan yang baru saja mengenakan pungutan liar pada kita. terima kasih bukan diucapkan oleh pak bos kepada anak buahnya setelah pekerjaannya dirampungkan dengan baik, namun justru malah sebaliknya, diucapkan oleh anak buah kepada pak bosnya setelah bersusah payah mengerjakan pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berterima kasih di depan namun berkeluh kesah di belakang. dan mungkin tidak hanya terima kasih, senyum kita pun mungkin hanya sekedar senyum penuh kepalsuan. apakah kita masih harus berbangga dengan predikat &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2009/05/17/141027/1132809/10/indonesia-masih-paling-murah-senyum"&gt;negara yang paling murah senyum sedunia &lt;/a&gt;ketika ternyata senyum itu tidak berasal dari hati lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah memang bangsa kita adalah bangsa yang penuh dengan kepalsuan? penuh dengan paradoks?&lt;br /&gt;dianiaya tapi berterima kasih.&lt;br /&gt;susah tapi senyum.&lt;br /&gt;naik haji tapi korupsi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4958641338223828946?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4958641338223828946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4958641338223828946&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4958641338223828946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4958641338223828946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/06/terima-kasih-setiap-hari-kita-selalu.html' title='Terima Kasih'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5956557189662175857</id><published>2009-05-29T21:37:00.002+07:00</published><updated>2009-06-12T15:04:01.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='televisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tipu daya'/><title type='text'>The (un)reality show</title><content type='html'>beberapa minggu belakangan ini saya mulai bisa kembali memantau acara-acara di televisi dan saya tersadar akan satu genre baru di televisi kita yang sedang naik daun: (un)reality show. acara termehek-mehek, realigi, mata-mata, dan sejenisnya dibuat seolah-olah adalah kejadian nyata padahal semua adalah rekaan. semua adalah aktor dan aktris yang sedang berakting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah apa tujuan mereka membuat acara ini. mungkin dengan membungkus ketoprakan modern ini dalam bingkai reality show maka efek drama-nya lebih tereksplor karena penonton mengira bahwa semua adalah nyata!  sukseskah? sukses berat! masyarakat tertipu dan semakin menebalkan premis "manusia-manusia indonesia terlalu naif".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai bentuk kreativitas mungkin hal ini sah-sah saja. yang kemudian menjadi masalah adalah ketika materi yang tersaji sangat opera sabun, hiperbolis. kalau tayangan sinetron saja bisa menggeser pola pikir masyarakat indonesia, bagaimana dengan suatu tayangan yang dicap &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEJADIAN NYATA&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;televisi memiliki kekuatan yang amat besar dalam mempengaruhi orang. apa yang muncul di televisi sering diterjemahkan sebagai sesuatu yang lumrah oleh penontonnya. jika di televisi banyak perempuan yang memakai baju seksi, maka penonton akan meredefinisikan arti "pakaian yang keren" dari yang selama ini mereka yakini menjadi apa yang dicontohkan di televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salah satu produk siaran televisi yang disebut dengan nama sinetron (yang jelas-jelas cuma sandiwara) sering dianggap sebagai suatu kelaziman oleh orang yang menontonnya. apa yang tertuang di sinetron sering dianggap sebagai sesuatu yang wajar dan sah-sah saja bila terjadi di kehidupan nyata. apalagi dengan sebuah tayangan yang ngakunya adalah kejadian nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua jenis (un)reality show yang saya sebut di atas selalu menghadirkan konflik yang rasa-rasanya sangat jauh dengan keadaan masyarakat kita. adek selingkuh dengan kakak iparnyalah, suami tukang maen perempuan yang punya utang 2 milyarlah, adek mergokin kakaknya yang ternyata WTS-lah. rasa-rasanya kejadian kayak begini pun masih jauh perbandingannya dari satu banding sejuta. lantas kenapa yang borok-borok seperti ini ditayangin secara rutin dan diaku-akuin sebagai kejadian yang nyata? bukan nggak mungkin penonton acara-acara beginian menjadi semakin permisif dengan hal-hal yang sebenernya cuma ada di khayalan si tim kreatif acara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada satu kutipan menarik dari film "V for Vendetta": artists use lies to tell the truth. pelukis menggunakan kanvas untuk mendeskripsikan keindahan sebuah pantai. lukisan adalah sebuah kebohongan karena tidak nyata, tapi keindahan pantai yang hadir dari lukisan itu adalah nyata, senyata pantai yang aslinya. sedangkan acara-acara (un)reality show ini adalah sebaliknya: they uses the truth to tell lies. mereka menggunakan acara yang dianggap orang sebagai kenyataan untuk menyampaikan kebohongan-kebohongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai akhir, saya menarik kesimpulan bahwa televisi di indonesia telah gagal memberikan gambaran masyarakat kita secara proporsional, adil, dan menyeluruh. televisi di indonesia telah lupa bahwa mereka memiliki tanggung jawab moral dan terlena dengan rating dan jumlah iklan yang masuk. sekali lagi, quo vadis televisi indonesia!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5956557189662175857?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5956557189662175857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5956557189662175857&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5956557189662175857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5956557189662175857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/05/unreality-show-beberapa-minggu.html' title='The (un)reality show'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4564361089678061840</id><published>2009-03-16T10:18:00.002+07:00</published><updated>2009-06-12T15:07:39.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rae against the machine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><title type='text'>Ini Soal Selera, Bukan Kualitas</title><content type='html'>perjalanan musik di setiap generasi pasti punya perjuangannya masing-masing. masih inget gimana koes ploes berusaha melawan Bung Karno yang benci musik rock (Bung Karno menyebutnya musik ngak ngik ngok) karena menilai rock adalah produk barat yang tidak sesuai dengan falsafah budaya indonesia. masih ingat bagaimana koes ploes akhirnya memberikan sederet antitesis melalui lagu Nusantara, Nusantara 2, Nusantara 3, dan seterusnya. mereka berusaha menunjukkan bahwa aliran musik tidak memiliki korelasi apapun dengan nasionalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inget juga gimana musik metal mati-matian berjuang melawan persepsi umum untuk dapat diterima sebagai aliran musik bukan murahan di akhir 80-an. sampai akhirnya metallica membuat "proposal perdamaian" antara "selera pasar" dan "idealisme metal" sehingga musik metal dapat diterima oleh banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setiap masa punya perjuangannya masing-masing, hip-hop, grunge, punk, bahkan musik melayupun punya ceritanya masing-masing. dulu banyak orang yang mempertentangkan antara musik major label dengan musik indie label. tapi kemudian perbedaan nilai antara keduanya sudah semakin bias, hingga kemudian orang-orang indie (entah karena pembenaran mereka yang mulai memakai cara-cara major label dalam berdagang) lebih sepakat membedakannya menjadi musik bagus dan musik tidak bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bicara tentang musik, rasanya tidak adil jika menggunakan batasan-batasan objektif sebagai bahan penilaian. musik adalah soal selera, sesuatu yang subjektif, dan tidak bisa disamaratakan antar orang. jika kita ingin memberi cap sebuah musik itu Bagus maka pasti akan mendapatkan resistensinya dari sebagian orang, begitu pula ketika kita menilai sebuah musik itu jelek, pasti akan menimbulkan resistensi dari orang yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasanya lebih tepat jika membedakan musik antara Disukai dan Tidak Disukai. tentunya penilaian ini akan menjadi berbeda dari tiap orang. tidak perlu lagi ada cela-celaan terhadap salah satu genre musik tertentu. gak perlu ngehina rock sebagai musik ngak ngik ngok, gak perlu juga david naif ngejelek-jelekin kangen band mulu. musik adalah soal selera, maka dari itu jujurlah kepada diri sendiri tentang selera kita. kalo emang hobinya musik melayu, silahkan garap itu. kalo sukanya musik metal silahkan dengerin lagu itu. perbedaan genre bukan menunjukkan kelas, karena genre tidak dibatasi dengan garis horisontal yang memisahkan atas dan bawah. yang dibutuhkan adalah saling menghormati dan memberi kesempatan bagi semua jenis musik untuk dapat berkembang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4564361089678061840?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4564361089678061840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4564361089678061840&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4564361089678061840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4564361089678061840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/03/ini-soal-selera-bukan-kualitas.html' title='Ini Soal Selera, Bukan Kualitas'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-3379956551862512851</id><published>2009-02-20T17:44:00.003+07:00</published><updated>2009-06-12T15:10:43.494+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita orang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>Mental Pengemis</title><content type='html'>beberapa hari yang lalu, iseng-iseng bikin note di facebook via ponsel. note itu dibuat sepanjang perjalanan angkot dari terminal laladon bogor sampe balai penelitian teknologi karet yang ada di bogor. maksudnya sih iseng-iseng ngabisin waktu di angkot. eh taunya diskusinya jadi menarik... berikut gue lampirin&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Mental pengemis mungkin emang udah ngedarah daging di sebagian warga kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gimana gak ngedarah daging? Lha dari umur balita udah diajakin ngegembel sama ibunya di lampu merah. Nanti kalo udah sanggup jalan sendiri, disuruh beroperasi sendiri. Umur bocah emang paling potensial untuk ngegembel, karena orang biasanya lebih gampang iba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Di satu sisi kita kasian, tapi di sisi laen kalo kita ngasih recehan itu juga gak ngedidik. Kalo kita ngasih mereka uang, itu sama aja nanemin di otak mereka kalo 'beginilah harusnya cara saya nyari uang'. Semakin sering mereka dapet uang, semakin kuat mental mengemis mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Beberapa orang lantas nganjurin kalo emang kasian sama pengemis, jangan ngasih uang, tapi kasih aja makanan. Temen gue, si iqbal, pernah punya kejadian konyol dengan cara ini. Seorang pengemis minta uang ke dia, alesannya untuk beli makanan. Karena gak mau ngasih uang, maka dibawalah pengemis itu ke warung makan terdekat dan dibeliin soto. Bukannya dimakan, gembel itu malah ninggalin warung makan itu tanpa sedikitpun nyentuh makanannya. Dia cuma mau uang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Kejadian 3 hari yang lalu yang gue alamin agak beda dengan yang dialamin iqbal. Pas gue lagi makan di warung makan, seorang bocah gembel umur 12 taunan masuk. Dengan suara dibuat-buat melas dia minta-minta duit ke orang di meja sebelah gue. Karena gak mau ngasih duit, si mbak yang dimintain itu malah nawarin makan aja,"makan aja ya, tapi di sini aja," mbak itu ngasih tawaran. Si bocah langsung ngangguk-ngangguk setuju. Mbak itupun akhirnya mempersilahkan si bocah mesen apa yang dimau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Dengan sigap dan suara lantang si bocah mesen ayam bakar pedes ke pelayannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Selesai mesen, dia ngedatengin meja gue, suaranya berubah lagi jadi memelas. Ngeliat itu, si mbak yang tadi ngomong,"udah, jangan minta-minta lagi, kan udah dibeliin makan. Duduk sini," si bocah pun nurut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Sambil nunggu ayam pesenannya dibakar, si bocah taunya berulah lagi. Tanpa malu-malu dia ngomong,"teh, sekalian jus juga ya. Pengen jus nih!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Lha ne bocah kok malah ngelunjak? Si mbak dengan muka asem bilang,"yey, saya aja cuma minum es teh, kok kamu malah minta jus. Udah, es teh aja!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Akhirnya si bocah mesen es teh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Ngadepin pengemis emang susah-susah gampang. Dikasih uang salah, dikasih makan lha kok malah ngelunjak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Ck ck ck&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;ternyata, banyak juga yang nanggepin dan semakin nguak fakta muka pengemis-pengemis di sekitar kita. beberapa komentar yang relevan untuk memperkaya khasanah pengetahuan kita antara lain adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1007335466"&gt;&lt;/a&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1007335466"&gt;Arban Khoiri&lt;/a&gt;&lt;span class="wallmeta"&gt; pada 22:32 19 Februari&lt;/span&gt;&lt;div class="walltext"&gt;&lt;div id="text_expose_id_499e89dc9728c4728938052" class="wall_actual_text"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gua pernah denger cerita dr supir taksi (dan dah gua liat sendiri orang-orangnya). Ada ibu-ibu yang sekeluarga ngemis semue. Yang miris, anak-anaknya aja yang disuruh ngemis. Dari jaman anaknya masiy kecil mpe sekarang dah layak nikah (diatas 18an). Sekarang anaknya yang paling kecil juga ikut-ikutan disuruh ngemis. Ortunya cuma ngawasin aja. Daerah mangkalnya sama dari dulu mpe sekarang, depan Poins Square Lebak Bulus pas bawah jembatan layang. Katanye lagi, dari hasil ngemis, rumahnya dah gedong. Ya iya lah... Sehari bisa dapet 700-800 ribu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1106376142"&gt;Kukuh Anggoro Wicaksono&lt;/a&gt;&lt;span class="wallmeta"&gt; pada 23:49 19 Februari&lt;/span&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 153, 0);" class="walltext"&gt;&lt;div id="text_expose_id_499e89dc97edc2a15664831" class="wall_actual_text"&gt;gw juga mau koment ah...&lt;br /&gt;waktu itu gw makan batagor or somay sehabis shalat ashar di mesjid raya bogor. dan waktu itu gw n doni bayar tuh makanan pake duit 100rban. dan tukang batagor or somay tsb gak pny kembalian. trus dia tuker ke pengemis di dpn mesjid raya.&lt;br /&gt;yang buat gw kaget adalah saat pengemis tersebut buka dompetnya...&lt;br /&gt;tada..... trnyata isinya lebih dari 100rb dan itu pendapat bersih sehari (gw yang kerja aje cuma 60 rb/hari). sejak itu gw gak pernah ngasih pengemis di depan msjid raya tsb...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="walltext"&gt;&lt;div id="text_expose_id_499e89dc9728c4728938052" class="wall_actual_text"&gt;&lt;div class="walltext"&gt;&lt;div id="text_expose_id_499e89dc97edc2a15664831" class="wall_actual_text"&gt;&lt;br /&gt;ternyata ada pengemis yang mengemis bukan karena mereka nggak bisa atau gak sanggup untuk bekerja, tapi lebih karena lebih mudah mendapatkan uang dengan mengemis, daripada harus capek-capek kerja. tentunya sekarang yang jadi dilema adalah orang yang mau bersedekah. apakah harus memberi atau tidak. peraturan daerah jakarta yang melarang kegiatan mengemis dan memberi uang ke pengemis rasanya emang bener banget. karena hal seperti itu cuma ngebuat budaya ngemis jadi semakin tertanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-3379956551862512851?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/3379956551862512851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=3379956551862512851&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3379956551862512851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3379956551862512851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/02/mental-pengemis-beberapa-hari-yang-lalu.html' title='Mental Pengemis'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5568049385865379704</id><published>2009-02-20T16:45:00.002+07:00</published><updated>2009-06-12T15:15:53.377+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluh kesah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='stress'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>Masalah</title><content type='html'>waktu SMP, sekitar tahun 1999, guru bahasa indonesia bertanya, "apakah masalah itu?" gue yang duduk di barisan paling belakang dengan spontan menjawab, "&lt;strike&gt;UHUUUY!!!&lt;/strike&gt; kesenjangan antara harapan dan kenyataan!" seketika itu guru SMP gue terperangah, takjub, mengetahui bahwa muridnya, yang masih &lt;strike&gt;imut-imut&lt;/strike&gt; SMP, sudah bisa mendefinisikan kata "masalah" dengan tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;okelah, cukup membangga-banggakan dirinya. gak bagus! jangan ditiru ya... masalah emang didefinisiin sebagai kesenjangan antara harapan dan kenyataan. kata orang dulu, setiap orang pasti punya masalah, karena manusia emang diciptakan dengan nafsu yang ngebuat manusia punya harapan-harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gak ada yang salah dengan punya harapan, justru bagus banget (mungkin...). tapi akhir-akhir ini, entah baru keekspos atau emang baru "ngetren", orang banyak yang punya tendensi untuk ngelakuin bunuh diri. kenapa mereka sampe ngelakuin itu? kata mereka karena banyak masalah (tapi kalo kata pak ustadz sih karena mereka gak punya iman). masalah cinta (tssaaaaaah....) dan ekonomi biasanya yang paling sering ngelatarbelakangin aksi bunuh diri. dulu sih gue ketawa-ketawa aja kalo ngedenger kabar orang bunuh diri karena cinta ato desakan ekonomi, ya, gue emang freak, bisa ngetawain orang yang mati. tapi beberapa kejadian akhir-akhir ini ngebuat gue agak ngerem untuk ngetawain kekonyolan orang-orang itu. gak lucu aja kalo nanti tau-tau gue ketawa ngakak-ngakak pas nemuin jenasah temen gue di kamar kosannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siang tadi, satu temen gue bilang ke gue lewat pesen teks. dia bilang dia baru aja hampir bunuh diri. well, persisnya sejauh apa yang udah dia lakuin, gue juga gak tau. apakah cuma untuk nyari-nyari perhatian, atau niatnya emang tulus dari lubuk sanubarinya yang terdalam. sebagai orang yang emang jarang banget mau terlibat secara emosional dengan masalah orang lain, gue milih untuk gak nanya ada masalah apa. gue cuma bilang, "jangan pernah mikir kayak begitu lagi!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini bukan pertama kalinya gue nyaris keilangan temen gara-gara bunuh diri. untung semua usaha orang-orang itu gagal. mereka yang sudah sadar dari kekonyolannya selalu bilang, kalo masalah mereka terlalu banyak. gimana bisa masalah mereka terlalu banyak? mustinya masalah mereka ya gak jauh-jauh beda lah dengan temen-temennya. mustinya kalopun mereka punya masalah yang gede banget, gak mungkin bisa sampe empat kali lebih berat bebannya dibandingan dengan masalah temen-temen mereka. terus di mana letak perbedaan yang besar, sampe mereka nawaitu bunuh diri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk ngejawab pertanyaan di atas, maka kita kembali ke definisi. masalah adalah kesenjangan antara harapan dan kenyataan. ada dua variabel di sana, yaitu harapan dan kenyataan. dua variabel itu independensinya berbeda. kenyataan gak bisa sepenuhnya kita kendalikan, karena akan selalu dikalikan dengan faktor x yang besarannya gak pernah bisa kita kendalikan, sementara harapan, (harusnya) selalu bisa kita kendalikan, karena tidak ada campur tangan yang lain untuk memiliki harapan kecuali dari diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sederhananya semakin banyak kita berharap, semakin besar kemungkinan kita punya masalah. semakin sedikit kita berharap, semakin sedikit juga kemungkinan kita untuk punya masalah. kenapa kita harus berharap menjadi lebih kaya, toh seperti sekarang pun masih bisa bertahan hidup. kenapa harus berharap punya pasangan, ada atau tidak ada pasangan juga nanti kita akan mati. kenapa harus berharap punya jabatan? toh nanti juga jabatan akan kita tinggalkan. kenapa harus berharap sekolah tinggi-tinggi? toh nyari kerja sama aja susahnya. kenapa harus begini? kenapa harus begitu? kenapa harus punya mimpi? orang yang bermimpi tidak akan pernah mendapatkan tidur yang nyenyak, meskipun mimpinya itu amat indah. dan lagi, itu hanya mimpi, pepesan kosong belaka...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5568049385865379704?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5568049385865379704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5568049385865379704&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5568049385865379704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5568049385865379704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/02/waktu-smp-sekitar-tahun-1999-guru.html' title='Masalah'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2695705798295801806</id><published>2009-01-13T00:56:00.002+07:00</published><updated>2009-06-12T15:33:08.314+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluh kesah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>kita pun tak lebih baik dari mereka yang kita kutuk...</title><content type='html'>seorang pria lari ke arah gue. di belakangnya ada beberapa orang lain yang juga ikutan lari. semakin deket ke gue, jarak antara orang di depan dengan orang-orang di belakangnya semakin deket. dan ketika jarak si pria itu tinggal sekitar dua langkah dari gue, tiba-tiba dia ditinju dari belakang oleh orang-orang yang lari di belakangnya. tauknya orang itu adalah pengutil yang ketauan lagi mau maling di mini market di sekitar situ. gue yang cuma berjarak dua langkah langsung berusaha untuk ngelindungin si maling dari hajaran massa. gue bilang, "udah pak! jangan digebukin! dibawa ke kantor polisi aja!" orang-orang yang tadinya asyik ngegebukin emang berenti mukulin, tapi bukannya dibawa ke kantor polisi, si pengutil itu justru dibawa ke dalem kantor lurah. di dalem kantor lurah itu dia digebukin lagi deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa si pengutil bisa disalahin gitu aja, terus dihakimin kayak begitu? gue rasa jawabannya nggak. bisa aja kalo si pengutil itu ngelakuin kegiatan ngutil karena terpaksa. bisa aja kalo dulunya dia punya usaha warung kaki lima kecil-kecilan, tapi terus gak bisa dilanjutin lagi karena tempat usahanya digusur. digusur karena bakal dibangun hypermarket yang bisa jualan beribu-ribu kali lebih besar kapasitasnya dibandingin dia. keadaanlah yang ngebuat dia harus ngutil ke minimarket. minimarket yang notabene adalah makhluk dari spesies yang sama dengan hypermarket. hanya ukuranlah yang membedakannya. mengutil ke minimarket buat si pengutil berarti dua hal. yang pertama adalah untuk menyambung remah di mulut dia dan keluarganya. yang kedua adalah sebagai bentuk pengambilan haknya yang telah dirampas oleh sebuah sistem yang menaungi makmurnya pengusaha berbagai ukuran, mulai dari hypermarket sampai minimarket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin sama juga seperti HAMAS yang ngerusak gencatan senjata dengan nembakin roket-roket ke arah Israel? Palestina yang wilayahnya semakin hari semakin menciut merasa gerah. hak mereka yang secara sistematis terkebiri membuat mereka melakukan perlawanan. ketika "warung kaki lima" palestina sedikit-sedikit dikonversi menjadi "hypermarket" Israel, maka HAMAS yang mewakili Palestina merasa perlu untuk "mengutil" dari daerah yang harusnya menjadi haknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu apa yang dilakukan Israel? merasa kedaulatannya terganggu, tentunya mereka akan berusaha menangkap setiap pelaku penembak roket. dibantu dengan dukungan sekutu-sekutunya "pengutil-pengutil" itu dikejar. setelah tertangkap, bukannya di bawa ke "polisi" yang bernama mahkamah internasional, mereka merasa lebih baik kalau masalah ini mereka selesaikan sendiri. "gebukin rame-rame" pake serangan udara, darat, bom fosfor, dan semua yang menakutkan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di tengah pemberitaan mengenai masalah timur-tengah yang sama sekali gak berimbang saat ini, gue rasa sangat perlu bagi kita untuk memahami keadaan kedua belah pihak. perlu banget buat kita berempati gak cuma ke warga palestina, tapi juga berempati ke pihak Israel. tak sudikah anda ketika membaca tulisan saya untuk berempati ke Israel? merasa terlecehkankah anda? apakah penilaian anda sudah terganggu dengan segala macam stereotipe yang selama ini tercetak melalui sejarah, berita, atau bahkan ayat-ayat di kitab suci yang telah diartikan sedemikian rupa untuk membakar api permusuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue rasa analogi pengutil dan warga yang menghakimi sendiri si pengutil tadi sudah mendekati kenyataan yang ada di timur tengah. siapakah yang salah? apakah pengutil atau warga? dua-duanya bisa disalahkan. dan di saat yang sama, tindakan keduanya juga bisa dimaklumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tulisan ini nggak ditujukan untuk membenarkan tindakan Israel, tapi gak juga untuk ngedukung HAMAS untuk ngerusak kesepakatan damai. bahkan sebenernya gue gak bikin tulisan ini untuk ngebahas masalah timur tengah. hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue justru jadi tertarik dengan fakta bahwa, di tengah kecaman rakyat indonesia atas aksi biadab Israel, rakyat indonesia pun masih ada yang sama kejemnya dengan israel. maen hakim sendiri, gebukin maling dengan berlebihan. sudah kehilangan nuranikah dunia ini? apakah orang salah nggak bisa dibuat sadar dengan cara yang santun dan damai? saya cuma ingin ngungkap satu fakta mengerikan dan menyedihkan, bahwa masih ada saudara sebangsa kita ini, dan jumlahnya juga gak sedikit, yang ternyata gak lebih baik dari Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mercycorps.org/gazacrisis"&gt;&lt;img src="http://www.mercycorps.org/gazacrisis/images/mc_gaza_250x250.jpg" alt="Mercy Corps: donate now to help us provide humanitarian relief items for families besieged by the military action in Gaza." width="250" height="250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2695705798295801806?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2695705798295801806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2695705798295801806&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2695705798295801806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2695705798295801806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/01/kita-pun-tak-lebih-baik-dari-mereka.html' title='kita pun tak lebih baik dari mereka yang kita kutuk...'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6413314510434239176</id><published>2009-01-05T17:38:00.001+07:00</published><updated>2009-01-05T17:44:29.463+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>The Prestige: ambisi yang menghancurkan</title><content type='html'>jangan heran kalo akhir-akhir ini dan beberapa tulisan gue ke depan bakal berkisar soal film. tadinya gue mau bikin blog yang gue khususin untuk rekomendasi film, musik, tempat nongkrong (cem yang biasa nongkrong aja kau ni...), atau apalah. tapi setelah gue pikir-pikir, mending konsentrasi di satu blog ini aja daripada harus memecah crowd. ha ha ha... jadi materi-materi yang udah gue kumpulin buat blog yang yang kemaren bakalan gue obral di sini aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue di sini bukan sebagai resensator (istilah buat orang yang bikin resensi itu apa sih? sementara kita pake istilah resensator ajalah, ok?), jadi gue cuma bakal menarik pelajaran-pelajaran yang cukup menarik dari film ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke, ada satu film spesial yang cukup berkesan di hati gue yang kebetulan gue dapetin dengan harga diskonan di counter film gramedia. judulnya adalah THE PRESTIGE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;film ini menceritakan tentang persaingan dua pesulap muda yang ambisius. saling berusaha ngebongkar trik saingannya. selalu berusaha untuk lebih unggul daripada yang lainnya. dua pesulap ambisius yang saling mengalahkan dan pada akhirnya selalu berakhir pada kekalahan diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo lo sering denger ato ngeliat gue ngutip kalimat oscar wilde dari buku dia "the picture of dorian grey" yang bunyinya, "ambition is the last refugee of failure," rasanya film ini juga punya moral yang sama. ambisi yang berlebihan cuman bakal ngebawa kehancuran buat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada satu kutipan menarik di film ini, "obsessions is young man's game." darah muda, minjem istilah bang roma irama, adalah darah yang paling rentan untuk terjebak dalam obsesi. terpaku pada satu tujuan yang sebenernya cuma bakal ngebuat dia lalai akan hal-hal lain yang sebenernya udah dia milikin dan patut buat disyukuri. obsesi ini yang ngebuat dua pesulap muda lupa bahwa sebenernya mereka udah memiliki lebih dari cukup daripada harus mempertaruhkan lebih banyak hal lagi. dan parahnya lagi, kekalahan dari pertaruhan mereka nggak ngebuat mereka sadar, tapi justru ngebuat mereka makin tenggelam dalam persaingan yang ngebuat mereka semakin banyak kalah sampai mereka bener-bener hampir kehilangan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ide cerita film yang diangkat dari novel ini sebenernya biasa aja. tapi, cara bertuturnya bener-bener ngebuat gue tercengang. alur maju mundur, mungkin gak bakal disukain sama beberapa penikmat film yang punya visi bahwa: nonton adalah hiburan, jadi jangan buat kami capek mikir. tapi buat yang suka dengan keindahan bertutur, gue rasa film ini cukup berhasil dengan indah ngerangkai tautan antar kejadian di masa yang udah lewat dan masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ending cerita yang fantastis juga ngebuat film ini bener-bener ngebekas di hati gue (halah... lebay...). ending ini bener-bener sebuah the prestige dari film ini yang nerapin filosofi pertunjukan sulap, bahwa harus ada tiga bagian di dalam pertunjukan untuk memukau penonton: the pledge (bagian basa-basi), the turn (ketika sesuatu yang biasa berubah menjadi luar biasa), dan the prestige (akhiran yang membuat orang berdecak kagum)...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6413314510434239176?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6413314510434239176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6413314510434239176&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6413314510434239176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6413314510434239176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/01/prestige-ambisi-yang-menghancurkan.html' title='The Prestige: ambisi yang menghancurkan'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-3497179091367518423</id><published>2009-01-05T17:33:00.000+07:00</published><updated>2009-01-05T17:35:37.553+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><title type='text'>Pagar</title><content type='html'>ada banyak banget pager di sekitar kita. sampe-sampe orang demo pun dihalangin pake pager kawat berduri yang dilapis pake pager polisi anti huru-hara (PHH; bukan pasukan haha-hihi) dan masih dilapis lagi dengan pager yang laen. semua itu tujuannya cuma satu. biar wilayah yang dijaga gak diterobos sama demonstran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beralih ke laen cerita, gue baru aja pergi ke tempat yang udah agak lama gak gue kunjungin. gue agak bingung dengan tempat itu, karena gak serame dulu. biasanya dulu banyak orang jualan di taman kecil yang memanjang antara trotoar dan jalan aspal. tapi sekarang pedagang-pedagang itu udah gak ada. gak ada lagi karena sekarang taman yang memanjang itu udah dipagerin. sebenernya, ada ataupun gak ada pager mustinya pedagang-pedagang itu tau, bahwa taman itu gak boleh ditempatin untuk dagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo kita liat perumahan di negara-negara yang udah maju, jarang ada rumah yang make pager. biasanya rumah cuma dibatesin halaman aja untuk sampe ke jalan aspal, tanpa embel-embel pager. beda banget dengan di indonesia. kalo ada rumah yang gak pake pager justru rasanya aneh. udah ada pager pun masih harus digembok tiap malem biar gak ada maling. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sadar ato gak, banyak hal yang bisa diindikasiin dari kehadiran (atau ketidakhadiran) sebuah pagar. kehadiran pagar mengindikasikan bahwa daerah itu rawan terhadap pelanggaran, baik itu pelanggaran sosial ataupun pelanggaran terhadap hukum positif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terus kemudian pertanyaannya adalah apakah pager itu jelek? kalo gue bilang sih ya nggak juga. pager itu cuma sebagai indikator, sekaligus alat kontrol sosial. pager cuma sebagai akibat, bukan sebagai sebab. memang ada daerah-daerah yang harus dipagerin, ada juga juga daerah-daerah yang gak ngebutuhin pager, karena kesadaran komunitas di dalemnya udah cukup bagus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pager gak cuma terwujud di dalem bentuk fisik batang-batang besi atau bambu, atau tanaman yang dibentuk memanjang. pagar pun ada yang tidak mewujud secara kasat mata. salah satunya adalah lembaga sensor film di indonesia. saat ini sineas-sineas muda kita sedang berusaha membubarkan segala bentuk penyensoran untuk film yang beredar di masyarakat. sineas-sineas ini memberikan ide untuk sekedar memberikan rating pada film-film yang beredar berdasarkan umur (contoh: film untuk semua umur, untuk remaja (13+), untuk dewasa (21+)). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah jika memang pagar sensor ini dicabut akan ada jaminan bahwa tidak akan ada pelanggaran batas wilayah oleh orang-orang yang ada di dalamnya. apakah akan ada jaminan seorang anak SMP tidak akan diizinkan oleh penjaga bioskop untuk membeli tiket film yang bukan masuk ke golongan umurnya? apakah ada jaminan bahwa tukang rental DVD bakalan cuma mau minjemin film dewasa ke orang yang dewasa? apakah kita yakin bahwa gak bakalan ada "pedagang" usil yang "jualan" di "taman" yang bukan pertanyaan-pertanyaan di atas tentunya harus bisa dijawab dulu, sebelum kita memutuskan untuk mencabut pagar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-3497179091367518423?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/3497179091367518423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=3497179091367518423&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3497179091367518423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3497179091367518423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/01/pagar.html' title='Pagar'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-1341668587947110585</id><published>2009-01-02T21:37:00.003+07:00</published><updated>2009-01-02T22:26:55.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>THE KINGDOM: bukan sekedar tentang perlawanan terhadap teroris Arab</title><content type='html'>sebut satu judul film holywood yang mengangkat tema tentang teroris arab, maka kemungkinan besar saya akan bilang film itu adalah SAMPAH. tapi berbeda dengan film THE KINGDOM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat saya, inti dari film ada di dalam ceritanya, dan saya harus memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk film ini. yang pertama, aksi terorisme yang dilakuin di film ini bener-bener brilian! sangat brilian! teroris arab di film ini bukan cuma sekedar make rompi bom terus lari-lari di tengah orang buat ngebom ato nabrakin mobil yang penuh dengan C4 ke gedung, tapi mereka pake taktik. bener-bener keren!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terlepas dari aksi kebut-kebutan mobil pengawal dan ledakan-ledakan bom, saya ngeliat kalo jiwa film ini justru adalah soal humanisme. kalo di film-film teroris arab biasanya kita disuguhin aksi heroik orang-orang amerika, hegemoni amerika, kedigdayaan amerika, maka di film ini semua dibuat seimbang. film ini emang bukan dibuat untuk meng-counter film-film teroris yang temanya mainstream seperti yang udah saya sebutin di atas, tapi saya yakin kalo film ini dibuat dengan sangat berimbang. bahwa kebencian dan ketakutan orang-orang amerika terhadap orang arab sama dengan kebencian masyarakat islam terutama yang tinggal di jazirah arab terhadap amerika. hal ini dengan sangat indah tertuang di dalam adegan ketika Abu Hamzah (pimpinan teroris) membisikkan kata-kata kepada cucunya yang kemudian dibandingkan dengan adegan ketika Jamie Foxx membisikkan kata-kata penghibur ke Jennifer Garner. sebuah adegan yang membuat skor menjadi 1-1 baik untuk sang teroris maupun untuk tim anti-teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kekuatan laen di film ini juga ditunjukin oleh lakon seorang polisi arab yang ngebantu jamie foxx selama di Arab (sial... gue lupa namanya...). lakon ini megang peran yang amat penting untuk menunjukkan kepada dunia bahwa arab (dan Islam tentunya) tidak selalu tentang keangkuhan, kemewahan, korupnya, dan segala hal buruk lainnya yang selalu ditunjukkan oleh keluarga Istana Saud, dan juga tidak selalu tentang kerasnya pejuang-pejuang Islam ala HAMAS, Al-Qaeda, dan gerakan-gerakan intifada lainnya. warna-warni arab digambarkan dengan indah di dalam film ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhir kata dari cuap-cuap saya tentang film ini adalah bahwa The Kingdom bukan sekedar tentang perlawanan amerika terhadap teroris Arab, tetapi film ini adalah sebuah cermin bagi rakyat amerika. sebuah cermin yang ditaruh dengan samar karena tujuannya bukan untuk menghakimi, tapi untuk memberikan hikmah bagi mereka yang mau menilai dari garis tengah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-1341668587947110585?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/1341668587947110585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=1341668587947110585&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/1341668587947110585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/1341668587947110585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2009/01/sebut-satu-judul-film-holywood-yang.html' title='THE KINGDOM: bukan sekedar tentang perlawanan terhadap teroris Arab'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-8641736163392627497</id><published>2008-12-23T08:39:00.000+07:00</published><updated>2008-12-23T08:44:05.742+07:00</updated><title type='text'>Catatan terbuka: aku butuh istirahat</title><content type='html'>Jam 3 pagi tadi aku terbangun.&lt;br /&gt;Lantunan 'a song for a lover' dari Richard Ashcrof bergetar melalui selaput speaker Simbadda butut tepat sesuai impuls-impuls listrik yang dikirimkan mesin i-tunes dari laptop butut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan lagu itu yang buat aku terjaga, tapi suara lain. Sebuah suara berulang dengan tempo tetap laiknya metronome dengan volume yang diatur pada desibel rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara itu datang tepat di tengah kamar. Suara yang dihasilkan dari droplet-droplet air hujan yang menyeruak melalui celah diantara genteng kuning genteng, yang kemudian tertampung di atas selapis tipis eternit plafon, dan kemudian termuntahkan melalui dudukan bohlam yang menggantung kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesigapanku seketika terkumpul. Apalagi tak lama kemudian, pijar-pijar api kecil mulai menari-nari di liang yang sejatinya diperuntukkan untuk menaruh pantat bohlam. Segera kuatur setelan komputer pangku ke setelan hibernasi, kusingkirkan semua barang yang bisa menjadi inisiasi kebakaran hebat di tengah hujan rintik. Kuambil sesuatu untuk menampung tetesan agar tidak tertampar langsung ke permukaan lantai dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 3 pagi dan ternyata hariku sudah dimulai. Dalam kondisi hidung tersumbat, di bawah pengaruh tenggakan satu botol penuh youC1000&lt;br /&gt;Dan satu tablet decolgen, aku berjuang melawan kantuk buatan. Analgetik antipretik atau apalah yang kurutuki dalam hati meski kusadar sedang membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rindu kasur empuk di kamar yang tidak lembab, yang nyaman untuk merebahkan diri. Karena sungguh.. aku butuh istirahat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-8641736163392627497?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/8641736163392627497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=8641736163392627497&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8641736163392627497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8641736163392627497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/12/catatan-terbuka-aku-butuh-istirahat.html' title='Catatan terbuka: aku butuh istirahat'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-7316726790075477345</id><published>2008-12-15T10:34:00.000+07:00</published><updated>2008-12-15T10:39:54.238+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>rahasia kecil dengan densitas besar</title><content type='html'>secara sederhana, rahasia dapat dijabarkan sebagai kebenaran yang disembunyikan. beberapa rahasia ditutupi dengan kebohongan, sementara yang lainnya berusaha dihilangkan dari ingatan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau kita menyimak perdebatan hollocaust, bisa jadi ada sebuah rahasia yang ditutupi dengan kebohongan di balik cerita itu. mungkin saja ada beberapa pihak yang diuntungkan dengan cerita ini, sehingga kebohonganlah yang kini dianggap publik sebagai kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada juga cerita lain, satu keluarga yang bahagia. sepasang suami-istri dengan dua anak mereka. hidup mereka damai dan tentram, persis seperti yang diidamkan oleh banyak orang. tapi bisa jadi sang suami menyimpan cerita kelam di masa lalunya yang dia tidak ingin diketahui keluarganya. sebuah aib yang bisa membuat keluarganya sedih dan menghancurkan hidup mereka yang sudah mapan. dengan sekuat tenaga sang suami berusaha agar keluarganya berada jauh dari akses terhadap informasi masa lalu dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rahasia menjadi rahasia hanya karena dua hal. rahasia menjadi rahasia karena dapat menguntungkan seseorang atau rahasia menjadi rahasia karena dapat merugikan seseorang. mungkin memang benar, tidak semua kebenaran harus diungkap. beberapa kebenaran mungkin memang lebih baik disembunyikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka ampunilah saya dan orang-orang seperti saya yang terlalu haus akan segala macam informasi kebenaran. sekarang saya harus menanggung beban yang cukup besar karena dengan lancangnya telah mengetahui kebenaran yang sebaiknya tidak diketahui oleh banyak orang. doakan saja semoga saya bisa membawa rahasia ini sampai ke akhir hayat saya. sebuah rahasia kecil di pundak saya. rahasia kecil saja, sayangnya, rahasia itu memiliki densitas yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;alkisah ketika Rasulullah sedang duduk, ada seorang pria yang lari ketakutan lewat di depan Rasulullah. tak lama kemudian ada seseorang lain yang ternyata sedang mengejar dan berniat untuk membunuh pria tadi. orang itu bertanya kepada Rasulullah, "apakah engkau melihat ada seseorang yang berlari ketakutan lewat jalan ini?" rasulullah pun bangkit dari duduknya dan berkata,"selama saya berdiri, saya tidak melihat siapapun yang lewat jalan ini."&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-7316726790075477345?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/7316726790075477345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=7316726790075477345&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7316726790075477345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7316726790075477345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/12/rahasia-kecil-dengan-densitas-besar.html' title='rahasia kecil dengan densitas besar'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2875690217651256387</id><published>2008-11-27T18:33:00.003+07:00</published><updated>2008-11-27T18:40:07.194+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluh kesah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rae against the machine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><title type='text'>balada loreng di bumi pertiwi</title><content type='html'>jalanan bandung emang terkenal nyebelin. banyak yang satu arah yang artinya ngebuat orang harus muter-muter untuk bisa nyampe ke satu tujuan. dalam satu kesempatan, gue sempet jadi korban kebiadaban jalanan bandung. gue terpaksa muter-muter nyasar tak tentu arah. pas lagi nyasar itu, gue sempet ngeliat ada gedung punya angkatan laut. sambil ngebawa motor muter-muter gak karuan gue sempet mikir, "ngapain ada gedung angkatan laut di Bandung? padahal Bandung sendiri gak punya laut!" agak susah juga buat gue ngedapetin logikanya, sampe akhirnya gue punya kesimpulan! oh iya!!! bandung kan ibukota propinsi! berhubung penyebaran militer di indonesia ngikutin hirarki pemerintahan sipil (pusat, daerah tingkat I, daerah tingkat II, dst), maka berdirilah gedung milik angkatan laut itu di tengah-tengah bandung yang kering akan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo nyimak tuntutan aktivis-aktivis (terutama yang angkatan 98), mereka minta penghapusan dwi fungsi abri, yang intinya adalah menebalkan garis batas antara SIPIL dengan MILITER. salah satu tuntutan mereka yang sampai saat ini masih belum terpenuhi adalah sentralisasi kekuatan militer di pusat-pusat militer. artinya, bisa jadi militer gak perlu ada di tiap kabupaten atau kotamadya. gak perlu ada kodam, korem, sampe babinsa. gue sih setuju-setuju aja dengan ide ini. kalo gak, kejadiannya ya kayak yang tadi itu, bisa ada gedung angkatan laut di tengah kota yang nggak punya laut. bener-bener mubazir. seharusnya yang namanya militer adanya di pangkalan militer aja. bikin beberapa kota yang emang bener-bener jadi basis militer, gak perlu ada di tiap kota. kalo dalihnya untuk pengamanan ya serahin aja ke polisi (dan sipilkan polisi!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pembauran militer dengan sipil pada beberapa kasus bener-bener ngeganggu. itung aja berapa banyak orang militer yang jadi beking diskotik ato beking perusahaan ekspedisi. militer yang ada di tengah sipil berpotensi menimbulkan praktek premanisme. gue sendiri beberapa kali (padahal mah sering banget) ngeliat orang-orang militer naek angkutan umum tapi gak bayar. kan kasian sopir sama keneknya. kalo cuma angkot mungkin masih okelah. si sopir cuma rugi paling mahal tiga rebu perak. lha kalo yang dinaekin bus antar kota? rugi berapa! aksi-aksi seenak jidatnya ini emang nggak dilakuin sama semua orang militer, tapi diakuin ato enggak, banyak banget kejadian kayak gini. gak cuma naek angkot gratisan, gue juga pernah ngeliat orang dengan modal kaos loreng, rambut cepak, dan berbadan tegap bisa lenggang kangkung masuk ke stadion untuk nonton pertandingan sepakbola tanpa keluar duit sepeser pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SS6GtoLOYhI/AAAAAAAAAGI/A875TYzbmdc/s1600-h/DSC01871.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SS6GtoLOYhI/AAAAAAAAAGI/A875TYzbmdc/s400/DSC01871.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273300332134162962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SS6GOLqGsoI/AAAAAAAAAGA/aUDaDrnBcww/s1600-h/DSC01870.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 347px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SS6GOLqGsoI/AAAAAAAAAGA/aUDaDrnBcww/s400/DSC01870.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273299791903109762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sampai kapankah stiker seperti di Bus Maya Raya jurusan Bogor-Bandung ini harus tetep terpasang? terus terang gue sih nggak terlalu ngarepin biar semua orang militer jadi sadar dan mau bayar dengan uang penuh, tapi rasanya bakal lebih banyak manfaatnya kalo militer emang dipusatin di pangkalan militer aja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2875690217651256387?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2875690217651256387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2875690217651256387&amp;isPopup=true' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2875690217651256387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2875690217651256387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/11/balada-loreng-di-bumi-pertiwi.html' title='balada loreng di bumi pertiwi'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SS6GtoLOYhI/AAAAAAAAAGI/A875TYzbmdc/s72-c/DSC01871.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-7632149804384028213</id><published>2008-11-14T20:09:00.003+07:00</published><updated>2008-11-14T20:36:33.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>istirahat! (baca di bawah 4000 aja dulu)</title><content type='html'>oke oke...&lt;br /&gt;ampuni saya atas keterlambatan ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;he he...&lt;br /&gt;jadi sekarang gue lagi agak susah untuk nyari sambungan internet yang enak buat posting di blog. dan lebih dari itu, gue juga lagi susah konsentrasi untuk bikin tulisan yang super duper ciamik untuk dimasukin ke blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi demi melepas kerinduan anda semua (HOEEEK...), gue rela-relain untuk post dua artikel sekaligus. artikel pertama seperti yang bisa anda semua lihat di postingan sebelum postingan ini dengan judul &lt;a href="http://rumputpagi.blogspot.com/2008/11/ode-untuk-burung-burung-ababil.html"&gt;ode untuk burung-burung ababil&lt;/a&gt;. yah, puisi biasalah. yang gue buat ketika gue lagi menikmati keterasingan gue di pinggiran kota Bandung sambil ditemenin laptop gue yang mendendangkan rentetan musik rap dari rapper garis keras, &lt;a href="http://profile.myspace.com/index.cfm?fuseaction=user.viewprofile&amp;amp;friendid=104531961"&gt;HOMICIDE&lt;/a&gt; , dan juga sambil ditemenin live report tvone yang selalu menyiarkan perkembangan perihal eksekusi amrozi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai satu titik, tiba-tiba otak kanan gue bekerja dengan sangat baik. berbekal ilham diksi dari Homicide dan tema dari cerita tentang amrozi dan kawan-kawannya maka lahirlah ode untuk burung-burung ababil. di puisi ini gue cuman nyoba untuk mengapresiasi tindakan mereka dilihat dari golongan mereka. yah, bukan berarti gue setuju dan mendukung tindakan mereka, tapi gue ngerasa tertantang aja untuk bisa buat satu tulisan dari sudut pandang mereka. he he he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;loh, terus kenapa penjelasannya gue taro di postingan ini ya? ya nggak apa-apa dong. blog gue ginih, ya suka-suka gue. he he he. cuma untuk alesan estetika aja (sekurang-kurangnya estetika yang gue yakini). gue cuma pengen puisi gue bisa terbingkai rapih di dalem satu postingan tanpa perlu dikasih embel-embel review, spoiler, atau apapun macem ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah, terus apa inti dari postingan ini? sebenernya di postingan ini gue cuma mau ngasih link kecil. yah, mungkin aja anda berminat untuk ngedonlot dari link yang gue kasih ini. jadi, sekitar tiga-empat tahun yang lalu, gue pernah iseng ngumpulin tulisan gue yang gak pernah gue publish di blog ini. jaman itu, gue nggak suka ngeblog. gak tau kenapa. padahal blog ini udah lahir. terus gue malah ngungsi blog ke &lt;a href="http://raemustarani.blog.friendster.com/"&gt;blog friendster&lt;/a&gt;, sampai akhirnya sekarang balik lagi ke rumputpagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah, tulisan-tulisan itu gue kumpulin ke dalam satu booklet kecil yang gue kasih judul "&lt;a href="http://www.4shared.com/file/71442969/19078828/Microsoft_Word_-_di_bawah_4000_cetakkecil.html"&gt;Di Bawah 4000&lt;/a&gt;". awalnya gue bagi-bagiin gratis aja e-book-nya lewat e-mail. terus baru sekarang deh kepikiran untuk gue up-load supaya pemasarannya lebih massif. he he he... silahkan &lt;a href="http://www.4shared.com/file/71442969/19078828/Microsoft_Word_-_di_bawah_4000_cetakkecil.html"&gt;download di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wokelah... selamet menikmati buku saya kalau anda berminat.&lt;br /&gt;kalo gak berminat ya selamat menikmati hidup anda aja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya masih minta ijin untuk undur diri dulu dari up-date blog sampe mungkin desember, atau mungkin januari, tapi yah selambat-lambatnya februari deh insya Allah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-7632149804384028213?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/7632149804384028213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=7632149804384028213&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7632149804384028213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7632149804384028213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/11/istirahat-baca-di-bawah-4000-aja-dulu.html' title='istirahat! (baca di bawah 4000 aja dulu)'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6947766721591556892</id><published>2008-11-14T19:47:00.000+07:00</published><updated>2008-11-14T19:55:06.142+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>ode untuk burung-burung ababil</title><content type='html'>Tiga stasa sudah dibuang.&lt;br /&gt;Lirik usang dari lagu yang sumbang.&lt;br /&gt;Tapi ingat, esa hilang dua terbilang!&lt;br /&gt;Kami takkan berhenti sebelum menang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berjuang dengan kehormataan.&lt;br /&gt;Mata parang, pedang panjang, siap menebas setan.&lt;br /&gt;Untuk setiap kelaliman kami berteriak,"lawan!"&lt;br /&gt;Termasuk hipokrit busuk yang tertempel label 'teman'!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah perang kami.&lt;br /&gt;Atas apa yang kami yakini.&lt;br /&gt;Bukan sekedar cerita dilusi&lt;br /&gt;Seperti yang ditawarkan satu ampul anastesi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya bunayya, jangan kau gamang!&lt;br /&gt;Satu masa lagi kita akan dapat terbang&lt;br /&gt;Menembus semua langit di seberang.&lt;br /&gt;Lurus menebas semua yang selama ini mengekang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6947766721591556892?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6947766721591556892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6947766721591556892&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6947766721591556892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6947766721591556892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/11/ode-untuk-burung-burung-ababil.html' title='ode untuk burung-burung ababil'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-7665399620013097352</id><published>2008-10-16T19:00:00.002+07:00</published><updated>2008-10-16T19:08:10.401+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='canda tawa'/><title type='text'>Kembalikan koki kami!</title><content type='html'>kamis 16 oktober 02.16 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;Ini adalah tragedi!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;Kebiadaban di dunia kuliner rakyat!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Hidup rakyat!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;Hidup petani!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;Hidup nelayan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;Mereka adalah konstituen-konstituen kami yang telah dilecehkan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;Petani dan nelayan telah bekerja keras bahkan mempertaruhkan nyawanya di gulungan ombak demi kebutuhan nutrisi rakyat semesta indonesia!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Maka adalah PENGHINAAN BESAR mana kala jerih payah mereka ditangani oleh orang-orang yang tidak kompeten! Ketika potensi gizi yang ada harus menguap nilainya karena terkonversi menjadi masakan yang tidak enak! Masakan adalah manifesto utama dari kebutuhan rakyat semesta indonesia!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu kami mewakili konstituen kami menuntut Warteg Salsabila untuk mengembalikan jabatan koki kepada mbak-mbak yang dulu biasa masak! Kami rindu masakan beliau! Kami rindu senyum manis beliau! Kami rindu ngegodain beliau! Tuntutan kami juga mencakup pemberhentian koki yang baru! Menurut hemat kami, koki baru telah GAGAL menghadirkan masakan yang lezat yang pada akhirnya berujung pada ketidaktertarikan rakyat untuk membeli nasi bungkus di sana!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Kami memberi waktu 2x24 jam kepada pemerintahan Warteg Salsabila untuk merespon tuntutan ini!&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;Jika dan hanya jika dalam tenggat tempo yang diberikan tidak ada langkah yang progresif, maka REVOLUSI adalah harga mati untuk perjuangan kami yang berikutnya!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Tabik!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Forum Pelanggan Warteg se-JABOTABEK&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-7665399620013097352?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/7665399620013097352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=7665399620013097352&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7665399620013097352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7665399620013097352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/10/kembalikan-koki-kami.html' title='Kembalikan koki kami!'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-107384425208712909</id><published>2008-10-13T20:46:00.008+07:00</published><updated>2008-10-13T22:10:56.580+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>demi waktu yang udah lewat!</title><content type='html'>wow...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih inget gak dengan temen-temen SD lo? tadi siang gue sempet ngeliat anak SMP yang mukanya mirip banget dengan temen SD gue yang namanya Herwina Utari aka Wina. dan yang bikin gue lebih kaget lagi, di badge nama dia tertulis kalo nama dia adalah R. R. Utari. hampir aja gue mau noel anak itu terus nanya, "eh, lu siapanya si wina?" untung gue masih cukup takut untuk diteriakin mas-mas alay sama anak SMP. ^^v&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wina adalah temen gue yang juga kebetulan juga adalah tetangga gue (anak bu RT he he he...). kita sempet sekelas waktu kelas 1, 2, 3, dan 6. walopun sempet empat taun sekelas dan rumahnya cuma beda satu blok, tapi gue jarang komunikasi sama dia. maklum antisosial itu udah bawaan gue dari orok. he he he... sekitar tiga minggu yang lalu gue juga kayaknya sempet papasan sama wina di pusat perbelanjaan, setelah sekian lama nggak ketemu. tapi gue gak yakin-yakin amat sih kalo itu dia dan kebetulan dia lagi ngegandeng cowok, makin males gue nyapa duluan. denger-denger sih, si wina ini udah nikah, jadi kemungkinan besar cowok itu  adalah suaminya. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wina cuma satu dari temen-temen SD gue yang rasanya pengen banget untuk gue temuin. beruntung pas bulan puasa kemaren, atas inisiatif beberapa orang temen-temen sekelas gue waktu SD sempet bikin acara buka bareng dadakan. alhasil yang dateng nggak banyak-banyak amat, cuma sekitar 12% dari total anak sekelas yang ada. tapi cukup okelah. lucu juga yah ketemu temen-temen SD. ^^ temen yang dulu pertama kita kenal masih pada piyek-piyek, yang kalo ke sekolah musti ditungguin di luar kelas sama mamanya, yang dulu masih cengeng, yang dulu masih suka beol di celana :D. ha ha ha ha... liat aja sekarang. sebagian udah berubah, sebagian masih kayak yang dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh iya, nih ada beberapa foto dari reuni kemaren. sayang nggak bagus-bagus amat hasilnya karena keterbatasan cahaya di lokasi.  sebenernya sempet ngambil banyak gambar, cuma yang layak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;publish &lt;/span&gt;cuman beberapa karena masalah cahaya itu tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamet menikmati, semoga kita masih bisa ketemu lagi di acara reuni yang lebih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;well-organized&lt;/span&gt;, jadi yang dateng juga banyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SPNWmPSsrII/AAAAAAAAAFU/Ut0-ZpBtPII/s1600-h/DSC01800.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SPNWmPSsrII/AAAAAAAAAFU/Ut0-ZpBtPII/s400/DSC01800.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256640405011475586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;blockquote&gt;makanan ini sebenernya untuk 15 orang, tapi ternyata dimakan sama sembilan orang juga abis kok... --"&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;keterangan gambar:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;nah yang paling kiri itu gue. gak penting-penting amat lah orang ini. :D&lt;/li&gt;&lt;li&gt;terus di sebelahnya itu tyas yang mau wisuda dari STAN. selamat ya....&lt;/li&gt;&lt;li&gt;sebelah tyas ada mia. waktu SD dulu paling hobi mimpin paduan suara. gerakan andelannya adalah gerakan birama 4/4. tapi kalo soal suara... masih harus diuji lebih lanjut di laboratorium audio. :D&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;sebelah mia adalah emi. nih orang cukup beruntung karena selain waktu SD, di SMA sempet 3 taun sekelas lagi bareng gue. :D&lt;/li&gt;&lt;li&gt;selly! kalo gak salah selama SD sempet dua taun sekelas. waktu SD biasanya rambutnya dikepang dua. lucu lho... kayak usagi sukino di sailormoon.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nah yang ini namanya radika! semenjak pisahan dari SD, baru kemaren ini neh gue ketemu bocah ini. hu hu hu... taunya dia awet muda lho... mukanya dari dulu sampe sekarang gitu-gitu aja... (ditengarai make boraks biar awet muda... =P)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;delano! neh dia orang yang paling bertanggung jawab atas terlaksananya acara ini. walopun gak menuhin target 15 orang, tapi lumayanlah.... keren banget bisa ngumpulin orang segini banyak cuma dalam 3 hari.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mmm.... sebenernya ini bukan temen SD gue. tapi ini adeknya delano. he he he... (psst,,, del... bagi nomer ponsel adek lo dong ^^v)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;mm..... oh iya!!! masih kurang satu orang lagi!!! save the best for the last! orang yang ngambil gambar barusan! namanya si hamid! salah satu orang paling mahsyur dari klan ini. hi hi hi.... dari SD udah keliatan cerdasnya (gak kayak gue... --").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SPNYTrrsHFI/AAAAAAAAAFc/4_kkqIbYQaI/s1600-h/hamid.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SPNYTrrsHFI/AAAAAAAAAFc/4_kkqIbYQaI/s400/hamid.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256642285238230098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;blockquote&gt;hamid; sori ya, mid. poto lu cuma hasil cropingan doang... :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SPNcKm8Fu-I/AAAAAAAAAFk/mSR04KdEFTU/s1600-h/DSC01793.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SPNcKm8Fu-I/AAAAAAAAAFk/mSR04KdEFTU/s400/DSC01793.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256646527392529378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);"&gt;tyas dan mia;  kekenyangan&lt;/blockquote&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SPNf2S3BFzI/AAAAAAAAAFs/11vdE_HXL7s/s1600-h/DSC01795.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SPNf2S3BFzI/AAAAAAAAAFs/11vdE_HXL7s/s400/DSC01795.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256650576451671858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);"&gt;&lt;blockquote&gt;radika dan delano; sekedar informasi, dua anak ini waktu SD itu lengket banget. ke mana-mana musti berdua. kompak banget deh. udah kayak abdel dan temon aja&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;selamet menikmati, semoga kita masih bisa ketemu lagi di acara reuni yang lebih terencana dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;well-organized&lt;/span&gt;, jadi yang dateng juga banyakan. tapi seneng banget lho bisa ketemu dengan kalian semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cheers...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-107384425208712909?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/107384425208712909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=107384425208712909&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/107384425208712909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/107384425208712909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/10/demi-waktu-yang-telah-lewat.html' title='demi waktu yang udah lewat!'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SPNWmPSsrII/AAAAAAAAAFU/Ut0-ZpBtPII/s72-c/DSC01800.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-3995690416957755072</id><published>2008-10-10T14:37:00.000+07:00</published><updated>2008-10-10T14:39:06.920+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ulang tahun'/><title type='text'>lilin</title><content type='html'>berapa umur anda? pernah gak lo ngerayain ulang tahun lo pake kue tart yang "coklat banget", terus di atasnya dihiasin lilin yang jumlahnya sama dengan umur lo?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue sendiri sebenernya tipe orang yang gak begitu suka dengan pesta-pesta semacem ini. dan yang lebih gak gue ngerti kenapa harus ada seremonial tiup lilin. apa makna yang ada di dalemnya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah untuk yang satu ini gue punya sedikit filosofi ngawur yang mungkin bisa ngebuat seremonial gak jelas ini jadi sedikit punya makna. kita anggep aja lilin itu sebagai diri kita. semakin hari seiring dengan bertambahnya umur kita, rupa kita akan semakin buruk, sama seperti yang lilin yang berpijar di atas kue itu. semakin lama dia menyala maka akan semakin gak karuan bentuknya. itulah hidup, waktu akan terus menggerogoti rupa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa sampai di situ aja? rasanya nggak. kenapa lilin yang dilambangkan sebagai diri kita? jawabannya adalah karena fungsinya. di dalam hidup, kita dituntut untuk selalu memberi manfaat kepada sekitar kita. sama seperti lilin yang menerangi sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai kapan kita harus menerangi sekitar kita? tentunya sampai akhir hayat kita. sampai cahaya lilin itu ditiup angin, lalu mati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: selamat ulang tahun untuk yang berulang tahun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-3995690416957755072?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/3995690416957755072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=3995690416957755072&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3995690416957755072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3995690416957755072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/10/lilin.html' title='lilin'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-486778622045111650</id><published>2008-09-19T14:20:00.001+07:00</published><updated>2008-10-13T22:04:22.825+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>mukenah</title><content type='html'>pernah gak ngerasa tolol dengan ide sikat gigi yang bisa getar sendiri. jadi intinya kita nggak perlu ngegoyang-goyang tangan kita untuk ngegosok gigi kita. ini penemuan bener-bener gak masuk akal. tapi anehnya, tetep aja ada orang yang mau beli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sama aja kayak mukenah. sebenernya buat apa sih ada mukenah di dunia ini? gue gak pernah liat tuh ada orang mau jalan-jalan, tapi sambil pake mukenah. paling banter liat orang pake mukenah di jalanan waktu mereka jalan dari rumah mau sholat ke mesjid. yah... pendapat gue sendiri saat ini sih mukenah itu cuma sekedar pemborosan. harus dicarikan fungsi laennya. jangan cuma buat sholat. kalo cuma buat sholat mah mubazir banget. mungkin kita harus nyoba menjadikan mukenah sebagai trend mode. ke mall pake mukenah, ke kebon binatang pake mukenah, kuliah pake mukenah, ngantor pake mukenah. kayaknya asik tuuuh. jadi mukenah juga bisa berfungsi sebagai pakaian. kalo cuman buat sholat doang mah ngapain perlu mukenah. andai semua perempuan terbuka pintu hidayahnya dan memutuskan untuk menutup seluruh auratnya dan mereka beristiqomah dengan hal itu, maka mukenah gak bakal diperluin lagi di dunia ini. syarat untuk sholat kan menutup semua aurat, bukannya make mukenah. jadi seharusnya dengan pakaian yang tertutup, maka udah sah untuk sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa mukenah dan pakaian dibuat jadi memiliki fungsi yang terpisah? sekarang kan jamannya yang praktis. 2 in 1 ato bahkan 3 in 1 ato bahkan sampe n in 1 (di mana n mendekati tak hingga). shampoo sekaligus conditioner, rice cooker sekaligus magic jar, ponsel sekaligus kamera sekaligus kalkulator sekaligus ini sekaligus itu. KISS!!! keep it simple stupid! ayolah... kalo emang masih ogah make kerudung ke mana-mana, coba deh fungsiin mukenah sebagai pakaian juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah maaf. kayaknya logika gue kebalik. mustinya, ayolah... coba deh fungsiin pakaian sebagai mukenah juga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-486778622045111650?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/486778622045111650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=486778622045111650&amp;isPopup=true' title='24 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/486778622045111650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/486778622045111650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/09/mukenah.html' title='mukenah'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4023405936500759729</id><published>2008-09-15T16:08:00.004+07:00</published><updated>2008-09-15T16:20:14.565+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fotografi'/><title type='text'>goalkeeper!!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SM4oXWLXIuI/AAAAAAAAAE8/upqbT1jmki8/s1600-h/banner+goalkeeper.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246174997488542434" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SM4oXWLXIuI/AAAAAAAAAE8/upqbT1jmki8/s400/banner+goalkeeper.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4023405936500759729?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4023405936500759729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4023405936500759729&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4023405936500759729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4023405936500759729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/09/goalkeeper.html' title='goalkeeper!!!'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SM4oXWLXIuI/AAAAAAAAAE8/upqbT1jmki8/s72-c/banner+goalkeeper.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-3296229318733664254</id><published>2008-09-12T15:05:00.000+07:00</published><updated>2008-09-12T15:07:27.264+07:00</updated><title type='text'>pernahkah kita melihat negara kita di masa depan</title><content type='html'>udah lama sebenernya gue mau ngomongin ini. tapi bingung mau mulai dari mana dan pendekatannya gimana. pertama kali ngomongin ini sekitar satu setengah taun yang lalu di salah satu thread forum yang sekarang udah mati. beberapa bulan yang lalu juga sempet ngomongin hal ini sama si temon. dan akhirnya kemaren sempet ngediskusiin masalah ini di kolom komentar sebuah artikel eksklusif.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dari tiga sumber (utama) itu, bisa diambil kesimpulan yang intinya begini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;pernahkah kita melihat negara kita di masa depan. di dalam keluarga akan ada anak yang akan tumbuh besar. anak itu nantinya akan menjadi penerus kita. seperti apa dunia ini jadinya kelak amat bergantung dari cara kita ngedidik anak itu. nilai - nilai apa aja yang akan kita tanemin ke dia, apakah dia nantinya akan tetap mempertahankan nilai - nilai yang kita yakini sebagai kebenaran atau justru dia akan memberi antitesis atas apa yang selama ini kita yakini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang mari kita bicara nasionalisme. nasionalisme itu adalah sesuatu yang semu dan parahnya banyak orang - orang yang berteriak "NKRI ADALAH HARGA MATI!!!" padahal mereka sendiri tidak punya ide akan dibawa ke mana negara ini karena mereka hanya mengenal nasionalisme sebagai romantisme masa lalu. pattimura, cut nyak dien, imam bonjol berjuang melawan penjajah bukan demi sesuatu yang bernama indonesia, bukan pula demi mempertahankan sepetak tanah mereka. mereka berjuang demi mempertahankan nilai - nilai yang mereka yakini. mereka tidak rela bila nilai - nilai itu akan tergerus dan digantikan dengan nilai - nilai bangsa asing yang dianggap bertentangan dengan nilai - nilai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan masalah negara ini akan bernama indonesia atau malaysia atau australia, tapi perbedaan nilailah yang kemudian mewujud pada petak - petak teritori. di balik keagungan amukti palapa yang dideklarasikan oleh mahapatih gajahmada, ada sebuah kelemahan besar di dalamnya karena hanya memandang nusantara sebagai luasan hasta atau depa. nusantara tidak dipandang sebagai kesatuan ide seperti yang dikemukakan oleh soekarno yang rasa - rasanya melandaskan pemikirannya dari plato.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nilai - nilai inilah yang menyatukan kita sebagai sebuah bangsa. nilai - nilai yang kita harapkan akan tetep dipegang teguh oleh anak cucu kita nantinya. mungkin terkadang kita merasa lelah memperjuangkan nilai - nilai yang kita yakini. mungkin memang lebih enak berpikir pragmatis dan berorientasi pada tujuan saja. cukup ikut dengan nilai yang berlaku saat ini, besok berganti penguasa, berganti kiblat pula. apakah cukup seperti itu? asal perut kenyang, baju kering, dan punya tempat untuk berlindung, itu sudah cukup? tujuan bukanlah segala sesuatunya. harus ada landasan yang jelas untuk mempertanggungjawabkan ke mana kaki kita akan melangkah. karena perlu diingat, bahwa kebenaran adalah mutlak karena kebenaran datangnya dari langit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-3296229318733664254?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/3296229318733664254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=3296229318733664254&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3296229318733664254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3296229318733664254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/09/pernahkah-kita-melihat-negara-kita-di.html' title='pernahkah kita melihat negara kita di masa depan'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6451725285967024247</id><published>2008-09-12T15:04:00.001+07:00</published><updated>2008-09-12T15:05:31.810+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>rentetan tragedi sepeda motor di bulan puasa (halah... bapuk banget...)</title><content type='html'>keilangan kunci motor di jalan mungkin udah bikin empet buat sebagian orang. tapi buat gue itu cuma awal. he he he... dalam perjalanan di sore hari yang hangat, gue bawa motor sambil bonceng temen make motor temen gue untuk nganterin barang. di salah satu jalanan yang dalam setengah dasawarsa ini statusnya selalu dalam perbaikan, tiba - tiba gue tersentak! tepat sebelum memasuki underpass yang baru aja bisa dilewatin, gue sadar akan satu hal yang seharusnya tidak demikian adanya. kunci motor udah gak ada di stop kontak gue!!! bencana! sambil tetep berusaha tetep tenang, gue tetep melaju motor tua yang udah mulai kehilangan fungsi shock break-nya itu. perjalanan pergi mengantar barang rupanya gak terlalu menjadi masalah, karena tepat jadwal meskipun tetep aja keilangan kunci motor bikin gue gondok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi perjalanan pulang ternyata adalah ujian yang sesungguhnya. parah banget... keluar kompleks perumahan yang jadi tujuan perjalanan, suasana nggak enak udah mulai ngintai. macet di mana-mana! sampe satu ruas jalan yang menurun, macet, dan gue keilangan fungsi rem di motor yang gue bawa! hasilnya udah bisa ditebak. motor gue nabrak mobil yang lagi ikutan ngantri macet di depan gue. hua ha ha ha... untung cuma nyundul spakboard belakang yang dibuat dari besi padet, jadi tuh mobil gak kurang suatu apa. walopun si sopir sempet mau turun dan ngomel - ngomel, akhirnya berkat kemampuan diplomasi gue tuh sopir bisa kembali tenang. =D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perjalanan pulang itu sebenernya cuma sekitar 5 kilometer, tapi dari 5 kilometer itu, 3 kilometernya itu macet. parah. terdorong tabiat buruk pengendara motor laennya, akhirnya gue ikut salip sana salip sini, sampe makan jalan ruas yang berlawanan. salip kanan aja taunya gak cukup karena tetep aja macet total, akhirnya banting stir salip dari sebelah kiri. mepet - mepet ke mobil laen di sebelah kanan dan berjibaku menghindari got di sebelah kiri sampe satu titik. ketika gue mau  menapakkan kaki kiri gue ke tanah untuk ngejaga keseimbangan motor gue, ternyata kaki gue kepleset masuk ke got, untung gue cukup sigap dan berhasil menapak di sisi got yang laen. tapi motor udah miring banget dan penumpang gue dengan sukses nyemplung ke got. huahahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jalan sore-sore di bulan puasa bener-bener bikin stress. karena orang-orang kantoran pada buru-buru pengen pulang, dan oran-orang santai pada sok sibuk pengen ngabuburit di jalanan. yang ada jalanan jadi padet banget. akhirnya gue nyampe tujuan gue sekitar tiga menit sebelum waktu berbuka. kaos basah karena keringet, muka berasa kotor banget, pokoknya nggak banget deeh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6451725285967024247?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6451725285967024247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6451725285967024247&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6451725285967024247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6451725285967024247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/09/rentetan-tragedi-sepeda-motor-di-bulan.html' title='rentetan tragedi sepeda motor di bulan puasa (halah... bapuk banget...)'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4178658400994561946</id><published>2008-09-12T15:01:00.000+07:00</published><updated>2008-09-12T15:04:12.983+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>kuliner ekstrem ala rae ;)</title><content type='html'>ada salah satu mata kuliah di departemen gue yang acaranya adalah kunjungan.&lt;br /&gt;weheee.... biasanya sih pada seneng sama yang namanya kunjungan, tapi kunjungan kali ini agak sedikit beda. dari 10 orang yang ikut di dalam kunjungan itu, dua orang bersikukuh gak ikut jalan-jalan muter di dalem area yang dikunjungin. kenapa begitu? karena yang dikunjungin adalah TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR. Hoooeeeek.... dari jarak 100 meter, bau gak enak udah hinggap di idung, apalagi pas udah di arealnya. *hiks...* tapi yang ajaib nih ya... tepat di sebelah TPA, yang hanya dibatasin jalan kecil, banyak berdiri warung - warung makan. warung -waarung tempat pemulung yang biasa mengadu nasib di situ untuk makan. EDAAAN!!!!!!!!! mereka gak belajar sanitasi apa!!!! (ya enggaklah, re... makanya mereka jadi pemulung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yah mungkin ini emang nasib kita sebagai warga dunia ketiga, harus banyak-banyak berkompromi dengan hal yang begini. tapi, ngomong - ngomong soal jorok - jorokan, sebenernya gue kadang -kadang (perlu diperhatikan yah... hanya KADANG - KADANG!!!) juga sama gilanya dengan pemulung - pemulung itu. berikut adalah beberapa kisah gue yang berhubungan dengan makanan ( jangan berharap untuk jadi ngiler yah...)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. bunsen, sapu lidi, dan uji protein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam sebuah laboratorium biologi di salah satu SMU terkemuka di kota bandar lampung, tersebutlah satu hari di mana saya sedang berpraktikum. materi praktikum hari itu adalah uji - uji yang berhubungan dengan karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin C. untuk uji protein yang dibutuhkan untuk dibawa dari rumah adalah potongan daging mentah. yah... bu guru dengan jelas mengatakannya: potongan daging mentah. dan anda tau apa yang dibawa oleh teman saya? setengah ons daging cincang!!! setengah ons!!! sementara yang dipake gak lebih gede dari upil yang bisa gue korek dalam satu hari! setelah melamun beberapa saat sembari menanti habisnya jam pelajaran, gue dapet ide! si jenius rae yang kewarasannya dipertanyakan ini punya ide! setelah mengompori temen sekelompok gue yang agak mudah dipengaruhi akhirnya kita keluar dari ruangan menuju halaman. ah... di halaman ada sapu lidi yang biasa digunakan untuk membersihkan halaman. kita mengambil dua batang dari sapu lidi tersebut, kemudian masuk lagi ke dalam laboratorium. di dalam lab, batang lidi itu kita cuci apa adanya dengan air yang mengalir di wastafel. langkah berikutnya bisa ditebak. ambil korek &gt;&gt; bunsen menyala + kepalan daging di ujung lidi + perut lapar = "sate -satean darurat di dalam laboratorium". enak juga loooh.. apalagi setelah kita sadar bahwa masih ada banyak blue band nyisa setelah dipake buat uji lemak. begitu udah mateng dari api bunsen yang berbahan bakar spiritus, daging panas ditotol ke margarin. gurrrriiiiiih.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. empek - empek murah meriah (mudhorot?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bergeser sedikit dari laboratorium ke kantin SMU gue. di salah satu warung yang ngejual empek - empek (di lampung banyak warung yang jual empek - empek lho...), gue menuangkan cuka dari botol ke mangkok. pas mau makan... loh... apa itu yang berenang berenang? semutkah? oh bukan... ternyata itu bocahnya kecoak!!!!! panik panik panik!!! akhirnya gue ngebuang cuka yang udah gue tuang ke tanah. dan bodohnya setelah itu gue ngambil cuka dari botol yang sama ke mangkok yang sama pula. selamat makan empek - empek....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. gak ada sambel ya nggak makan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah pindah ke tanah pasundan, nyari sambel yang enak adalah sebuah masalah tersendiri buat gue. tiap mau makan, mesti nanyain sambel. sampe - sampe di salah satu warung langganan gue, gue pernah disodorin semangkok sambel sebelum gue sempet nanya. sambel pun gue bawa ke meja. di meja, baru deh tuh sambel gue ambil secukupnya ke sendok gue. pas lagi ngubek - ngubek tuh sambel, taunya ada daun salam di dalem campurannya. aneh juga daun salam di dalam sambel... okelah... mungkin ini resep turun temurun dari mbahnya yang punya warung makan. maksud gue mau menyingkirkan daun salam itu ke tepian, tapi setelah gue kosek - kosek tuh daun salam, ternyata daun salam itu agak sedikit unik. apa uniknya? uniknya adalah daun salam itu berkaki!!! dan ternyata itu adalah kecoak!!! hooooek.... warung makan macem apa ini!!!! akhirnya gue timbun lagi kecoak malang itu dengan sambel yang ada sampe gak keliatan, terus gue ngambil sambel di bagian pinggir yang (rasa -rasanya) gak bersentuhan dengan kecoak. ha ha ha....what a dope!!! tapi gue bukan keledai. setelah kejadian itu gue nggak pernah lagi makan di warung itu. hwkwkwkwkwk..... gue tau tentang kebersihan, tapi kalo masalah sambel, prioritas gue bisa berubah. hwkwkwkwkwk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4178658400994561946?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4178658400994561946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4178658400994561946&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4178658400994561946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4178658400994561946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/09/kuliner-ekstrem-ala-rae.html' title='kuliner ekstrem ala rae ;)'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5975161145835871621</id><published>2008-08-26T13:41:00.007+07:00</published><updated>2008-08-26T14:02:00.534+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blogosphere'/><title type='text'>blogroll rae: memperkenalkan mayang yang baru dan nantyo si teman lama</title><content type='html'>yeehaaaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya gue berhasil memurtadkan mayang dari blog friendster ke blogspot. he he he... nah, dalam rangka pemurtadan itu, gue pun bersegera untuk mengganti link blog beliau yang ada di blogroll gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa aja yang bisa masuk ke dalam blogroll gue? semua blog pada dasarnya bisa. walopun demikian tetep ada jenis blog yang sengaja gue masukin ke dalem blogroll gue tanpa gue kasih tau dulu si empunya blog. jenis ini biasanya adalah blog yang gue rekomendasiin untuk dibaca. jenis kedua adalah blog titipan yang diminta empunya untuk di-link dari blog gue. kedua jenis itu kemudian gak jadi penting-penting amat sih. tapi ngomong-ngomong soal jenis blog yang gue rekomendasiin, ada satu blog yang bener-bener gue rekomendasiin.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;sembari mengatur tampilan laen agar terasa lebih nyaman di mata dan sesuai dengan itung-itungan fengshui, gue jadi inget satu blog laen. blog yang udah tua. blog yang udah gak diurus lagi sama empunya. blog temen lama gue dari dasawarsa silam. walaupun udah empat taun tuh blog gak dioprek-oprek, tapi tuh blog menurut gue masih tetep mumpuni dan cukup mempengaruhi gaya penulisan gue. beberapa tulisan dia juga pernah gue re-make (tanpa persetujuan dia tentunya. he he he... curi-curi istilah, modifikasi agar lebih sesuai dengan kondisi jaman sekarang, dan proses dramatisasi juga tak ketinggalan).&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;okeh...&lt;br /&gt;kalau sodara-sodara sekalian berkenan, silahkan ngasih selamet ke blog barunya &lt;a href="http://mayankcat.blogspot.com/"&gt;mayang &lt;/a&gt;dan berziarah ke blog lamanya &lt;a href="http://nantyo.blogspot.com/"&gt;nantyo&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5975161145835871621?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5975161145835871621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5975161145835871621&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5975161145835871621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5975161145835871621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/08/blogroll-rae-memperkenalkan-mayang-yang.html' title='blogroll rae: memperkenalkan mayang yang baru dan nantyo si teman lama'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4404799950592131894</id><published>2008-08-26T13:20:00.002+07:00</published><updated>2008-09-15T16:40:38.747+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='monolog dua arah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>sekali lagi, penampilan</title><content type='html'>&lt;div&gt;pernah nggak lo ngerasa lebih dihormatin karena apa yang lo pake? ato mungkin lo justru disepelein karena sesuatu yang lo pake? buat gue kemeja adalah salah satu pakaian yang jarang banget gue pake. satu ketika, pas gue beli pulsa ke tempat langganan gue, kebetulan gue lagi make kemeja. si penjual yang biasa nyapa gue dengan kata "mas" tiba-tiba berubah jadi "pak". penampilan emang bakal ngebuat lo memiliki kelas sosial tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertanyaannya kemudian adalah yang mana yang mengintervensi yang mana. faktor apa yang memberi persepsi kepada faktor laennya. apakah penampilan yang memberi justifikasi atas status sosial atau justru status sosial yang mempengaruhi penampilan? kalo nggak ngerti dengan kalimat barusan, gue kasih gambarannya deh. anak-anak yang make baju seragam mengindikasikan bahwa dia anak sekolahan, ini mendukung premis satu sedangkan ketika kita membicarakan mengenai seorang ustadz maka yang kita pikirkan adalah orang dengan baju koko, mungkin berjenggot, dan dahinya item-item (ini ngedukung premis kedua). gue rasa dua kemungkinan itu bisa jadi bener dan pendekatannya harus kasus per kasus. tapi yang pasti status sosial dengan penampilan bakal selalu berkaitan. ini yang perlu digarisbawahin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti apa yang pernah gue bahas di bahasan beberapa waktu yang lalu, penampilan sangat bisa membawa persepsi yang salah. orang yang rambutnya acak-acakan dan bajunya gak pernah disetrika gak selamanya adalah gembel dan gak terhormat begitu juga sebaliknya, copet pun bisa aja berpenampilan rapi dan memakai dasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penampilan emang hal yang paling gampang dijadiin sebagai acuan untuk menilai status sosial seseorang. untuk mereka yang memilih penampilan yang berkonotasi dengan status sosial yang baik, adalah sangat manis kalo dia bisa menjaga persepsi-persepsi positif yang dibawa oleh penampilan itu. kalo aja ini bisa terjadi, mungkin gue nggak bakal pernah dapet pertanyaan dari sahabat gue yang beda kepercayaan. pertanyaan yang kemudian parahnya menggeneneralisir dan merusak seluruh persepsi yang selama ini sudah terbangun dengan baik. pertanyaan seperti, "cewek-cewek yang make jilbab itu tetep aja bajingan ya, rae?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246180439939820370" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SM4tUI43K1I/AAAAAAAAAFE/ai_4NV5PjtU/s400/DSC01578.JPG" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4404799950592131894?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4404799950592131894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4404799950592131894&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4404799950592131894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4404799950592131894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/08/sekali-lagi-penampilan.html' title='sekali lagi, penampilan'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SM4tUI43K1I/AAAAAAAAAFE/ai_4NV5PjtU/s72-c/DSC01578.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-38217378515923253</id><published>2008-08-26T13:11:00.002+07:00</published><updated>2008-08-26T13:20:04.283+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>mind-set</title><content type='html'>jangan pernah mengambil keputusan ketika lo nggak dalam posisi yang siap untuk mengambil keputusan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gara-gara pilek, gue jadi nggak bisa mikir panjang dan menyepakatin sesuatu yang sebenernya gue nggak sepenuhnya setuju. dalam sebuah diskusi yang penuh dengan jungkir balik, tipu muslihat, metafora, dan tanda tanya besar (ditambah kapasitas otak gue yang nggak bisa maksimal mengolah data karena lagi flu berat), &lt;a href="http://temonsblog.blogspot.com/"&gt;temon&lt;/a&gt; memberikan "nasehat" kepada juniornya ini tentang pernikahan (umur emang mempengaruhi orang untuk menjadi dominan dalam beberapa bahasan). mengutip judul bab dari buku yang baru saja dibaca, dia pun bilang untuk jangan pernah merubah mind-set hanya untuk mengikuti mind-set pasangan lo! yah, kurang lebih begitulah... dan dengan bodohnya gue langsung menyepakati kata-kata itu tanpa memikirkan lebih lanjut implikasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mind-set buat gue bukanlah sebuah gaya (style), karena di dalam mind-set terkandung nilai-nilai benar-salah. mind-set emang sesuatu yang penting dan seringkali lebih baik dibiarkan bebas merdeka menjadi budak pemiliknya. tapi merubah mind-set jangan dipandang sebagai sesuatu yang fatal. seperti dokter memandang jantung. yah, mungkin mind-set dapat dianalogikan sebagai jantung pemikiran seseorang. jantung adalah organ terakhir yang diutak-utik dokter di dunia. mereka sudah berbicara jauh tentang ginjal, usus, hati, dan organ-organ lainnya, tapi tidak dengan jantung! bahasan-bahasan mengenai jantung bisa dibilang jauh terlambat dilakukan dibandingkan dengan organ-organ lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;merubah mind-set bukanlah sesuatu yang haram. merubah mind-set memang adalah sebuah lompatan besar yang seringkali memang berbahaya. seperti merubah kepercayaan atau agama. tetapi perlu juga diingat bahwa menjadi manusia yang terbuka dengan berbagai pemikiran gue rasa adalah sebuah keniscayaan untuk menggalang kearifan dalam hidup. dan sebaliknya menutup rapat mind-set kita dari intervensi orang lain hanya akan membawa kita dalam sempitnya tempurung kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;bagi orang kongo durian adalah makanan gajah. hal itu terus tertanam di otak mereka sampai indonesia mengirimkan pasukan perdamaiannya ke kongo. ketika orang kongo melihat tentara indonesia memakan durian, mereka baru tau kalo durian juga bisa dimakan oleh manusia.&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-38217378515923253?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/38217378515923253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=38217378515923253&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/38217378515923253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/38217378515923253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/08/mind-set.html' title='mind-set'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4667906729024087411</id><published>2008-08-21T20:11:00.001+07:00</published><updated>2008-08-21T20:13:41.194+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimbar terbuka'/><title type='text'>tak kenal maka tak berhak untuk menghakimi</title><content type='html'>orang bilang tak kenal maka tak sayang. emang bener sih... rasanya aneh aja kalo ada orang yang gak kenal tau-tau bilang sayang. dengan mengenal kita emang bisa ngebangun rasa sayang itu. tapi walopun begitu, ada pengecualian juga. ada kalanya orang bisa sayang tanpa kenal lebih dahulu. emang aneh. serendipity! i knew i love you before i meet you kalo kata savage garden. okelah itu cuman pengecualian yang agak terlalu absurd. gak cukup ampuh untuk mematahkan pepatah tak kenal maka tak sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi bisa jadi juga dengan mengenal seseorang, justru kita jadi gak suka sama dia. dengan mengenal seseorang lebih baik lagi, kita gak cuman tau apa - apa aja yang baek dari dia, tapi juga apa - apa yang jelek dari dia. kalo ternyata ada kejelakan dia yang cukup irritating buat kita, rasanya pepatah tak kenal maka tak sayang gak layak lagi dipake. penampilan bisa sangat menipu. kita bisa punya tanggapan positif ataupun negatif atas seseorang dari penampilan luar dia, tapi tanggepan itu bisa jadi berubah kalo kita semakin mengenal dia. don't judge a book by it's cover, but judge the designer by the cover. tempatkanlah segala sesuatu pada tempat yang semestinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4667906729024087411?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4667906729024087411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4667906729024087411&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4667906729024087411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4667906729024087411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/08/tak-kenal-maka-tak-berhak-untuk.html' title='tak kenal maka tak berhak untuk menghakimi'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2864621080996725394</id><published>2008-08-14T19:25:00.003+07:00</published><updated>2008-08-14T19:43:52.468+07:00</updated><title type='text'>jika perempuan menangis (kata-kata dari seorang perempuan tulen)</title><content type='html'>hm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenernya gua agak kurang suka untuk posting sesuatu yang berbau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;copy and paste&lt;/span&gt;. tapi berhubung yang punya tulisan minta gue untuk meneruskan tulisan ini ke banyak orang... jadi saya kopiin deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;DISCLAIMER!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;apapun yang muncul di benak anda nantinya! SUMPAH!!!! saya nggak ada sangkut pautnya dengan masalah temen saya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Jika seorang wanita menangis dihadapanmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Jika kamu membiarkannya pergi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Selamanya….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kecuali didepan orang yang amat dia sayangi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dia menjadi lemah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Hanya jika dia sangat menyayangimu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dia akan menurunkan rasa egoisnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Lelaki,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;jika seorang wanita pernah menangis karenamu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tolong pegang tangannya dengan pengertian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Lelaki,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;jika seorang wanita menangis karenamu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tolong jangan menyia-nyiakannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Mungkin karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Saat dia menangis didepanmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Saat dia menangis karnamu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Lihatlah matanya….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pikirkan…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Wanita mana lagikah yang akan menangis dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;murni, penuh rasa sayang, didepanmu dan karenamu……&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dia menangis bukan karena dia lemah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dia menangis bukan karena dia menginginkan simpati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;atau rasa kasihan..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dia menangis,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Karena menangis dengan diam-diam tidaklah memungkinkan lagi…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Lelaki,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pikirkanlah tentang hal itu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Jika seorang wanita menangisi hatinya untukmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dan semuanya karena dirimu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Hanya kau yang tahu jawabannya….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pertimbangkanlah, Karena suatu hari nanti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Mungkin akan terlambat untuk menyesal,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Mungkin akan terlambat untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;bilang ‘MAAF’!!...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2864621080996725394?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2864621080996725394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2864621080996725394&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2864621080996725394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2864621080996725394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/08/hm.html' title='jika perempuan menangis (kata-kata dari seorang perempuan tulen)'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2036880608208635790</id><published>2008-08-13T22:27:00.003+07:00</published><updated>2008-08-14T19:23:13.021+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita orang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>senang bisa berteman dan bekerja sama dengan kalian, kawan-kawan...</title><content type='html'>gajah mada pernah bersumpah untuk tidak menikmati dunia sebelum berhasil menyatukan nusantara. dan gue... gue pernah bercanda kalo gak bakal lulus sebelum temen-temen kuliah gue beres. tolong maafin gue karena dengan berani-beraninya membandingkan seorang maha patih kesohor dengan seorang mahasiswa tingkat akhir yang terlambat lulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pas gue ngomong itu, gue sebenernya bukan cuma bercanda. well, okelah setengah bercanda. dan sekarang ternyata gue kena batunya... DAMN... demi menebus hal itu, beberapa bulan ini gue berusaha untuk mencari tau rekan-rekan sejawat gue yang lagi bermasalah dengan tugas akhirnya. setengah nyesel juga sih pernah ngomong gitu, karena sekarang gue harus ngebayar omongan gue. huehehehe.... tapi gue yakin bakal ada kebaikan yang bisa gue petik kalo gue bisa belajar dari pengalaman gue ini. apalagi niat gue ngomong gitu sebenernya baek, walopun agak sesumbar (ampun ya Allah...=(( ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa minggu yang lalu, salah seorang temen gue dengan sangat tidak sengaja ketemu dengan temen sekelas gue, yang selanjutnya akan disebut sebagai A (yang juga temen sekelas temen gue ini, yang selanjutnya akan disebut sebagai B). perlu diketahui bahwa si B sudah menghilang dari peredaran pergaulan temen-temen sekelas gue selama lebih dari satu tahun. sampai semua temen gue (dan gue juga sih...) sibuk dengan tugas akhir masing-masing, temen kita yang satu ini agak terlupakan, dan tidak diketahui rimbanya. bahkan dosen pembimbingnya juga tidak tahu menahu keberadaan sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertemuan tidak sengaja antara si A dan si B ini rupanya membuka apa yang terjadi. si B ternyata sedang mengalami masalah finansial. sudah satu semester SPP-nya belum dibayar, dan pihak rektorat sudah melayangkan surat peringatan pertama. si A kemudian sempat bertemu dengan beberapa temen yang laen yaitu si C, si D, si E, si F, dan si G sempet muncul ide untuk urunan demi ngebantu temen kita si A tersebut. tapi agaknya hal ini dengan mudahnya terhapus dari ingatan laik seoles aseton tertiup angin. ketika kabar itu sampai ke gue, gue pun mengecek kebenaran berita tersebut sambil membawa si A ke kosannya si B. dan ternyata benar adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ide penggalangan dana gue endapkan dulu untuk mempertimbangkan beberapa hal seperti, tanggapan dari temen-temen sekelas yang laen, kemungkinan salah pengertian dari si A atas niat baik ini dan lain sebagainya. akhirnya setelah berkonsultasi dengan beberapa temen (si B dan si H), maka gue memanfaatkan jabatan gue di kelas untuk mengutarakan hal ini. (padahal jabatannya cuma moderator milis... HUUUUU.....) setelah nawaytu dan bismillah, akhirnya gue utarakan di milis kelas gue tentang keadaan temen kita si B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;singkat kata, singkat cerita, respon temen-temen yang laen sangat bagus. dalam waktu seminggu, akhirnya tergalang dana yang lumayan banget buat ngebantu si B bayar SPP. selaen ngegalang dana, ada temen gue yang laen, si I, yang berinisiatif untuk melaporkan hal ini ke departemen (a.k.a jurusan). meskipun kita sekelas gak terlalu ngarepin bantuan dari departemen (berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya), tapi upaya ini juga perlu untuk ngebuka mata orang-orang di departemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu masalah selesai, dan masalah laen menghadang. sekarang gue bingung gimana cara nyampein duit yang menggunung itu ke si B. berhubung kemampuan gue dalam berkomunikasi soal persuasi agak kurang (gue lebih jago kalo disuruh ngomong dalam suasana intimidasi. ha ha ha..), akhirnya gue ngajak temen gue yang laen, si L (bukan L yang ada di komik deathnote) untuk nganterin gue sekaligus untuk ngomong ke si B. dan ternyata semuanya berjalan mulus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;okeh... gue sama sekali nggak bermaksud untuk "ngejual" kesulitan orang sebagai bahan postingan gue. yang mau gue bilang adalah, gue merasa amat sangat beruntung bisa kenal dan bertemen dengan orang-orang hebat, orang-orang simpatik, solider, gak egois, dan memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi seperti yang ada di kelas gue. meskipun sekarang kita udah hidup kepencar-pencar karena tuntutan pekerjaan, gue tetep bisa ngeliat ada ikatan yang kuat di antara kita semua. nilai-nilai kekeluargaan seperti inilah yang gue harap gak bakal luntur sampai kapanpun nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;senang bisa berteman dan bekerja sama dengan kalian, kawan-kawan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SKL9xVnHAzI/AAAAAAAAAEE/b7a_e13DGE0/s1600-h/129c.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SKL9xVnHAzI/AAAAAAAAAEE/b7a_e13DGE0/s400/129c.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234024741014537010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;gambar dipinjam demi kepentingan kelas&lt;/span&gt;. hak cipta oleh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mayang, &lt;/span&gt;diambil dari berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2036880608208635790?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2036880608208635790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2036880608208635790&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2036880608208635790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2036880608208635790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/08/senang-bisa-berteman-dan-bekerja-sama.html' title='senang bisa berteman dan bekerja sama dengan kalian, kawan-kawan...'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SKL9xVnHAzI/AAAAAAAAAEE/b7a_e13DGE0/s72-c/129c.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2804010300443917905</id><published>2008-08-06T20:06:00.002+07:00</published><updated>2008-08-06T20:20:07.808+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>sendiri</title><content type='html'>apa yang salah sih dengan sendiri? kebanyakan dari kita lahir ke dunia ini juga sendirian aja, kecuali mereka yang kebetulan harus berbagi rahim dengan kembarannya. nanti juga kita di akherat mempertanggungjawabin perbuatan kita juga sendiri-sendiri? terus apa masalahnya kalo gue jalan sendirian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke mana-mana gue juga sering sendirian koq. waktu jadi groupies pas band gue juga sering jalan sendirian. waktu nonton teaching mrs. tingle gue juga sendirian. waktu nonton die hard 4.0 sama hancock juga sendirian. emang kenapa sih kalo sendirian? apa kalo jalan itu harus selalu ngegandeng tangan orang laen? apa kalo jalan itu harus selalu dalam gerombolan? emangnya aneh ya kalo ada orang yang jalan sendirian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam perjalanan pulang selesai makan malam gue ketemu dengan salah satu kakak kelas gue. dari jauh dia udah cengar-cengir sambil ngegandeng cowoknya. bagitu udah deket, pertanyaan yang keluar dari dia adalah,"koq sendirian aja?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk ngejawab pertanyaan itu, gue cuma ngejawab dengan senyum, tanpa perlu ngerasa perlu untuk memperlambat langkah kaki gue.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SJmk4wjkRyI/AAAAAAAAADc/mtgpechQlX8/s1600-h/DSCN0287.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SJmk4wjkRyI/AAAAAAAAADc/mtgpechQlX8/s400/DSCN0287.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231393737181251362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2804010300443917905?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2804010300443917905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2804010300443917905&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2804010300443917905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2804010300443917905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/08/sendiri.html' title='sendiri'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zpOXtcN6Oc0/SJmk4wjkRyI/AAAAAAAAADc/mtgpechQlX8/s72-c/DSCN0287.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2502305785918526942</id><published>2008-08-06T16:36:00.002+07:00</published><updated>2008-08-10T14:43:50.470+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>labirin menteng</title><content type='html'>daerah apa sih yang paling terkenal dari jakarta pusat? menteng pastinya... satu sisi dari jakarta ini emang relatif lebih sejuk dan asri kalo dibandingin dengan daerah laennya. rumah-rumah gaya lama dan trotoar yang bersih ngebuat satu tataran ideal dari kota jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi tetep ada satu hal yang nyebelin dari menteng. jalanannya suka bikin bingung. gak boleh belok kanan di sini, di depan harus muter, jalanan satu arah di situ, ngebuat jalanan di menteng mirip kayak labirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dulu gue benci banget dengan jalanan yang begini. bikin stres. tapi kejadian satu tahun yang lalu jadi satu pengecualian. naek motor keliling menteng siang-siang cuma untuk nyari stasiun gondangdia. sebenernya gampang aja nemuinnya kalo jalan kaki, tapi kalo bawa kendaraan, ini sedikit tricky. salah-salah nongolnya di Sarinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;labirin menteng udah ngebuat gue tersesat, dan ironisnya ketika itu, gue nggak pengen bisa nemuin tujuan gue. gue lebih pengen stasiun gondangdia lenyap. ngebiarin gue terus berputar di dalam labirin menteng. ngabisin lebih banyak premium dalam sepetak tanah menteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hidup nggak bakal lurus-lurus aja. bahkan kadang-kadang bakalan serumit labirin menteng. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bukan masalah kapan kita bisa keluar dari labirin itu, tapi dengan siapa kita harus mecahin labirin itu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;untuk yamaha jupiter mx kamu yang udah ringsek&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2502305785918526942?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2502305785918526942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2502305785918526942&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2502305785918526942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2502305785918526942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/08/labirin-menteng.html' title='labirin menteng'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6311659728953057846</id><published>2008-08-06T15:56:00.001+07:00</published><updated>2008-08-06T20:04:43.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lirik sendiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>addiction</title><content type='html'>you&lt;br /&gt;out of my soul&lt;br /&gt;out of my mind&lt;br /&gt;out of my head&lt;br /&gt;out of my dream&lt;br /&gt;my agenda&lt;br /&gt;my juridiction&lt;br /&gt;and everything&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cause you just make me dizzy&lt;br /&gt;and you take me down to the valley&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;please&lt;br /&gt;out of my soul&lt;br /&gt;out of my mind&lt;br /&gt;out of my head&lt;br /&gt;out of my dream&lt;br /&gt;my concern&lt;br /&gt;my priority&lt;br /&gt;staying away&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6311659728953057846?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6311659728953057846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6311659728953057846&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6311659728953057846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6311659728953057846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/08/addiction.html' title='addiction'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2766980621022526733</id><published>2008-07-18T10:02:00.001+07:00</published><updated>2008-07-18T10:09:00.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>catatan terbuka 15 Juli 2008: Cerita di Lift</title><content type='html'>udah lewat dari jam sembilan. toko-toko di ekalokasari plasa udah pada tutup. dan gue emang berniat langsung pulang. di depan pintu lift lantai tiga, gue nunggu dengan pakaian standar gue, kaos oblong murahan, jaket windproof, sepatu hiking, dan jeans belel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pintu lift terbuka, dan segerombolan manusia pun memasukinya, termasuk gue. di dalem lift gue langsung ngambil tempat di sudut kiri belakang. dari tempat gue, panel pengatur pemberhentian lift nggak keliatan karena ketutupan orang-orang. dan begonya gue, taunya lift langsung meluncur ke basement tanpa singgah ke groundfloor. ARGH!!!!!! bego banget...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ternyata yang bego bukan cuman gue, karena ada sepasang cowok-cewek yang bernasib serupa. karena dongkol, gue langsung mencet tombol GF untuk memastikan kebodohan yang sama gak bakal terulang kembali. dalam perjalanan dua lantai ke atas itu, tiba-tiba si cewek (yang gue yakinin sebagai pacarnya si cowok itu) tiba-tiba noleh ke belakang, ke arah gue. merhatiin gue, terus senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dicengirin sama cewek kece bikin gue bingung. karena harusnya gue nggak kenal sama tuh cewek. awalnya gue tetep dingin aja, ngebales tatapan dia dengan muka datar. tapi senyum si cewek justru berubah menjadi seringai lebar. oh iya, kejadian ini gak diketahuin sama si cowok, karena si cowok lagi asik mempelajari keterangan isi dari tiap lantai yang ada di dinding lift.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngeliat seringai yang lebar, gue pun menjadi yakin, bahwa senyum tadi bukan cuma senyum basa-basi ala anjing gonggong-gonggongan. tapi emang senyum yang punya makna. sementara gue masih berusaha tetep cuek pura-pura gak pengen nyapa, otak gue berusaha nginget-nginget siapa sebenernya cewek yang ada di depan gue ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ternyata gue tetep nggak inget...&lt;br /&gt;akhirnya gue nyerah dan mulut gue membuat gerakan seperti berkata "Ya?" tapi tanpa suara ke si cewek dengan menggunakan ekspresi muka "ada-yang-bisa-saya-bantu?". bukannya ngebales pertanyaan bisu gue, dia tetep konsisten senyum-senyum gak jelas ke gue, dan muka gue berubah jadi muka dongkol...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;lalu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;TING!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;bukan, itu bukan suara otak gue yang teringat ke sesuatu yang berhubungan dengan cewek itu. bukan! itu juga bukan suara microwave yang baru aja selesai masak indomie! itu suara pintu lift yang kebuka karena udah sampai di Ground Floor. dengan muka gondok dan hati penasaran gue lewatin pasangan tadi dan langsung keluar dari gedung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2766980621022526733?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2766980621022526733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2766980621022526733&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2766980621022526733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2766980621022526733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/07/catatan-terbuka-15-juli-2008-cerita-di.html' title='catatan terbuka 15 Juli 2008: Cerita di Lift'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-7287710648700848620</id><published>2008-07-17T13:23:00.006+07:00</published><updated>2008-07-17T13:45:45.201+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertanian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>Setega itukah kita membuang makanan?</title><content type='html'>era pangan murah sudah berakhir. sebuah majalah pertanian besar di negeri ini menuliskan kata itu besar-besar di kertasnya. sadar atau tidak, memang harga pangan yang kita nikmati selama ini amat murah. bandingkan jika kita harus makan di banyak negara lain, apalagi di negara miskin dengan warga yang dianngap sebagai warga dunia kelas III.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya rasa semua dari kita sudah sadar kalau yang namanya petani adalah orang-orang yang selalu saja terpinggirkan, padahal mereka punya peranan paling vital dalam penyediaan pangan kita semua. selama ini kita bisa menikmati makanan yang enak, bergizi, dan murah di atas kesengsaraan petani dan keluarganya. tidakkah ada sedikit rasa bersalah di diri kita ketika kita tidak menghabiskan makanan kita? kita sudah memaksa petani-petani itu untuk menjual hasil jerih payah mereka dengan harga yang membuat mereka tidak berkutik hanya untuk dibuang-buang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika harga beras tiba-tiba melonjak tinggi kita selalu saja protes merengek-rengek. dengan mengatasnamakan rakyat kecil, kita selalu menuntut harga pangan yang murah. tetapi sekali lagi, kita terlampau sering menyia-nyiakan harga yang murah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kini, era pangan murah sudah berakhir. bukan karena petani sudah berhasil mendapatkan posisi tawar yang lebih baik, tapi karena memang adanya krisis pangan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih tegakah kita membuang-buang makanan kita begitu saja?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SH7n_mE9qcI/AAAAAAAAAC0/aOOGD_q86Qg/s1600-h/DSCN0284.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SH7n_mE9qcI/AAAAAAAAAC0/aOOGD_q86Qg/s400/DSCN0284.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223867697535494594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Senja di sawah (Rancaekek, 2006)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-7287710648700848620?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/7287710648700848620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=7287710648700848620&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7287710648700848620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7287710648700848620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/07/setega-itukah-kita-membuang-makanan.html' title='Setega itukah kita membuang makanan?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SH7n_mE9qcI/AAAAAAAAAC0/aOOGD_q86Qg/s72-c/DSCN0284.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2277951235336579098</id><published>2008-07-13T14:47:00.006+07:00</published><updated>2008-07-13T15:15:36.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>PINDAHAN!!!! (ada oleh-oleh dari 18 tahun yang lalu juga lho...)</title><content type='html'>weh...&lt;br /&gt;seminggu ini bener-bener ngures tenaga. pindah rumah ngebuat gue harus packing barang, gotong-gotong kardus, lemari, kulkas, terus unpacking barang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari bogor ke bandar lampung gue sempet jadi kernet mobil box. gue terpaksa panas-panasan di dalem mobil carry, sementara ibu dan adek gue naek APV yang dilengkapi dengan pendingin udara. hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perjalanan dari bogor sampe merak relatif lancar tanpa kendala. tapi begitu sampe di bakauheni, lampung ketegangan dimulai. dalam iring-iringan lamban mobil yang lagi nanjak, tiba-tiba sebuah motor tanpa nomer polisi mepet-mepet ke arah sopir. motor itu berisi dua orang usia sekitar akhir dua puluhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si orang yang dibonceng tiba-tiba ngomong ke sopir di sebelah gue,"bang, pinggirin dulu. sini gue urusin dulu, daripada di depan kena lagi." sopir gue ini cuek, lempeng aja nerusin nanjakin jalan tanpa peduli dengan omongan si preman yang mau malak. ngeliat dikacangin sama si sopir, motor bergerak mepet-mepet dari kiri, yang mana di sanalah gue berada! sempet deg-degan juga sih... si preman tetep semangat nyuruh mobil gue untuk minggir, tapi gue dengan tampang nggak kalah bloon, cuma ngeliatin dua orang di atas motor kayak lagi ngeliatin binatang dengan bentuk gak lazim, terus ngadep lagi ke depan gak peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untungnya mobil gue nggak sampe diapa-apain.. *fiuh... lega...*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lewat preman, giliran polisi yang rese' nyetop-nyetopin mobil gue. sopir gue udah sempet melanin mobil, terus nanya ke gue,"diuber gak sama polisinya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue jawab,"kayaknya nggak tuh..." dan mobil pun kembali menambah kecepatan...&lt;br /&gt;hwkwkwkwkwk....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lewat polisi, giliran DLLAJR yang rese'!&lt;br /&gt;pas deket-deket jembatan timbang, tau-tau mobil gue disuruh ikut belok untuk ditimbang! plis deh... kan cuma mobil box! sepenuh-penuhnya juga tonasenya gak bakal bikin jebol jalanan! sang sopir pun tetep aja lempeng melaju meskipun disemprit berkali-kali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;edan... tiga kali diberentiin! lampung emang bener-bener keras. parah banget...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampe rumah, proses unloading berlangsung dengan cepet aja. tapi urusan unpacking itu beda lagi! sampe seminggu juga belum kelar-kelar juga. tapi diantara tumpukan-tumpukan kardus yang ada, gue nemuin gambar-gambar dari jaman gue kecil dulu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAN LO TAU APA!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;taunya gue itu IMUT lho....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hwkwkwkwkwk.... kalo nggak percaya liat aja di poto kelas gue waktu TK di filipina taun 1990.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;find me!!! so WHERE'S &lt;/span&gt;&lt;strike style="font-weight: bold;"&gt;WALDO&lt;/strike&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; RAE&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHm0CBPBBYI/AAAAAAAAAB8/vYcBU1a9Wfk/s1600-h/DSC01626e.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHm0CBPBBYI/AAAAAAAAAB8/vYcBU1a9Wfk/s400/DSC01626e.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222403189696955778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHm0cA1mtXI/AAAAAAAAACE/A1schlQgI9M/s1600-h/DSC01629e.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHm0cA1mtXI/AAAAAAAAACE/A1schlQgI9M/s400/DSC01629e.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222403636266972530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2277951235336579098?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2277951235336579098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2277951235336579098&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2277951235336579098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2277951235336579098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/07/pindahan-ada-oleh-oleh-dari-18-tahun.html' title='PINDAHAN!!!! (ada oleh-oleh dari 18 tahun yang lalu juga lho...)'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHm0CBPBBYI/AAAAAAAAAB8/vYcBU1a9Wfk/s72-c/DSC01626e.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-8937109546745242472</id><published>2008-07-13T14:03:00.010+07:00</published><updated>2008-07-13T15:18:25.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fotografi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gempa bumi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jogjakarta'/><title type='text'>pack a smile 2006</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmv18hytRI/AAAAAAAAABc/Z-Eja03o07Y/s1600-h/IMG_1657.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmv18hytRI/AAAAAAAAABc/Z-Eja03o07Y/s400/IMG_1657.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222398584228590866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;wess... gara-gara postingan gue yang kampanye hemat listrik kemaren, gue jadi semangat masukin lebih banyak gambar ke dalem blog gue. di bawah ini, bisa lo liat beberapa gambar yang diambil gue maupun temen-temen gue.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmvBvd4A3I/AAAAAAAAABU/ZhQs6170gcE/s1600-h/IMG_1627.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmvBvd4A3I/AAAAAAAAABU/ZhQs6170gcE/s400/IMG_1627.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222397687369302898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sekitar dua tahun lalu, gue sempet bolos dari praktek lapang gue untuk bantuin proyek temen gue. proyek itu namanya PACK A SMILE. intinya adalah kita pengen bikin senyuman di wajah anak-anak sekolah di jogja yang baru aja kena musibah gempa.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmuvMit_nI/AAAAAAAAABM/wL2DqLMoYzU/s1600-h/IMG_1614.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmuvMit_nI/AAAAAAAAABM/wL2DqLMoYzU/s400/IMG_1614.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222397368756731506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;banyak pelajaran yang bisa gue ambil dari proyek ini. sebuah proyek yang hampir mustahil, tapi tetep bisa terlaksana. lo bayangin aja, ngegabungin puluhan mahasiswa dari singapura, indonesia, dan jepang yang bahkan kebanyakan diantaranya belum pernah ketemu sebelum proyek ini jalan! tapi karena kita punya satu visi (walopun semuanya gak satu misi) akhirnya proyek ini jalan juga.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmyM1q-_qI/AAAAAAAAAB0/SOWzmB0JQX8/s1600-h/IMG_1702.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmyM1q-_qI/AAAAAAAAAB0/SOWzmB0JQX8/s400/IMG_1702.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222401176548343458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmrkkGTYiI/AAAAAAAAABE/kSUoWtou2cU/s1600-h/IMG_1590.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmrkkGTYiI/AAAAAAAAABE/kSUoWtou2cU/s400/IMG_1590.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222393887566553634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;friksi, perang dingin, dan segala tantangan akhirnya bisa dituntaskan. makasih untuk semua temen-temen yang udah ngasih gue kesempatan untuk bisa gabung di dalem proyek yang ngasih gue begitu banyak pelajaran dalam waktu kurang dari seminggu!&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmxl2GfCxI/AAAAAAAAABs/goBDfKXEJ0s/s1600-h/IMG_1701.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmxl2GfCxI/AAAAAAAAABs/goBDfKXEJ0s/s400/IMG_1701.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222400506648791826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmxIQxkYvI/AAAAAAAAABk/9-VH0eDNvmw/s1600-h/IMG_1687.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmxIQxkYvI/AAAAAAAAABk/9-VH0eDNvmw/s400/IMG_1687.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222399998412743410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-8937109546745242472?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/8937109546745242472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=8937109546745242472&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8937109546745242472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8937109546745242472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/07/pack-smile-2006.html' title='pack a smile 2006'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SHmv18hytRI/AAAAAAAAABc/Z-Eja03o07Y/s72-c/IMG_1657.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4237512462016185893</id><published>2008-06-30T09:36:00.004+07:00</published><updated>2008-07-13T15:20:25.171+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampanye'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='listrik'/><title type='text'>ayo hemat listrik! supaya gak mati-mati listrik lagi!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SGhKdPyu5bI/AAAAAAAAAA0/Mx3P5kaaqZs/s1600-h/listrik006.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SGhKdPyu5bI/AAAAAAAAAA0/Mx3P5kaaqZs/s400/listrik006.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217502034624701874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;m a t i i n  &lt;br /&gt;y a n g  &lt;br /&gt;g a k  &lt;br /&gt;p e r l u&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SGhLHZe8HOI/AAAAAAAAAA8/IuIKOxZPF3o/s1600-h/rekap+01.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SGhLHZe8HOI/AAAAAAAAAA8/IuIKOxZPF3o/s400/rekap+01.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217502758780542178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4237512462016185893?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4237512462016185893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4237512462016185893&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4237512462016185893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4237512462016185893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/06/ayo-hemat-listrik-supaya-gak-mati-mati.html' title='ayo hemat listrik! supaya gak mati-mati listrik lagi!'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_zpOXtcN6Oc0/SGhKdPyu5bI/AAAAAAAAAA0/Mx3P5kaaqZs/s72-c/listrik006.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-7634818810666315610</id><published>2008-06-30T09:34:00.001+07:00</published><updated>2008-06-30T09:34:40.829+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>sekali ini tentang rokok (dan sedikit juga tentang ganja -,-v).</title><content type='html'>temen sekamar gue waktu di asrama ada yang perokok. sekali waktu, kita pernah ngobrol-ngobrol soal rokok. sambil ngembus-ngembusin asep rokoknya, dia bilang ke gue, " gue juga tau diri, re... kalo di tempat umum gue gak bakal ngerokok. kan kasian kalo ada yang keganggu." gue yang denger omongan dia langsung ngelongo dengan muka terbloon yang bisa gue tampilkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"lu bisa toleran sama orang yang gak lu kenal di angkot, tapi sama temen sekamar lu sendiri lu cuek aja! gimana sih lu?", denger omongan gue, dia cuman mesam-mesem sambil ngebul-ngebulin asep rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk orang yang kecanduan, rokok emang bisa berarti segalanya. mending gak makan daripada gak ngerokok. mending gak nyampur daripada gak ngerokok. hal ini juga yang bisa ngebuat industri rokok indonesia lenggang kangkung ngelewatin era 1998 yang penuh dengan badai ekonomi, karena para perokok tetep ngerokok tanpa mengurangi jatahnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rokok gak kenal usia, tua muda hajar bleh. rokok juga gak kenal strata, miskin kaya sikat aja. sekali terperangkap dalam kecanduan rokok, cuma niat yang kuat bisa ngebantu lo lepas dari jeratnya *sotoy mode: ON*. rokok emang bisa bikin orang jadi tolol. bukan tolol dalem artian yang tadinya apal UUD 1945, terus abis ngerokok jadi lupa. tapi tolol dalem ngambil prioritas dalem hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tukang ojek, sopir angkot, buruh bangunan yang sering ngeluh karena hidupnya gak kunjung sejahtera sebagian besar adalah perokok, bahkan perokok berat. dalem sehari bisa satu bungkus rokok. anggeplah satu bungkus rokok sekitar 7.500 perak. jadi dalem satu bulan duit yang dia bakar adalah sebesar kurang lebih 225.000 perak! dengan duit sebesar itu, seharusnya bakal ada lebih banyak hal produktif yang bisa dia lakuin daripada bengong-bengong bakar udud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ratusan mayat yang terbujur kaku karena kanker paru-paru gak ngebuat gentar para perokok yang udah kecanduan. padahal resiko kesehatan gak cuman ngancem diri dia, tapi juga orang-orang di sekitarnya, bayi yang lagi dikandung dia, ataupun keluarganya di rumah. perokok pasif lebih beresiko terkena gangguan kesehatan ketimbang perokok aktif? gue rasa hal ini perlu dilurusin. yang bener adalah merokok secara pasif lebih beresiko terkena gangguan kesehatan ketimbang merokok secara aktif. perlu diingat, bahwa orang yang merokok secara aktif PASTI juga akan merokok secara pasif. toh udara yang dia hirup kan dari situ-situ juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika sekitar setahun yang lalu sempet mengemuka opini tentang pelegalan ganja, gue justru bener-bener seneng kalo ini bisa terjadi. akan tetapi dengan syarat: ganja dilegalkan dan rokok di-ilegalkan! kenapa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama, ketika orang ngeganja gak bakal ada istilah ngeganja pasif. kenapa? karena semua asep diisep dan gak dikeluarin. gue pernah nanya kenapa peganja-peganja ini melakukan itu, alesan mereka adalah karena ganja mahal, kan sayang kalo asepnya dibuang-buang. dengan demikian, pencemaran udara juga berkurang toh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kedua, karena ganja mahal, pemerintah bisa dapet keuntungan yang lebih dari pemberlakuan cukai ganja. harga ganja minimal empat kali lebih mahal ketimbang rokok (perbandingan dilakukan pada tahun 2000). kalo selama ini industri rokok bisa memberikan tarikan nafas yang amat baik kepada keuangan negara, apalagi kalo dari industri ganja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketiga, peganja-peganja akan lebih cepet mati. semakin cepet mereka membusuk, semakin bagus untuk orang lain. semakin menyedihkan keadaan mereka, semakin gentar orang untuk mulai ngeganja. dan kita gak perlu khawatir dengan dampak rokok, karena rokok udah di-ilegalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;smoke weed, you weak...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-7634818810666315610?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/7634818810666315610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=7634818810666315610&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7634818810666315610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/7634818810666315610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/06/sekali-ini-tentang-rokok-dan-sedikit.html' title='sekali ini tentang rokok (dan sedikit juga tentang ganja -,-v).'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-5633618562653732568</id><published>2008-06-30T09:29:00.000+07:00</published><updated>2008-06-30T09:32:31.037+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rae against the machine'/><title type='text'>memanusiakan kembali manusia Indonesia</title><content type='html'>beberapa kasus kekerasan akhir-akhir ini lagi jadi pembicaraan di media. Genk Nero, bentrokan mahasiswa, sebut aja! terus terang gue bingung, apa dasar doktrin yang selalu dicekokin ke anak SD yang bilang kalo yang namanya orang indonesia itu ramah-ramah, berbudi pekerti yang luhur, dan seterusnya dan seterusnya. apakah kita udah mulai kehilangan sifat asli kita? atau sifat asli kita yang katanya bagus-bagus itu sebenernya gak pernah ada? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue rasa opsi kedua adalah opsi yang terlalu pesimis. gue yakin bangsa kita adalah bangsa yang santun, dan bla bla bla... tapi masalahnya, fakta telah berbicara sebaliknya. artinya mungkin telah ada kesalahan pemahaman dalam menyikapi hidup ini sehingga kekerasan menjadi pilihan yang semakin diprioritaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang-orang yang lebih senior sering bilang ke gue kalo yang namanya hidup itu keras. saling jegal, saling sikut, makan temen itu adalah hal biasa. dan kehidupan gue sekarang ini (yang sangat identik dengan kehidupan mahasiswa) sama sekali belum ada apa-apanya dibandingan kehidupan di dunia nyata. maka dari itu, kemudian ada orang-orang yang sudah merasakan pahitnya kehidupan dunia nyata merasa perlu untuk "mengedukasi" adik-adiknya yang masih mahasiswa guna mempersiapkan mereka menghadapi dunia nyata. pikiran-pikiran inilah yang melahirkan penggemblengan ala ospek yang sarat dengan plonco-ploncoan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah dunia emang keras? gue rasa jawabannya relatif. dunia akan jadi keras ketika orang-orang yang tinggal di dalemnya merasa harus menjadi keras. hidup juga bisa jadi lembek kalo orang-orang yang tinggal di dalemnya ngerasa hidup dengan santai-santai aja gak apa-apa. orang-orang yang merasa perlu mempersiapkan penerusnya untuk dicemplungkan ke dunia yang keras adalah orang-orang yang memandang bahwa kehidupan adalah sebuah kondisi yang terberikan. padahal setiap individu manusia punya kemampuan untuk merubah kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kehidupan manusia saat ini mungkin memang keras, bahkan mungkin terlampau keras. seandainya ada lebih banyak lagi orang yang mau berfikir bahwa kehidupan akan lebih baik kalau kita perlunak, rasanya tidak perlu ada korban yang jatuh di IPDN, STPDN, maupun STIP.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-5633618562653732568?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/5633618562653732568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=5633618562653732568&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5633618562653732568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/5633618562653732568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/06/memanusiakan-kembali-manusia-indonesia.html' title='memanusiakan kembali manusia Indonesia'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-8809898945535812743</id><published>2008-06-30T09:28:00.000+07:00</published><updated>2008-06-30T09:29:42.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita orang'/><title type='text'>aksi dan reaksi</title><content type='html'>beberapa tahun yang lalu gue pernah baca satu artikel di majalah islami (boleh ketawa kalo ada yang gak percaya gue baca majalah begituan). cerita itu kurang lebih begini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang pria yang lagi naek motor tiba-tiba dihentiin sama polisi. pemeriksaan rutin. pak polisi minta surat-surat kelengkapan motor itu ke si pria berikut izin mengemudinya. tapi taunya si pria ini gak bisa nunjukin SIM dia. pak polisi nanya ke mana SIMnya? si pria jawab, "saya gak punya, pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ujung bibir pak polisi semakin mendekati kuping, sumringah karena bakal dapet korban. dia bilang," kalo gak punya SIM, bapak gak boleh bawa motor. bapak tau itu kan?" si bapak ngangguk-ngangguk. pak polisi ngelanjutin lagi,"kalo tau, terus kenapa nekad tetep bawa motor?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si pria kemudian ngejawab, "karena saya butuh bawa motor, pak. kantor saya jauh dari rumah. saya bukannya gak mau bikin SIM, tapi temen-temen bapak yang ngurusin SIM itu selalu aja mintain duit di luar ketentuan yang ada. saya gak mau mendukung kegiatan korupsi, makanya saya nggak selesai-selesai bikin SIM-nya." ngedenger alesan si pria ini, pak polisi jadi mikir dan sedikit malu. akhirnya singkat kata, si pria ini dilepasin sama si polisi untuk kembali berkendara tanpa SIM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;konon katanya, cerita ini bener adanya alias bener-bener pernah kejadian. selesai baca artikel itu, di dalem hati gue semept muncul perasaan nggak enak. perasaan itu cuman muncul sesaat aja, abis itu ilang begitu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai tanggal 26 juni 2008...&lt;br /&gt;tiba-tiba sebuah kejadian membuka lagi onak kecil yang sempet timbul beberapa tahun lalu itu. (beberapa orang yang ngaku-ngaku) mahasiswa tiba-tiba ngerobohin pager DPR, ngebakar mobil plat merah, dan ngebuat kerusakaan di jalan tol dalem kota jakarta. pada saat salah satu pentolan mereka ditanyain kenapa mereka berbuat seperti itu, mereka bilang, mereka mengatasnamakan rakyat. perobohan pager DPR melambangkan keinginan mereka kepada para wakil rakyat untuk lebih mendengar suara rakyat. mobil plat merah dibakar karena mobil tersebut melambangkan pemerintah yang selalu menyengsarakan rakyat sebuah alat yang dibeli oleh uang rakyat melalui pajak, tetapi kemudian digunakan untu menyerang rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sinting? mungkin juga. tapi yang jelas, dari dua cerita yang gue kemukain barusan, gue nangkep satu kecenderungan: ketika korupsi sudah menjadi gaya hidup, maka perbuatan anarkis adalah reaksi yang paling umum mengemuka. membakar mobil adalah perbuatan anarkis. merobohkan pagar juga perbuatan anarkis. ngerusak kerusakan di jalan tol pun perbuatan anarkis. tapi apa naek motor tanpa SIM itu adalah perbuatan anarkis? ya! anarki kan artinya keadaan ketika tidak ada aturan. semua perbuatan di atas kan menafikan aturan yang ada. walopun pada konsep awalnya kekerasan nggak termasuk di dalam agenda anarki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua perbuatan di atas nggak bisa dibenarkan secara hukum, dan mereka telah memilih cara perlawanan dengan menantang langsung peraturan. setuju tidak setuju, gue nggak dalem kapasitas untuk menghakimi. tapi yang jelas gue bakal lebih milih cara perlawanan yang laen, karena gue percaya bahwa konflik akan selalu memakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;collateral damage&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-8809898945535812743?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/8809898945535812743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=8809898945535812743&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8809898945535812743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8809898945535812743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/06/aksi-dan-reaksi.html' title='aksi dan reaksi'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-8820254337786448608</id><published>2008-05-31T11:44:00.000+07:00</published><updated>2008-05-31T11:46:38.377+07:00</updated><title type='text'>Mengejar Fatamorgana Kesempurnaan</title><content type='html'>Dari jaman Nabi Adam sampai hari ini, manusia telah mencapai begitu banyak kemajuan, beberapa diantaranya bahkan amat menakjubkan dan tidak pernah disangka-sangka sebelumnya. Tidak akan ada orang di tahun 1700-an yang meyakini bahwa manusia akan pernah menjejakkan kakinya ke bulan. Bahkan bermimpi untuk dapat terbang membelah awan pun adalah sebuah mimpi yang terlampau mengawang-awang ketika itu. Tapi lihat hari ini, manusia telah mampu melewati mimpinya. Bukan hanya sekali, bahkan berulang kali. Garis batas antara mimpi dan kenyataan tiap hari selalu terdefinisikan ulang karena manusia selalu berhasil melampaui garis itu sedikit demi sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang hanya menyerah dalam sebuah rutinitas tanpa pernah merasa perlu dan tertantang untuk berpikir di luar kotak tidak akan pernah menjadi pembawa panji peradaban manusia yang berdiri di depan memimpin ummat manusia. Dibutuhkan visi yang jauh ke depan untuk membawa perubahan dan mengungkap penemuan. Einsten pernah melakukannya, Richard Nixon juga, Stan Lee pun demikian. Visi besar yang diusung oleh orang-orang besar itu adalah buah dari ambisi, semangat, nafsu, atau apalah orang akan mendeskripsikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai satu titik ambisi akan menjadi sangat berguna karena dapat berfungsi sebagai katalis kehidupan manusia. Manusia akan selalu berpikir untuk mendapatkan lebih banyak kemudahan di dalam hidupnya. Akan tetapi, masalah akan timbul ketika ambis itu telah melewati titik kulminasinya yang justru akan menghasilkan kerugian bagi manusia itu sendiri. Ibarat pedang bermata dua, ambisi justru dapat menikam empunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambisi tanpa dasar pemikiran yang manusiawi hanya akan menyesatkan manusia pada dahaga akan air laut, rasa tidak pernah puas. Sebenarnya rasa tidak puas adalah amat manusiawi, akan tetapi masalah akan terjadi ketika manusia mulai menjadi gelap mata, mulai melangkah dari memenuhi kebutuhan primernya ke kebutuhan lain yang secara esensi tidak ada manfaatnya. Ketika rasa lapar telah diganti dengan kehausan akan pujian dan ketika kehangatan rumah sebagai tempat bernaung telah mengalami eskalasi kepada ajang pamer kekayaan, maka sesungguhnya manusia telah kehilangan khittahnya sebagai makhluk dengan budi pekerti yang luhur. Di saat itu terjadi maka manusia sudah mengejar fatamorgana kesempurnaan dan bukan lagi mengejar kemudahan bagi hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempurnaan adalah sebuah konsep dari suatu kondisi yang paling ideal bagi manusia. Sebuah konsep yang sebenarnya tidak akan pernah dapat dicapai oleh manusia. Memang kesempurnaan adalah sebuah konsep yang sangat dilusif yang mampu membuat orang terus mengejar sampai manusia kehabisan waktu untuk apa yang tidak akan pernah didapatkannya ketimbang mensyukuri banyak hal yang telah ia terima. Pada satu titik kita harus sadar untuk berhenti mengejar dan mulai menikmati sekaligus mensukuri apa yang sudah kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, manusia harus selalu dapat mengendalikan ambisinya, dan bukan sebaliknya. Oscar Wilde pernah berkata, ”Ambition is the last refugee of failure,” ambisi adalah perlindungan terakhir dari kegagalan. Setelah ambisi yang sejati terlampaui, maka ambisi hanya akan membawa kehancuran bagi manusia itu sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-8820254337786448608?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/8820254337786448608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=8820254337786448608&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8820254337786448608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8820254337786448608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/05/mengejar-fatamorgana-kesempurnaan.html' title='Mengejar Fatamorgana Kesempurnaan'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-1073448171236201275</id><published>2008-05-31T11:38:00.000+07:00</published><updated>2008-05-31T11:41:29.068+07:00</updated><title type='text'>KRAKATAU STEEL bakal diprivatisasi!</title><content type='html'>indonesia semakin gila dan kita mulai melucuti satu per satu pakaian kita untuk dibarter dengan sup murahan! setelah memprivatisasi banyak BUMN, sekarang giliran Krakatau Steel yang akan dijual. bukannya memperkaya negara dengan menasionalisasi perusahaan-perusahaan minyak asing, indonesia justru malah ngejual pundi-pundi ekonominya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OUT OF MIND!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-1073448171236201275?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/1073448171236201275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=1073448171236201275&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/1073448171236201275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/1073448171236201275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/05/krakatau-steel-bakal-diprivatisasi.html' title='KRAKATAU STEEL bakal diprivatisasi!'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2821030734946354689</id><published>2008-05-31T11:31:00.000+07:00</published><updated>2008-05-31T11:36:40.690+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='televisi'/><title type='text'>indonesia yang (masih) di dalam bingkai</title><content type='html'>di saat keberagaman mulai kembali marak di indonesia, ada beberapa sektor yang belum terbuka dengan hal ini. di bidang ideologi politik sampai musik, keberagaman mulai makin tumbuh, tapi di film hal ini belum nampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti yang dikatakan oleh deddy mizwar, rakyat indonesia ini amat beragam, tapi kenapa filmnya hanya bercerita tentang abg, komedi seks, dan horror? harus ada alternatif-alternatif laen yang bisa ngebuat masyarakat indonesia menjadi terdidik untuk mengetahui mana yang baik dan mana yang nggak. pluralisme layar perak indonesia emang masih terjebak di dalam bingkainya. belum bisa nunjukin kreativitas ide yang seharusnya bisa diapresiasi dengan baik oleh masyarakat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bingkai kedua yang masih menjebak keindonesiaan kita adalah bingkai televisi. televisi nasional kita, yang sepuluh biji itu, masih sangat jakarta-sentris. emang gak salah kalo jakarta mendapat sorotan utama di media karena jakarta adalah ibukota indonesia. akan tetapi kadang pemberitaan itu nggak imbang dan gak adil. ketika di jakarta diadain pemadaman bergilir, televisi langsung ribut. padahal di sumatra, pemadaman bergilir itu bisa berlangsung setengah taun! dan selama setengah taun itu pula gak ada televisi yang pernah ngeributin hal tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keterpusatan jakarta juga terlihat ketika mentari pamit dari langit ibukota. semua stasiun televisi nasional serentak mengumandangkan adzan maghrib untuk wilayah jakarta. pernahkan orang di jakarta dan sekitarnya memikirkan apa yang dipikirkan orang-orang di daerah ketika menyaksikan adzan maghrib ketika sudah masuk waktu isya di ambon atau ketika matahari masih terang di banda aceh? tentunya bakal ngerasa aneh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2821030734946354689?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2821030734946354689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2821030734946354689&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2821030734946354689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2821030734946354689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/05/indonesia-yang-masih-di-dalam-bingkai.html' title='indonesia yang (masih) di dalam bingkai'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-6786105760319042686</id><published>2008-05-31T11:26:00.000+07:00</published><updated>2008-05-31T11:29:15.601+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info gak guna'/><title type='text'>IM3 kartunya anak muda, tabloid fantasi tabloidnya anak sd kelas 4?</title><content type='html'>tulisan ini terinspirasi dari tulisan anan yang bilang kalo IM3 adalah kartunya &lt;strike&gt;orang kere&lt;/strike&gt; anak muda. tapi sebelum ke sana, gue pengen ngomongin tentang tabloid fantasi dulu. (lah? napa jadi tabloid fantasi ya?) gue jadi inget dengan tabloid fantasi gara-gara tulisan anan yang tadi. waktu SD kelas empat dulu, gue sering baca fantasi untuk ngeliat sinopsis pelm saint saiya dan ksatria baja item. walaupun gak rutin beli, tapi dulu gue ngerasa kalo tabloid fantasi itu GUE BANGET! gue ngerasa semua ekspektasi gue sebagai seorang anak kelas 4 SD terpenuhi oleh tabloid fantasi. karena gak sampe nimbulin adiksi, akhirnya gue bener-bener gak pernah baca tabloid itu lagi, sampai pada satu hari di kelas tiga SMP. salah satu temen SMP gue beli tabloid itu dan iseng-iseng gue baca. gue agak terhentak dan terkejut (halah... lebay banget...) melihat isi tabloid itu yang ikut beranjak ABG seperti gue. sinopsis-sinopsis pelm tetep ada, tapi bukan cuma pelm anak-anak yang biasa ditonton anak SD kelas 4. topik utamanya juga ngebahas bintang pelm ganteng serial tipi hollywood dan boyband-boyband yang menurut gue bukan konsumsinya anak kelas 4 SD. rupanya, tabloid fantasi telah bertransformasi mengikuti kebutuhan pelanggannya dan, entah disadari atau nggak, udah ninggalin target awal mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah sekarang balik lagi ke kartu IM3. apa emang bener yang dibilang sama tulisan anan (belum tentu anan yang bilang, lho...) itu? apa emang IM3 tuh identik dengan kartunya mahasiswa dan ABG? kalo menurut gue nggak begitu, walopun pendapat itu nggak sepenuhnya salah. menurut gue IM3 adalah kartu generasi yang sekarang kebetulan adalah ABG. seiring waktu, gue rasa kartu IM3 bakal jadi kartunya orang-orang tua juga, seperti yang sekarang market sharenya dipegang sama telkomsel dengan produk simPATi dan kartuHALO. ada semacem keterikatan antara pemakai nomer dengan nomer dia itu sendiri. nantinya variabel-variabel kebutuhan pemakai pengguna kartu ini akan berubah dari variabelnya orang-orang muda yang umumnya berorientasi harga ke variabelnya orang-orang yang lebih tua yang umumnya lebih berorientasi pada kemudahan. dengan demikian, indosat sang empunya im3 akan memenuhi variabel-variabel kebutuhan orang-orang tua, dan akan ada provider lain yang akan mengisi hati target yang saat ini diambil oleh IM3.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-6786105760319042686?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/6786105760319042686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=6786105760319042686&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6786105760319042686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/6786105760319042686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/05/im3-kartunya-anak-muda-tabloid-fantasi.html' title='IM3 kartunya anak muda, tabloid fantasi tabloidnya anak sd kelas 4?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-3110139461194892048</id><published>2008-05-09T16:26:00.000+07:00</published><updated>2008-05-09T16:27:15.667+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senam jari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>dewi perssik dan julia perez</title><content type='html'>dua-duanya seksi. ha ha ha... sementara otak gue mandek mau ngomongin apa. mari kita membicarakan hal-hal yang sedikit tidak berguna ini dalam perspektif gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue gak suka dewi perssik karena pribadinya yang menyebalkan. entah penilaian gue bener atau salah, tapi gue ngeliat dewi perssik sebagai orang yang belagu. masih inget ketika walikota tangerang ngelarang pertunjukan dewi perssik di teritorinya? dewi perssik ngelawan dengan congkaknya. bahkan sampe ngancem-ngancem pak walikota segala. oh sintingnya dewi perssik. bukannya simpati, terus terang gue malah semakin jijik dengan dia. tidakkah ada sedikit celah di hatinya untuk melihat ketidak senonohan dirinya? liat juga dia yang ngebangga-banggain kalo dia besar di lingkungan pesantren. pendidikan macem apa yang diajarin pesantren itu ke dia. atau mungkin dia cuma sekedar jualan gorengan di lingkungan pesantren itu? gak ikutan ngaji kali ye... he he he....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang kita liat julia perez. orang yang diisukan sebagai selebritis indonesia yang paling gak punya otak ini punya derajad elevasi otak yang sama aja miringnya dengan dewi perssik. kelakuannya gak bisa dipahamin orang banyak. mulai dari keeksibisionisan beliau sampe omongan-omongan dia yang jauh-jauh dari alat kelamin dan sekitarnya. tapi... entah kenapa... gue sempet beberapa kali dibuat simpatik dengan julia perez. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian pertama waktu gue kebetulan secara gak sengaja nyetel silat lidah pas lagi gonta ganti channel tv. ada surat pembaca yang bilang kalo dia udah ngegugurin kandungannya karena dia hamil di luar nikah. di saat panelis laen berusaha bersikap diplomatis dan normatif dalam menyikapinya, julia perez justru mengambil sikap yang sangat tegas dan frontal. dia bilang keputusan sang penanya untuk menggugurkan kandungan adalah salah. apapun alasan yang dipake tetep aja itu adalah salah dan gak bakal ngebuat itu menjadi bener. satu poin untuk julia perez.=)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian kedua waktu gue nonton acara selebriti masak yang menghadirkan julia perez sebagai bintang tamunya. tau acara ini kan? kalo gak tau, acaranya itu kurang lebih begini... si seleb, disuruh belanja dengan list belanjaan yang udah ditentuin, tapi budgetnya dibatesin cuma 25ribu. nah, biasanya si seleb bakal manfaatin keseleban dia untuk nawar harga. mulai dari bagi2 tanda tangan, poto bareng, mpe dicipok gratis. ha ha ha... &lt;strike&gt;jadi mupeng&lt;/strike&gt;. nah, dengan modal muka herno, bodi yahud, dan goyangan manstabs si jupe ini berhasil beli semua belanjaan dengan harga total cuma 5000 rupiah. artinya masih nyisa 20000 lagi dong!!! biasanya, duit sisanya ini bakal dikembaliin lagi ke pembawa acara tersebut yang ngerangkep sebagai koki. tapi si julia perez ini laen... begitu dia selesai belanja, dan duitnya masih nyisa 20000, dia justru nyumbangin duit itu ke kotak amal yang dia temuin di dalem pasar itu! dua poin untuk julia perez.=)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian ketiga yang gue tau adalah ketika aksi harm reduction yang dia lakuin yang berupa bagi-bagi kondom barengan dengan album dangdut dia dikecam sama meutya hatta, sang menteri pemberdayaan perempuan. sebenernya harm reduction di luar negeri sana bukanlah barang baru. di indonesia pun aksi bagi-bagi kondom ini bukan yang pertama kalinya. dulu majalah Trax juga pernah ngelakuin hal yang sama. tapi dasar julia perez apes, dia yang kena semprot. gue sendiri gak setuju dengan harm reduction model begini. tapi yang menarik adalah reaksi yang diambil julia perez. kalo dewi perssik langsung marah-marah gak karuan pas dia dicekal, julia perez justru berusaha introspeksi diri dengan nemuin seseorang yang dianggap lebih ngerti agama dibandingin dia. julia perez gak ngelawan orang yang gak suka sama dia dengan membabi buta. justru dia berusaha meminta nasehat dan diberitau di mana letak kesalahan dia. itu tiga poin untuk julia perez.=)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo gue disuruh milih antara dewi perssik dan julia perez (NGAREP LU, RE!!!!!!!!!!!), gue bakal milih julia perez. lebih ada bibit kesantunan di dalam dirinya. walopun pilihan itu sebenernya sama aja dengan memilih yang lebih baik diantara yang buruk. yah, semoga aja bibit kesantunan ini nantinya akan menyadarkan dia menjadi orang yang jauuuuuuuuuuuuh lebih baik. bukan gak mungkin kan? toh inneke koesherawati bisa dapet hidayah yang begitu besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-3110139461194892048?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/3110139461194892048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=3110139461194892048&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3110139461194892048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/3110139461194892048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/05/dewi-perssik-dan-julia-perez.html' title='dewi perssik dan julia perez'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-1541490936965374165</id><published>2008-05-09T16:24:00.000+07:00</published><updated>2008-05-09T16:25:04.495+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rae against the machine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>TOLAK BANTUAN LANGSUNG TUNAI!!!</title><content type='html'>ya ya ya... gue ngedukung pemerintah untuk naekin harga bengsin ma solar. tapi yang nyebelin itu program alih subsidinya yang berupa bagi-bagi duit seratus ribu ke orang-orang miskin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;program ini jelas-jelas udah pernah dijalanin sebelumnya dan gue rasa nggak tepat sasaran. ibaratnya, ini bukan obat yang bisa nyembuhin orang miskin dari kemiskinan. cuma sekedar perpanjangan nafas buatan buat orang yang nyaris-nyaris sakaratul maut. orang-orang yang dapet program ini gue rasa sama sekali gak dapet kesejahteraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lebih dari itu, kategori orang yang miskin dan tidak miskin atau orang yang berhak dan tidak berhak amat mudah dibiaskan. program seperti ini sangat rawan terhadap penyelewengan, dan penyelewengan itu terbukti telah terjadi sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;konflik horisontal juga menjadi ancaman yang masuk akal untuk terjadi. berdasarkan pengalaman, terbukti bahwa ada orang-orang yang berhak mendapatkan bantuan langsung tunai tapi ternyata tidak bisa mendapatkannya. tentunya yang kayak begini bakalan jadi bibit-bibit kerusuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari pemantauan yang dilakukan oleh beberapa LSM, bantuan langsung tunai juga mendidik orang indonesia menjadi males. setelah mendapat bantuan uang, ada orang-orang yang males kerja sampe duit itu habis. baru setelah itu mereka kerja lagi demi nyambung denyut jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah kenapa, gue ngerasa beberapa kebijakan yang diambil pemerintah justru mendorong orang-orang menjadi konsumtif, bukannya produktif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo harga beras mulai naek, pemerintah langsung kebakaran jenggot untuk operasi pasar, tapi pas harga gabah rendah, kayaknya pemerintah susah banget untuk naekin harga beli gabah. padahal dengan tingginya harga gabah, bakal ngebuat petani lebih termotivasi buat ningkatin produksinya. sedangkan harga beras yang rendah cuma buat dinikmatin sesaat. hanya memancing kita menjadi lebih konsumtif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa juga kompensasi kenaikan BBM disalurkan dalam bentuk dana tunai kepada orang miskin? bukannya dengan program-program yang membangun manusia-manusia miskin dan bersifat lebih sustain seperti pembukaan lapangan kerja. bukan sekedar untuk dihabiskan saat itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dorongan untuk menjadi konsumtif juga terlihat dari subsidi bahan bakar minyak. kenapa subsidi diberikan untuk bengsing premium dan solar? kalo dipikir-pikir, mendingan yang disubsidi itu adalah Industrial Diesel Oil ato solar yang biasa dipake buat industri. dengan subsidi kepada industri, maka gairah untuk berproduksi bakalan lebih ningkat, yang imbasnya jelas akan positif kepada perekonian negara. bengsin premium dan solar yang selama ini disubsidi sebenernya juga banyak dipake untuk kepentingan yang produktif kayak untuk angkot, tapi banyak juga yang dipake untuk kepentingan yang sifatnya pemborosan seperti jalan-jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;udah saatnya harga BBM di indonesia diserahkan kepada mekanisme pasar (dengan berbagai resikonya). dengan terbiasanya kita menggunakan BBM dengan harga internasional, maka ketahanan ekonomi kita akan lebih kuat. tingginya harga BBM di dalam negeri juga dapat mengurangi angka kendaraan pribadi yang semakin hari semakin tidak wajar. tentunya dengan tingginya harga BBM, orang akan semakin banyak yang lebih memilih menggunakan kendaraan umum. tentunya hal ini juga akan berakibat pada bergairahnya industri transportasi di indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-1541490936965374165?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/1541490936965374165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=1541490936965374165&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/1541490936965374165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/1541490936965374165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/05/tolak-bantuan-langsung-tunai.html' title='TOLAK BANTUAN LANGSUNG TUNAI!!!'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-278345781047874511</id><published>2008-05-09T16:21:00.000+07:00</published><updated>2008-05-09T16:22:48.886+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan terbuka'/><title type='text'>seleksi foto ala friendster</title><content type='html'>temen kuliah gue ada yang mau nikah dalam waktu tiga bulan ini! wohow!!!! dari berita yang gue denger, katanya dia bakalan nikah sama cewek yang dia kenal lewat friendster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah, lo tertarik gak untuk ngikutin jejak temen gue ini? kalo lo tertarik, perlu gue ingetin ke lo kalo jangan pernah nilai seseorang dari foto dia di friendster. foto-foto yang terpajang di friendster sering banget mengecoh. ho ho ho... gue sendiri punya beberapa temen yang &lt;strike&gt;jelek&lt;/strike&gt; biasa-biasa aja, tapi foto di friendsternya oke punya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue yakin lu juga punya pengalaman kayak begini, atau jangan-jangan lu termasuk orang yang gue maksud? *ketawa-ketawa gak jelas* kenapa ada banyak foto orang-orang yang lebih baik dibandingkan aslinya yang kita temui di friendster, myspace, facebook, dan sebagainya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentunya jawabannya sederhana aja. hampir gak pernah ada orang yang mau keliatan jelek. maka dari itu, foto yang dipajang tentunya sudah mengalami tahap penyaringan terlebih dahulu. kalo lo udah mengambil keputusan dari foto yang lu liat, siap-siap aja lu kecewa nerima kenyataan yang akan menimpa anda. he he he... kecantikan mungkin memang hanya sebatas lapisan tipis dari kulit. tapi gimanapun juga, banyak orang yang memperjuangkan selapis tipis itu, bahkan merekayasanya. YA AMPUN... dunia apakah sebenarnya yang kita tempatin ini? semakin banyak orang yang gamang dalam nentuin prioritasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-278345781047874511?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/278345781047874511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=278345781047874511&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/278345781047874511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/278345781047874511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/05/seleksi-foto-ala-friendster.html' title='seleksi foto ala friendster'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-4455091007736265535</id><published>2008-05-09T16:16:00.001+07:00</published><updated>2008-05-09T16:20:52.699+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ambisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan hidup'/><title type='text'>china: ancaman baru dunia?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengantar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;pas gue lagi di depan stand majalah di gramedia awal april kemaren, gue nyari majalah rolling stone indonesia yang emang biasa gue beli tiap bulan. tapi begitu gue liat covernya yang nampilin barack obama,gue malah jadi ilfil. ngapain gue dapetin berita politik amerika dari sebuah majalah musik? out of mind! akhirnya gue urungkan niat buat beli majalah itu, dan gue simpen duitnya. sampe akhir april kemaren gue ngeliat majalah National Geographic Indonesia edisi bulan mei yang ngebahas secara khusus negara china. dari enam tulisan utama, ada satu hal menarik yang bisa gue tarik benang merahnya sebagai berikut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di era awal tahun 1990-an, mussolini pernah berkata bahwa china adalah raksasa yang sedang tidur. biarkan dia tidur, tidak perlu dibangunkan. agaknya mussolini melihat potensi china berikut masa kejayaan china pada dekade-dekade sebelumnya. dengan jumlah penduduk seperempat dari total populasi dunia tentunya china merupakan sebuah potensi yang dapat sangat mempengaruhi dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat ini, kekhawatiran mussolini agaknya mulai mengarah kepada kenyataan. china bergeliat, dan membuat progres yang sangat mencengangkan. sebuah revolusi pembangunan yang tidak pernah terjadi sebelumnya di belahan dunia manapun. selama ini juga digadang-gadangkan bahwa china hanya tinggal selangkah lagi untuk menyamai amerika serikat sebagai raksasa dunia. dan dengan melihat perlambatan pembangunan yang terjadi di amerika serikat, ini berarti, china hanya perlu dua langkah lagi untuk menjadi negara yang paling berpengaruh di dunia, menggeser amerika serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;patahnya hegemoni amerika serikat disambut baik oleh mereka yang selama ini telah sakit hati dan keseleo perasaan atas kedigdayaan amerika serikat. akan tetapi ada ancaman, bahwa china juga akan menjadi the next pain in the ass bagi masyarakat dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengutip ucapan peter heissler pada salah satu artikel yang ada di National Geographic Indonesia (ed. mei) ada 1,3 miliar mimpi pribadi yang memiliki sejumlah resiko terhadap masa depan china maupun dunia. 1,3 miliar mimpi dari 1,3 miliar penduduk china yang kebanyakan hanya memikirkan bagaimana memperkaya diri sendiri. hal ini dapat dilihat dari mimpi yang ditanamkan orang tua kepada setiap anaknya untuk dapat memiliki pendidikan yang terbaik dan kompetensi tambahan yang mendukung untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa depan. sayangnya, kebanyakan dari mereka hanya memikirkan masa depan yang lebih baik untuknya secara pribadi, bukannya lebih baik bagi china apalagi dunia. semangat pembangunan china saat ini agaknya tidak terintegrasi dalam sebuah semangat kebersamaan sebagai satu bangsa maupun sebagai masyarakat dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;china haus akan pembangunan, sementara sumber daya alam mereka ternyata tidak dijaga dengan baik. seiring perkembangan pesat di kota-kota besar china, kerusakan besar juga terjadi dengan kecepatan yang sama dengan pembangunan yang terjadi. saat ini china adalah penghasil gas karbon terbesar di dunia, melampaui amerika serikat. kerusakan alam juga terjadi di sepanjang aliran sungai kuning dan daerah china bagian utara. china bagian utara menjadi begitu gersang dan sumber air menjadi amat langka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kanker menjadi masalah yang amat serius. hal ini diakibatkan karena tercemarnya mata air-mata air yang ada oleh limbah buangan dari pabrik yang terus tumbuh. maka tidak aneh jika banyak penyakit-penyakit aneh datang dari china dan sekitarnya. tidak hanya kanker, penyakit-penyakit lain seperti SARS, flu burung, dan sekarang virus EV-71 juga mulai mengancam tidak hanya china, tapi dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untungnya pemerintah china mulai sadar akan ancaman yang menghadang. yang pasti dibutuhkan upaya yang tegas dan cepat guna mencegah kerusakan yang lebih parah lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-4455091007736265535?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/4455091007736265535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=4455091007736265535&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4455091007736265535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/4455091007736265535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/05/china-ancaman-baru-dunia.html' title='china: ancaman baru dunia?'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-2826206655678967093</id><published>2008-05-05T16:20:00.001+07:00</published><updated>2008-05-05T16:23:23.588+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata'/><title type='text'>BACKPACKING ADALAH BERSENANG-SENANG! BUKAN MENYIKSA DIRI!</title><content type='html'>dua kalimat di atas adalah landasan utama buat lo yang mau backpacking! jangan nyiksa diri lo sendiri. backpacking adalah alternatif jalan-jalan yang ngirit. buat bisa backpacking lu harus punya strategi survival yang mumpuni sekaligus bisa tetep nikmatin perjalanan lu. nah.. berdasarkan beberapa pengalaman yang gue dapet dari berbagai pengalaman gue maupun orang laen, gue punya beberapa tips buat lu yang mau backpacking.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;1. ajak temen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;backpacking bakalan kerasa garing banget kalo lo jalan sendirian. kecuali lu emang punya tujuan tertentu untuk jadi solitaire backpacker. idealnya backpacking itu enaknya dalam bentuk koloni kecil antara dua sampe enam orang. dengan adanya beberapa orang, maka lo bisa berbagi tugas survival, sekaligus untuk memberikan rasa aman satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153); font-weight: bold;"&gt;2. bawa barang yang lu perlu! bukan yang bisa lu bawa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kalo lo penyakitan, bawa obat yang biasa lu pake. kalo lu punya asma, bawa inhaler lu, kalo lu biasa masuk angin, bawa tolak angin lu, kalo lu biasa radang tenggorokan, bawa f.g. troches lu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selaen obat-obatan, ada baeknya juga lo bawa jaket, senter, korek gas, ma piso lipet. kadang-kadang alat ini bakal berguna banget.&lt;br /&gt;selaen barang-barang yang harus dibawa tadi, ada juga barang-barang yang harus dibawa secukupnya aja kayak pakaian. bawa pakaian cadangan di ransel cukup satu atau dua stel aja. jangan banyak-banyak. repot bawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;barang laen yang suka bikin ribet sendiri adalah kamera. kalo bisa, dalam satu koloni cukup satu kamera. gak usah semua orang bawa kamera. cukup satu kamera, tapi kalo bisa bawa beberapa memory card. jadi bisa ambil gambar lumayan banyak.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. duit bukan segalanya! tapi tanpa duit lu gak berdaya!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;walopun lu lagi backpacking, tapi akan sangat bijak kalo lu juga nyiapin dana tak terduga di rekening lu. tentunya lu juga harus bawa kartu ATM lu ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo lu emang udah kepepet banget soal keuangan, lu harus kreatif untuk ngasilin duit. kalo lu bawa gitar, coba ngamen ke rumah-rumah. kalo gak bawa, coba lu kerjasama ma toko makanan buat ngider nawarin makanan dari toko itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penggunaan duit pun harus lu atur. beli cuma barang yang lu perlu. dan jangan beli yang mahal. pangkas pengeluaran yang bisa lu hilangin. contohnya aer minum. jangan pernah beli aer minum!! aer minum itu gratis!!! lu cukup bawa botol aer minum. tiap orang satu (idealnya minimal ukuran satu liter). kalo aer udah abis, lu minta aja ke rumah-rumah yang ada. ajak ngobrol orang yang ngasih minum ke lu. perhatiin karakter dia. kalo dia ramah, coba lu ceritain tentang perjalanan lu. dari mana mau ke mana. ada kejadian apa. kalo lu bisa dapetin simpati dia, bukan gak mungkin lu bisa dikasih makanan kecil, kan? lumayan... he he he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selain itu, kalo di satu kota tertentu lu punya sodara, maen aja ke rumah dia. sekedar numpang makan ato kalo perlu nginep semalem. jangan malu jangan sungkan. sebisa mungkin ngirit..&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;4. break the distance&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;jangan pernah dalam keadaan tidak bisa menghubungi atau tidak bisa dihubungi oleh orang laen. untuk itu.. pastikan lu nyatet nomer-nomer telepon penting (papah, mamah, pacar) di kertas yang lu simpen di tempat yang lu anggep aman macem dompet ato di tas. selalu usahakan pulsa ponsel lu selalu terisi, sukur-sukur kalo lo make pasca bayar. jangan lupa juga untuk bawa charger. selalu charge ponsel lu setiap ada kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;5. nikmatin perjalanan lu!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;untuk seorang backpacker, tujuan itu hanya salah satu tempat. tapi sejatinya, kenikmatan udah dimulai dari langkah pertama lu keluar rumah. nikmatin jalan yang lu lewatin. liat pemandangan, poto-poto. ngobrol dengan orang laen di perjalanan. semua itu kenikmatan yang dicari seorang backpacker...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-2826206655678967093?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/2826206655678967093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=2826206655678967093&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2826206655678967093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/2826206655678967093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/05/backpacking-adalah-bersenang-senang.html' title='BACKPACKING ADALAH BERSENANG-SENANG! BUKAN MENYIKSA DIRI!'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-8164942607606761943</id><published>2008-04-25T13:47:00.006+07:00</published><updated>2008-04-25T14:20:17.642+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bahasa dan sastra'/><title type='text'>HEBOH NONADITA!!!</title><content type='html'>setelah &lt;strike style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;gagal&lt;/strike&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;mandek dengan blogspotnya, akhirnya &lt;a href="http://anandita.blogspot.com"&gt;anan&lt;/a&gt; memutuskan untuk pindah blog. dengan bermodal nama hasil itung-itungan hoki dari kawan dan berbekal alamat pada domain berbayar tapi gratis, anan menjelma menjadi &lt;a href="http://www.nonadita.com/"&gt;nonadita &lt;/a&gt;yang centil dan cerewet. seolah-olah semua nyawanya kembali berkumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi hanya beberapa minggu setelah dibuai kemewahan yang menyilaukan, semangat anti kemapanan anan kembali menyeruak. kali ini dia mulai membuka ladang di &lt;a href="http://www.dagdigdug.com/"&gt;dagdigdug&lt;/a&gt; dengan nama yang sama cacthy dengan sebelumnya, &lt;a href="http://nonadita.dagdigdug.com/"&gt;nonadita&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bak batu yang semakin terasah, blog barunya pun menuai berkah. blog ini kemudian dikhususkan untuk larik-larik sajak yang berima. pertama kali saya baca blog beliau, saya kira saya sedang membaca saduran dari teleprompter feni rose di infotainment silet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan frekuensi postingan yang &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;SUBHANALLAH &lt;/span&gt;banget dan isi blog yang masih terbilang baru, gak heran kalo banyak yang ngereview. &lt;a href="http://ndorokakung.com/2008/04/23/dita-pecas-ndahe/"&gt;di sana&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://temonsblog.blogspot.com/2008/04/nonadita.html"&gt;di situ&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://kangtutur.dagdigdug.com/2008/04/21/dag-dig-dug-nonadita/"&gt;di sini&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://rumputpagi.blogspot.com/"&gt;di mana-mana&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo gak percaya liat aja sajaknya yang berima. apa yang diceritakan oleh sajaknya sebenarnya hanya kejadian sehari-hari yang sering terjadi atau biasa terjadi. kalau fotografer bisa menangkap keseharian dalam keindahan citra, maka nonadita menangkap keseharian dalam sajak-sajak lucu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh sajaknya adalah seperti ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;asiknya punya iPod baru&lt;br /&gt;iPod baru dibeli di hari rabu&lt;br /&gt;tapi sial masih harus nunggu&lt;br /&gt;mau donlot itunes tapi internet cupu&lt;br /&gt;*ngomel-ngomel ke admin IPB*&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;itu tadi contoh sajak yang setipe dengan yang ada di blog baru beliau.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;pentingkah&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="font-weight: bold;"&gt;nggak!&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;menghiburkah&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="font-weight: bold;"&gt;ya!&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;mendidikkah&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;setidaknya gak merusak koq..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;kalo blognya &lt;a href="http://www.perpsektif.net/"&gt;wimar&lt;/a&gt; itu adalah rage against the machine dan &lt;a href="http://www.blogger.com/wadehel.wordpress.com"&gt;wadehel&lt;/a&gt; itu dream theatre, maka &lt;a href="http://www.blogger.com/nonadita.dagdigdug.com"&gt;nonadita&lt;/a&gt; adalah kangen band. sesuatu yang ringan, dianggap sepele, tapi disukai banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 204, 204); font-style: italic;"&gt;nonadita fansnya banyak sekali&lt;br /&gt;dari yang berani sampe gak punya nyali&lt;br /&gt;dari kirim testi sampe telepon pagi-pagi&lt;br /&gt;semua sudah jadi santapan sehari-hari&lt;br /&gt;*resiko jadi artis blog*&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;blogofolio&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Nama               : Anandita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Nama maya      : Nonadita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;karir blog        : - anandita.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;         - bogorwatch.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;         - nonadita.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;         - nonadita.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-8164942607606761943?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/8164942607606761943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=8164942607606761943&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8164942607606761943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/8164942607606761943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/04/setelah-gagal-mandek-dengan-blogspotnya.html' title='HEBOH NONADITA!!!'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6576124.post-9219242395029467689</id><published>2008-04-23T14:54:00.002+07:00</published><updated>2008-04-23T14:57:53.039+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tambang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehutanan'/><title type='text'>PP 2 tahun 2008:  jualan tanah harga pisang goreng</title><content type='html'>waktu gue SD, temen gue, yang namanya Dido itu, paling males kalo disuruh piket kelas. pasti mangkir! sampe wali kelas gue yang super duper galak itu, Pak Yanto, juga gak sanggup nanganin dia lagi. akhirnya peraturan piket dibawa ke tingkatan yang lebih tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;stick and carrot pun diberlakukan. sebenernya sih cuma ada stick, carrotnya gak ada. anak yang gak mau piket didenda 100 rupiah. maklum... masih taun 95-an... wali kelas dan ketua kelas gue berharap dengan adanya anceman denda kalo gak ikutan piket, maka si Dido bakal tumbuh kesadarannya untuk bisa ikutan piket kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi apa nyana? ternyata Dido tak bergeming, piket tetap luput dari agenda dia. hukum pun ditegakkan. dido pun didenda. seratus rupiah ternyata tak seberapa. dido mengeluarkan dua ribu. katanya,"nih untuk satu cawu!" bendahara kelas dan ketua kelas pun bingung. Dido ternyata tetap tidak mau ikut piket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beralih ke cerita lain... kalo lo termasuk orang yang sering ngikutin berita di koran dan tipi, atau lu cukup memperhatikan urusan pertambangan dan kehutanan indonesia, mestinya lu tau PP no 2 taun 2008 dong. PP ini menyangkut penerimaan pemerintah non-pajak dari penggunaan lahan hutan untuk kepentingan di luar kehutanan. singkatnya begini... hutan-hutan di Indonesia, termasuk hutan lindung, ternyata banyak yang digunakan untuk kepentingan ekonomi lain seperti pertambangan. tentunya hal ini dapat mengakibatkan fungsi hutan sebagai daerah resapan air, pencegah longsor dan banjir, serta penyedia oksigen menjadi tidak dapat berjalan dengan semestinya. sebagai bentuk "kompensasi" atas tidak berjalannya fungsi hutan tersebut, maka pemerintah memungut tarif untuk setiap jengkal lahan yang digunakan. tapi ternyata... tarif yang dipungut itu terlalu murah. penggolongan tarif dibedakan menjadi beberapa kategori, tergantung peruntukan lahan tersebut, tetapi yang paling mahal pun hanya seharga Rp. 300/m2. BAYANGIN!!!! MURAH AMAT!!! hutan yang punya fungsi yang bisa ngasilin keuntungan yang tak ternilai harganya untuk tiap meternya cuma dihargain seharga pisang goreng, bahkan lebih murah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentunya hal ini membuat geram orang-orang yang peduli terhadap hutan Indonesia. bagaimana bisa pemerintah kita bertindak ceroboh begini. tapi semua itu ada alasannya. kalau kita mau merunut akar permasalahannya, hal ini terjadi belasan bahkan puluhan tahun yang lalu, ketika perusahaan tambang besar dunia mulai masuk ke Indonesia. mereka sadar akan potensi tambang yang ada di hutan-hutan indonesia. untuk itu mereka melakukan pendekatan kepada pemerintah agar diberikan izin untuk menambang di dalam hutan. pemerintah pun gamang. di satu sisi, pendapatan negara bisa bertambah dengan adanya usaha pertambangan, tapi di sisi lain, negara juga sama saja berharap menuai badai dengan resiko bencana alam yang dapat ditimbulkan. sebagai jalan keluar akhirnya win-win solution pun diperoleh, yakni dengan cara mengizinkan penambangan di dalam lahan hutan, tetapi pihak pengembang pertambangan tersebut harus merelokasi hutan yang mereka gunakan tersebut di tempat lain. artinya jika mereka membabat 1juta hektar lahan hutan untuk kepentingan tambang mereka, maka mereka harus mencari 1juta hektar non-hutan untuk dihutankan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata langkah ini menjadi batu sandungan bagi perusahaan tambang yang malas mencari lahan dan mengembangkan lahan menjadi hutan. mereka mengambil jalan yang lebih mudah dan mendorong pemerintah untuk membuat peraturan yang sifatnya hanya membayar dengan harga murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti teman SD saya tadi, dia bisa lolos dari kewajiban moral hanya dengan membayar sedikit uang sebagai denda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6576124-9219242395029467689?l=rumputpagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumputpagi.blogspot.com/feeds/9219242395029467689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6576124&amp;postID=9219242395029467689&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/9219242395029467689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6576124/posts/default/9219242395029467689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumputpagi.blogspot.com/2008/04/pp-2-tahun-2008-jualan-tanah-harga.html' title='PP 2 tahun 2008:  jualan tanah harga pisang goreng'/><author><name>rae arani</name><uri>https://profiles.google.com/107628464385028740758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-KamtF7I8ULY/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAANg/7XRvcxhFoJU/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
